Anggota Koramil 411-04 Tmj Kodim 0411 KM dan Warga Kampung Liman Benawi Gotong Royong Pengecoran Dak Mushola Nur Hidayah. - thewasesanees.com

Jajaran Prajurit Koramil 411-04/Trimurjo Bersama Masyarakat Kampung Liman Benawi Bahu-Membahu Laksanakan Pengecoran Dak Mushola Nur Hidayah Guna Mempercepat Pembangunan Sarana Ibadah Sekaligus Merajut Tali Silaturahmi Antara TNI dan Rakyat dalam Bingkai Gotong Royong

​"Kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar kata-kata, tapi dibuktikan dengan keringat bersama di lokasi pembangunan." — Kapten Inf Sudarto, Danramil 411-04/Tmj.

LAMPUNG TENGAH, The Wasesa News – Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas luhur bangsa Indonesia kembali bergelora di wilayah teritorial Kodim 0411/Kota Metro, tepatnya di Dusun VI RT 23, Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Pada Minggu pagi, 26 April 2026, suasana kekeluargaan yang begitu kental menyelimuti proses pembangunan fisik Mushola Nur Hidayah. Jajaran personel TNI dari Koramil 411-04/Trimurjo terjun langsung ke lapangan untuk berpartisipasi dalam agenda bakti sosial berupa pengecoran dak mushola yang sangat dinantikan oleh warga setempat. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini bukan sekadar aktivitas konstruksi biasa, melainkan manifestasi nyata dari sinergitas tanpa batas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat dalam mendukung akselerasi pembangunan di tingkat pedesaan. Di bawah komando langsung Komandan Koramil (Danramil) 411-04/Tmj, Kapten Inf Sudarto, para prajurit berbaju doreng tersebut membaur bersama warga tanpa sekat, membuktikan bahwa TNI adalah bagian yang tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan rakyat. Aksi nyata ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa percepatan pembangunan infrastruktur sosial dan spiritual di wilayah Lampung Tengah dapat tercapai dengan lebih efektif melalui kolaborasi aktif yang berlandaskan pada prinsip berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

Danramil 411-04/Tmj Kapten Inf Sudarto bersama anggota dan warga saat gotong royong pengecoran Dak Mushola Nur Hidayah di Lampung Tengah. - thewasedanews.com

[ez-toc]

​Kehadiran jajaran Koramil 411-04/Tmj dalam kegiatan ini nampak sangat solid dengan keterlibatan personel yang cukup representatif guna memastikan pekerjaan pengecoran dapat diselesaikan tepat waktu. Selain Kapten Inf Sudarto yang memimpin di garis depan, tercatat sembilan anggota TNI lainnya turut berjibaku di lokasi, di antaranya Peltu Marjuli, Peltu Muhammad, Serka M. Fauzan, Serka Supriyadi, Sertu Gunawan, Serka Sudomo, Koptu Yoan, Koptu Taufik, hingga Kopka Suhardi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama guna membagi sektor kerja dan memastikan aspek keselamatan kerja seluruh pihak yang terlibat. Hal ini menunjukkan profesionalisme prajurit dalam setiap penugasan, meskipun berada di medan bakti sosial. Sinergi ini tercipta secara natural, di mana para prajurit TNI tidak segan untuk mengangkat material, mengaduk semen secara manual, hingga melakukan pengecoran bersama warga, menciptakan harmoni kerja yang sangat inspiratif bagi kemajuan Kampung Liman Benawi.

​Serka Supriyadi, yang menjabat sebagai Babinsa Kampung Liman Benawi, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan Mushola Nur Hidayah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan solusi atas kendala pembangunan fasilitas umum di wilayah binaannya. Menurutnya, pembangunan tempat ibadah memiliki nilai strategis karena akan menjadi pusat pembinaan mental dan spiritual warga di masa depan. Sebagai garda terdepan di tingkat desa, Babinsa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, terutama terkait sarana ibadah, dapat didukung secara maksimal. Serka Supriyadi menegaskan bahwa sebagai bagian dari TNI AD, pihaknya selalu siap siaga kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan publik. Ia berharap dengan rampungnya pengecoran dak ini, pembangunan Mushola Nur Hidayah dapat segera tuntas sehingga warga Dusun VI dan sekitarnya dapat segera memanfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka.

