
Jakarta, thewasesanews.com – PT Cahaya Mega Buana Sertifikat Halal resmi diperoleh untuk jajaran lini produk filter air kebutuhan rumah tangga maupun sektor industri sebagai wujud komitmen strategis dalam memperkuat penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen di Jakarta.
​Perolehan sertifikasi bernilai strategis tersebut tidak sekadar berfokus pada pemenuhan status kehalalan produk semata, melainkan juga mencerminkan komitmen mendalam perusahaan dalam membangun sistem pengendalian tata kelola operasional yang akuntabel guna menjaga integritas produk di sepanjang rantai pasok.
​Direktur PT Cahaya Mega Buana, Haposan Supardi, menyampaikan bahwa langkah penetapan sertifikasi halal ini merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang perusahaan untuk membangun tata kelola operasional yang jauh lebih tertib, terukur, terdokumentasi, dan konsisten.
​Sertifikasi ini juga dipandang sebagai cermin keterbukaan korporasi dalam menjawab kebutuhan pasar domestik dan industri yang menuntut jaminan keamanan serta kebersihan higienis pada produk-produk pemurni air.
​Menurut Haposan, jaminan mutu suatu produk tidak hanya diukur dari hasil akhir yang dipasarkan kepada konsumen, melainkan ditentukan oleh bagaimana setiap tahapan dalam proses produksi dan distribusi dikendalikan secara ketat sesuai standar regulasi yang berlaku.
​Dalam mengimplementasikan konsep Halal Supply Chain (Rantai Pasok Halal) yang komprehensif, perusahaan memastikan aspek kehalalan dan kebersihan tetap terjaga secara konsisten dari hulu hingga ke hilir.
​Pengawasan ketat tersebut mencakup tahapan awal pemilihan bahan baku yang terverifikasi, prosedur penerimaan material, tata kelola penyimpanan, teknik penanganan dan pemrosesan komponen, sistem pengemasan yang higienis, hingga jalur distribusi akhir kepada para pelanggan.
​Guna menyukseskan seluruh rangkaian proses sertifikasi ini, PT Cahaya Mega Buana mendapatkan pendampingan intensif dari PT Azwari Berlian Traaz, sebuah perusahaan konsultan profesional yang berpengalaman dalam bidang pendampingan sertifikasi halal, sistem manajemen mutu, keamanan pangan, kepatuhan regulasi, serta tata kelola perusahaan.
​Pendampingan komprehensif dari tim konsultan tersebut mencakup perumusan kebijakan halal perusahaan, identifikasi titik kritis kehalalan material, penyusunan Dokumen Manual SJPH, hingga pengembangan prosedur operasional standar (SOP) harian.
​Selain itu, program pendampingan juga melibatkan pelatihan intensif bagi seluruh personel operasional perusahaan, pelaksanaan audit internal yang independen, hingga pengawalan teknis dalam seluruh tahapan verifikasi audit sertifikasi resmi.
​Direktur PT Azwari Berlian Traaz, Ita Kurniawati, menguraikan bahwa penerapan Sistem Jaminan Produk Halal saat ini menjadi semakin relevan bagi jajaran dunia usaha karena konsep halal telah bertransformasi menjadi bagian integral dari tata kelola korporasi modern.
​Menurut Ita, integritas halal suatu produk dibangun melalui tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), manajemen pengendalian risiko yang responsif, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pembentukan budaya kepatuhan yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh elemen perusahaan.
​Lebih lanjut, penerapan SJPH memberikan manfaat bisnis yang sangat nyata di luar pemenuhan regulasi pemerintah semata. Sistem tersebut membantu perusahaan dalam memperbaiki kearsipan dokumentasi internal, meningkatkan kemampuan ketertelusuran produk (traceability), memperkuat pengendalian operasional, serta memperkokoh kepercayaan dengan para mitra usaha.
​Dalam pengoperasian harian pabrikasi, PT Cahaya Mega Buana menerapkan sistem pengendalian berlapis yang ketat, yang meliputi verifikasi menyeluruh bahan dan material, pengendalian serta audit terhadap kualifikasi pemasok, hingga sanitasi berkala pada fasilitas pabrik dan peralatan produksi.
​Perusahaan juga memperketat pengendalian kebersihan area kerja, penanganan penyimpanan produk, penguatan sistem identifikasi produk, tata kelola dokumen operasional, pelatihan berkala bagi staf teknis, serta audit internal secara periodik guna meminimalkan berbagai potensi risiko dalam proses pengelolaan produk.
​Bagi industri manufaktur filter air, penerapan prinsip jaminan produk halal menjadi langkah krusial dalam membangun proses bisnis yang transparan dan dapat ditelusuri secara akurat oleh publik.
​Langkah ini sejalan dengan tren global di mana konsumen serta pelaku industri saat ini semakin kritis dan menaruh perhatian tinggi terhadap asal-usul bahan baku, kebersihan tata kelola produksi, hingga aspek etika dan keamanan distribusi barang.
​Ke depan, PT Cahaya Mega Buana menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan standar operasional pabrikasi, memperkuat budaya mutu kepatuhan, serta mempertahankan konsistensi penerapan Sistem Jaminan Produk Halal secara berkelanjutan.
​Sementara itu, PT Azwari Berlian Traaz menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan memacu penerapan SJPH di berbagai sektor bisnis guna mempertinggi daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar nasional maupun ekosistem industri halal internasional.
​Keberhasilan raihan sertifikasi halal ini pada akhirnya tidak sekadar menjadi pencapaian administratif korporasi, melainkan mempertegas posisi PT Cahaya Mega Buana sebagai produsen filter air yang tertib regulasi, transparan, terdokumentasi, dan berorientasi penuh pada kepuasan serta kepercayaan pelanggan.
​”Sertifikasi halal bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap regulasi, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan pelanggan melalui sistem kerja yang mengedepankan integritas, ketertelusuran, serta pengendalian proses secara menyeluruh. Halal bukan lagi dipandang sebagai atribut produk semata, melainkan sebuah sistem yang harus dijaga dari hulu hingga hilir melalui tata kelola yang baik, pengendalian risiko, kompetensi SDM, serta budaya kepatuhan yang diterapkan secara konsisten,” tegas Direktur PT Cahaya Mega Buana, Haposan Supardi, bersama Direktur PT Azwari Berlian Traaz, Ita Kurniawati.
Sumber: PT Cahaya Mega Buana & PT Azwari Berlian Traaz








