Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari sedang berdialog dengan jamaah Masjid Al-Kamal Benda dalam acara Jumat Curhat. - thewasesanews.com

Kapolres Tangerang Ajak Warga Benda Perangi Tawuran

​"Keamanan adalah investasi masa depan. Jika kita gagal menjaga anak-anak kita hari ini, kita sedang menggadaikan keamanan kota kita di masa depan." — Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, Kapolrestro Tangerang Kota.

TANGERANG, The Wasesa News – Pendekatan humanis dan religius terus dikedepankan oleh jajaran kepolisian dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta menyerap langsung aspirasi masyarakat hingga ke akar rumput. Di bawah terik matahari yang menyelimuti kawasan Benda, suasana di Masjid Al-Kamal tampak jauh lebih istimewa dari hari-hari biasanya pada Jumat, 17 April 2026. Kehadiran pimpinan tertinggi Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota di tengah-tengah jamaah memberikan warna tersendiri dalam ritual ibadah mingguan tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari sedang berdialog dengan jamaah Masjid Al-Kamal Benda dalam acara Jumat Curhat. - thewasesanews.com

[ez-toc]

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari sedang berdialog dengan jamaah Masjid Al-Kamal Benda dalam acara Jumat Curhat. - thewasesanews.com

Melalui agenda rutin yang dikemas dalam program Jumat Keliling dan Jumat Curhat, Kapolrestro Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Generasi Muda serta berkomitmen untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas kedinasan, melainkan sebuah jembatan hati untuk merobohkan sekat antara aparat penegak hukum dengan warga sipil, guna membangun kesepahaman bersama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Tangerang.

​Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, hadir secara langsung membaur bersama jamaah untuk menunaikan salat Jumat berjamaah sebelum membuka ruang dialog terbuka. Kehadiran beliau didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres, yang menunjukkan bahwa perhatian terhadap keamanan wilayah Benda menjadi prioritas serius. Dalam momen yang penuh keakraban tersebut, Kapolres tidak hanya bertindak sebagai pejabat negara, tetapi juga sebagai bagian dari warga yang peduli terhadap masa depan lingkungan. Setelah rangkaian ibadah selesai, suasana masjid berubah menjadi forum diskusi yang hangat, di mana aspirasi, keluhan, hingga masukan dari warga dan tokoh agama setempat didengarkan secara saksama oleh sang Kombes.

​Dalam penyampaiannya di hadapan ratusan jamaah, Kapolres menekankan sebuah filosofi mendasar bahwa keamanan sebuah kota bukanlah produk instan yang bisa diciptakan oleh polisi sendirian. Kondisi Kota Tangerang yang saat ini relatif aman, damai, dan kondusif merupakan buah dari kerja keras kolektif dan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing. “Keamanan ini bukan hanya tugas polisi, tetapi hasil nyata dari kebersamaan dan rasa memiliki kita semua terhadap kota ini. Tanpa bantuan bapak-bapak sekalian sebagai mata dan telinga kami di lapangan, mustahil bagi aparat untuk menjangkau setiap sudut permasalahan secara sempurna,” ujar Kombes Pol. Jauhari dengan nada bicara yang rendah hati namun berwibawa. Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa sinergi adalah kunci utama dalam membentengi wilayah dari berbagai potensi gangguan kriminalitas.

Kapolrestro Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Generasi Muda Melalui Jumat Curhat di Benda. - thewasesanews.com

​Namun, di balik kondisi kondusif tersebut, Kapolres juga mengingatkan akan adanya tantangan zaman yang kian kompleks, terutama yang mengancam integritas generasi muda. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat serta penetrasi media sosial yang tak terbendung telah membawa pergeseran perilaku di kalangan remaja. Fenomena tawuran pelajar, balap liar, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang sering kali bermula dari provokasi di dunia maya yang gagal difilter dengan baik. Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Kapolrestro Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Generasi Muda dengan lebih ketat dan penuh kasih sayang. Peran keluarga, terutama orang tua, dinilai sebagai benteng pertahanan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak agar tidak mudah terjerumus ke dalam tindakan destruktif yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.

