
WALESI PAPUA, The Wasesa News — Satgas Yonif 521/DY terus membuktikan komitmennya bahwa kehadiran TNI di tanah Papua tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pendidikan. Melalui program Pembinaan Teritorial (Binter), para prajurit yang dijuluki “Macan Kumbang” ini secara aktif memberikan pendampingan belajar bagi anak-anak di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dengan penuh kesabaran, mereka mengajarkan dasar-dasar membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) sebagai fondasi utama mencerdaskan masa depan generasi muda di pedalaman.

[ez-toc]

​Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Papua agar memiliki daya saing dan karakter yang kuat. “Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan akses pendidikan di wilayah pedalaman bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita. Kehadiran prajurit di sini adalah untuk memberikan motivasi dan menyalakan harapan bagi masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya.
​Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh anak-anak Walesi yang mengikuti setiap sesi pelajaran dengan penuh keceriaan. Selain materi akademik, Satgas Yonif 521/DY juga menyisipkan nilai-nilai disiplin dan cinta tanah air guna membentuk karakter sejak dini. Tak hanya sekadar mengajar, TNI juga memberikan dukungan berupa perlengkapan sekolah untuk memacu semangat anak-anak agar tetap konsisten menuntut ilmu di tengah berbagai tantangan geografis.

​Aksi nyata Prajurit Macan Kumbang ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasakan langsung dampak positif dari kehadiran TNI. Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Satgas Yonif 521/DY terus berupaya membangun generasi Papua yang cerdas dan berkarakter, sejalan dengan visi besar mencerdaskan kehidupan bangsa di seluruh pelosok Nusantara.