Danramil 411-04/Tmj Kapten Inf Sudarto bersama anggota dan warga saat gotong royong pengecoran Dak Mushola Nur Hidayah di Lampung Tengah. - thewasesanews.com

​Masyarakat Kampung Liman Benawi sendiri menunjukkan antusiasme yang luar biasa tinggi sejak fajar menyingsing. Tua maupun muda tampak aktif berkontribusi, mulai dari menyiapkan material, mengangkut adukan semen, hingga membantu penyediaan konsumsi bagi para pekerja. Kerja sama yang terjalin antara warga dan para personel Koramil 411-04/Tmj ini menciptakan atmosfer positif yang membuktikan bahwa kekuatan persatuan rakyat dengan TNI adalah kunci utama dalam membangun desa. Tidak ada rasa canggung antara warga dan prajurit; gelak tawa dan candaan ringan di sela-sela kerja keras pengecoran menjadi bumbu penyemangat yang membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan. Hal ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat di Lampung Tengah bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang dipraktikkan setiap hari di lapangan.

​Apresiasi yang mendalam juga datang dari pihak pemerintah desa melalui Sunarto selaku Kepala Dusun VI Liman Benawi. Dalam pernyataannya, Sunarto menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Kapten Inf Sudarto beserta jajaran anggota Koramil 411-04/Tmj yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk turun langsung membantu warga. Bagi Sunarto, kehadiran TNI memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk lebih giat dalam bergotong royong. Ia menilai bahwa dukungan dari TNI sangat mempercepat progres pembangunan fisik mushola yang sebelumnya berjalan perlahan karena keterbatasan tenaga. Keterlibatan prajurit TNI di tengah-tengah masyarakat dipandang sebagai bukti nyata bahwa negara hadir melalui sosok-sosok patriot yang rendah hati dan siap melayani hingga ke pelosok dusun.

​“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bapak Danramil Kapten Inf Sudarto beserta seluruh anggotanya. Kehadiran mereka di Dusun VI ini benar-benar memberikan semangat baru bagi kami semua. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu ada untuk rakyat. Gotong royong pengecoran Mushola Nur Hidayah ini menunjukkan sinergitas yang kuat dan persatuan yang tidak tergoyahkan dalam membangun kemajuan kampung kami. Kami berharap hubungan silaturahmi yang erat ini dapat terus terjaga, karena hanya dengan bersama-sama seperti inilah kita bisa mencapai kemajuan yang nyata,” tutur Sunarto di sela-sela kegiatan.

​Kegiatan ini secara implisit juga memberikan edukasi bagi generasi muda di Kampung Liman Benawi mengenai pentingnya menjaga tradisi gotong royong yang kian tergerus zaman. Dengan melihat langsung bagaimana para tentara bekerja keras membangun rumah ibadah, diharapkan muncul rasa cinta tanah air dan semangat pengabdian yang sama di dalam sanubari para pemuda desa. Pengecoran dak Mushola Nur Hidayah ini menjadi monumen hidup kemanunggalan TNI-Rakyat yang akan terus diingat oleh jemaah dan warga sekitar. Hubungan emosional yang terjalin selama proses pembangunan ini diyakini akan menjadi modal sosial yang kuat bagi Koramil 411-04/Tmj dalam menjalankan tugas-tugas pembinaan teritorial di masa mendatang.

​Lebih jauh, aksi bakti sosial ini juga mencerminkan peran strategis Kodim 0411/Kota Metro dalam mendukung program pemerintah daerah terkait pembangunan infrastruktur pedesaan. Dengan infrastruktur ibadah yang memadai, diharapkan stabilitas sosial dan religiusitas masyarakat Lampung Tengah semakin kokoh. TNI tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan fisik, tetapi juga dalam pembangunan karakter bangsa melalui dukungan terhadap sarana-sarana spiritual. Setiap tetes keringat yang jatuh dalam proses pengecoran ini adalah investasi bagi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Liman Benawi dalam jangka panjang.

​Hingga pekerjaan selesai pada siang hari, target pengecoran dak mushola dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan. Kelancaran kegiatan ini tidak lepas dari koordinasi yang apik antara pihak Koramil, aparat desa, dan tokoh masyarakat setempat. Sunarto menutup kegiatan dengan harapan bahwa contoh baik yang ditunjukkan oleh jajaran Koramil 411-04/Tmj dapat menular ke desa-desa lain di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Semangat gotong royong harus tetap menjadi nyawa dalam setiap gerakan pembangunan, karena dengan persatuan yang kuat antara TNI dan Rakyat, segala hambatan pembangunan di pelosok negeri pasti akan dapat teratasi dengan gemilang.

Narasumber: Suherman Marthas

Dian Pramudja
Dian Pramudja
Articles: 94

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!