​Kombes Pol. Jauhari secara khusus mengajak para tokoh agama dan orang tua untuk mengedepankan pendekatan keagamaan dan komunikasi persuasif di lingkungan sekitar. Menurut beliau, generasi muda yang tumbuh dengan pondasi akhlak yang kuat dan pembinaan spiritual yang baik akan memiliki imunitas alami terhadap ajakan kriminalitas. Beliau juga menegaskan agar masyarakat tidak ragu untuk berkomunikasi dengan pihak kepolisian jika menemukan adanya indikasi gesekan antar-kelompok pemuda. Ketegasan hukum tetap menjadi jalan terakhir, namun langkah preventif melalui pembinaan lingkungan adalah cara yang paling elegan untuk menyelamatkan nyawa dan masa depan anak bangsa. “Kita ingin anak-anak kita tumbuh dengan akhlak yang mulia. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama sebagai orang tua dan sebagai warga negara,” tambahnya.

​Selain isu remaja, Kapolres juga menyentuh aspek supremasi hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau mengimbau agar setiap persoalan atau perselisihan yang terjadi di tengah warga selalu diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku atau melalui mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat. Kapolres dengan tegas melarang adanya tindakan main hakim sendiri yang justru dapat menimbulkan permasalahan hukum baru dan mencederai kerukunan warga. Transparansi dan integritas Polri juga menjadi bahasan, di mana beliau mengakui bahwa institusi yang dipimpinnya terus berupaya memperbaiki kualitas pelayanan. Meskipun tidak dipungkiri masih terdapat kekurangan di sana-sini, Kapolres memastikan bahwa mayoritas anggota Polres Metro Tangerang Kota bekerja dengan dedikasi tinggi dan integritas demi menjaga amanah rakyat.

Kapolrestro Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Generasi Muda Melalui Jumat Curhat di Benda. - thewasesanews.com

​Selesai melaksanakan dialog di Masjid Al-Kamal, agenda Kapolres berlanjut dengan aksi silaturahmi ke kediaman tokoh agama berpengaruh di kawasan Benda, yakni H. Agus Salim. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan kearifan lokal. Silaturahmi ini memiliki makna strategis sebagai bentuk penghormatan aparat terhadap ulama dan tokoh masyarakat yang selama ini menjadi perekat sosial di wilayah tersebut. Melalui pertemuan ini, Polri mendapatkan masukan berharga mengenai dinamika sosial di Benda, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan stabilitas kamtibmas. Hubungan yang harmonis antara umaro (pemerintah/aparat) dan ulama diyakini menjadi modal dasar yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.

​Kegiatan ini secara garis besar merupakan implementasi nyata dari program “Jaga Jakarta+”, sebuah inisiatif kolaboratif yang mendorong Polri untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan masyarakat dalam empat pilar utama: menjaga lingkungan, menjaga warga, menjaga aturan, dan menjaga amanah. Dengan turun langsung ke masjid-masjid dan rumah tokoh masyarakat, Kapolres menunjukkan bahwa polisi tidak hanya bekerja di balik meja atau di dalam mobil patroli, tetapi benar-benar hadir di jantung aktivitas warga. Komunikasi yang terbuka seperti ini diharapkan dapat mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

​Melalui program Jumat Curhat ini, diharapkan rasa percaya masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat. Ketika warga merasa nyaman bercerita dan melapor kepada polisi, maka deteksi dini terhadap aksi kriminalitas seperti peredaran narkoba, pencurian, hingga tawuran dapat dilakukan dengan lebih efektif. Kapolrestro Tangerang Kota berkomitmen bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berpindah-pindah di seluruh kecamatan yang ada di wilayah hukumnya, memastikan bahwa pesan perdamaian dan ajakan untuk menjaga generasi muda sampai ke seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

​Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah singkat yang memperlihatkan senyum keakraban antara aparat dan jamaah. Kesuksesan kegiatan di Benda hari ini menjadi bukti bahwa pendekatan dari hati ke hati masih menjadi senjata paling ampuh dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di Kota Tangerang. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, Polres Metro Tangerang Kota terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih dekat, lebih dicintai, dan selalu ada untuk masyarakatnya.

Avatar photo
Malik Ibrahim

Leave a Reply

error: Content is protected !!