
JAKARTA
Aktor senior sekaligus tokoh perfilman nasional, Rizal Djibran, menyatakan kesiapannya untuk hadir sebagai pembicara dalam agenda diskusi publik dan sosialisasi hukum yang diinisiasi oleh Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Kota Depok
Acara strategis tersebut akan digelar di Hotel Savero, Jalan Margonda Raya, pada Rabu, 29 Juli 2026 mendatang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (F-SPPI) tersebut saat menggelar pertemuan khusus bersama Ketua PWOIN Kota Depok sekaligus Ketua Panitia Acara, Benny Gerungan, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026)
Soroti rapuhnya regulasi dan nasib pekerja film dalam diskusi awal tersebut, Rizal Djibran menyoroti belum adanya regulasi yang kuat untuk melindungi hak-hak para pekerja seni dan kru film di Indonesia.
Menurutnya, momentum pemberlakuan undang-undang baru harus dimanfaatkan secara taktis untuk memperjuangkan nasib industri kreatif.
Ekosistem yang Sehat
Perlunya pembenahan sistem kerja di dunia perfilman agar memberikan jaminan perlindungan dan kesejahteraan yang layak bagi pekerjanya.
Momentum Undang Undang Baru
Kehadiran Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru Nomor 1 Tahun 2023 dinilai menjadi celah dan momentum tepat untuk mendorong penguatan regulasi turunan.
Standarisasi Profesi: Regulasi ketenagakerjaan ke depan harus memasukkan pasal khusus yang mengatur standarisasi jam kerja, pengupahan, dan jaminan hukum bagi kru serta aktor film.
Untuk itu, diskusi nanti, gagasan besar Rizal Djibran ini nantinya akan dikupas tuntas bersama Mulyadi Pranowo yang ditunjuk sebagai moderator acara.
Mulyadi menyatakan siap berkolaborasi untuk mengarahkan alur diskusi agar esensi perlindungan pekerja perfilman ini mendapat atensi dari para pemangku kebijakan.
“Saya ingin sekali mengutarakan soal nasib dan ekosistem pekerja perfilman Indonesia. Regulasi hukumnya harus dibenahi dan diperjuangkan masuk ke dalam undang-undang ketenagakerjaan, agar ada standarisasi serta jaminan yang jelas. Yang pasti, saya siap hadir menjadi pembicara dalam acara yang digelar rekan-rekan wartawan PWOIN nanti.” bilang Rizal Djibran Ketua Umum F-SPPI ini.
Acara diskusi yang dihelat PWOIN ini diproyeksikan menjadi wadah bertemunya para praktisi pers, pakar hukum, dan pelaku industri kreatif dalam membedah implementasi hukum pidana baru serta sengketa pers di tanah air. (Yuni)






