
NIAS, The Wasesa News – Akselerasi pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna mendongkrak konektivitas wilayah serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan terus menjadi prioritas utama jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Dalam rangka mengawal langsung program bakti teritorial matra darat di wilayah Kepulauan Nias, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Hendy Antariksa, melakukan kunjungan kerja lapangan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan Jembatan Perintis Sungai Hou yang berlokasi di kawasan Desa Hou, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, Senin (25/05/2026). Peninjauan berkala oleh pimpinan tertinggi Kodam I/BB ini difungsikan untuk memastikan seluruh proses pengerjaan konstruksi fisik di tapak lapangan berjalan dengan aman, tepat waktu, serta memenuhi standar kualifikasi teknis yang dicanangkan demi kemaslahatan masyarakat luas.

Rangkaian agenda kedinasan jenderal bintang dua tersebut diawali dengan tibanya Pangdam I/BB bersama rombongan delegasi Markas Kodam di pangkalan udara Bandara Binaka Gunungsitoli menggunakan penerbangan khusus. Sesaat setelah mendarat, rombongan militer tersebut langsung diarahkan menuju ruang transit bandara guna melakukan koordinasi awal, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan darat yang cukup menantang menuju titik episentrum lokasi pembangunan jembatan perintis. Peninjauan langsung ini menjadi bukti otentik dari besarnya atensi, perhatian, serta komitmen penuh jajaran Kodam I/Bukit Barisan terhadap program pemerataan infrastruktur yang memiliki fungsi vital dalam mendukung mobilitas harian, memutus keterisolasian geografis, serta memperlancar akses penghubung antardesa di Kabupaten Nias.
Setibanya di lokasi proyek peninjauan, Pangdam I/BB langsung turun ke bantaran sungai untuk melihat dari dekat detail kondisi konstruksi serta kerangka besi pembangunan Jembatan Perintis Sungai Hou. Dalam kesempatan tersebut, pucuk pimpinan komando kewilayahan ini juga menerima paparan teknis eksekutif dari tim zeni dan satgas lapangan mengenai capaian progres pekerjaan yang telah dicapai serta draf mitigasi terhadap potensi kendala cuaca ekstrem khas kepulauan. Keberadaan jembatan permanen ini dinilai menjadi draf kebutuhan yang sudah lama diidam-idamkan oleh penduduk setempat, mengingat selama ini aktivitas penyeberangan warga sangat terkendala oleh luapan arus sungai yang deras serta kondisi akses jalan tanah yang memprihatinkan saat musim penghujan tiba.

Kehadiran fisik infrastruktur Jembatan Perintis Sungai Hou ini diproyeksikan bakal membawa dampak multiplikasi yang sangat masif bagi hajat hidup orang banyak di Kepulauan Nias. Infrastruktur ini dipastikan mampu mempermudah urat nadi aktivitas harian masyarakat, memperlancar akses anak-anak sekolah menuju lembaga pendidikan tanpa harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai, menghidupkan roda perekonomian mikro melalui kelancaran distribusi hasil bumi, hingga memotong waktu tempuh transportasi logistik warga antarwilayah. Komitmen TNI AD dalam membangun jembatan perintis ini sekaligus merepresentasikan implementasi nyata dari doktrin kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mengatasi kesulitan masyarakat di tingkat tapak.
Atmosfer kehangatan dan semangat nasionalisme terpancar kuat di lokasi acara, di mana kedatangan Pangdam I/BB dan rombongan disambut langsung secara adat dengan penuh kehormatan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nias, jajaran tokoh agama, pemuka adat, tokoh masyarakat, serta ratusan anak-anak sekolah dasar yang berbaris rapi sambil mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil dengan penuh antusias. Suasana keakraban tanpa sekat yang tercipta sepanjang kegiatan berlangsung menjadi cerminan nyata dari besarnya dukungan moral serta rasa terima kasih masyarakat adat Nias terhadap program akselerasi pembangunan infrastruktur yang dimotori oleh institusi TNI di wilayah mereka.

Sinergitas lintas sektoral dalam kunjungan kerja ini terlihat sangat solid dengan turut hadirnya sejumlah pejabat teras jajaran Kodam, antara lain Asisten Operasi (Asops) Kasdam I/BB, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam I/BB, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, serta Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias. Formasi kehadiran militer ini diperkuat pula dengan kehadiran jajaran pejabat bupati, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda vertikal, serta para Kepala Perangkat Daerah se-Kepulauan Nias yang ikut serta mendampingi jalannya peninjauan guna menyelaraskan draf program pembangunan daerah dengan program teritorial kodam.
Pangdam I/BB berharap, pasca-rampungnya pembangunan jembatan ini nantinya, seluruh lapisan masyarakat Desa Hou dan sekitarnya dapat bersama-sama merawat dan menjaga aset infrastruktur berharga ini dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang. Pihak Kodam I/Bukit Barisan menegaskan tidak akan pernah lelah untuk terus menerjunkan prajurit terbaiknya, khususnya satuan zeni bangunan, ke wilayah-wilayah pelosok Sumatera Utara demi membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan fasilitas publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat kecil.

Kegiatan peninjauan lapangan yang berlangsung di bawah cuaca cerah tersebut diakhiri dengan penyerahan paket bantuan sosial secara simbolis oleh Pangdam I/BB kepada perwakilan warga kurang mampu dan anak-anak sekolah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama di atas draf tapak jembatan. Seluruh rangkaian agenda dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, serta meninggalkan optimisme baru bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Kepulauan Nias.
Autentikasi: Penerangan Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pendam I/BB)








