Gubernur Banten Hadiri Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga. - thewasesanews.com

Pelestarian Seni Budaya Religius Kabupaten Tangerang, Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga Berhasil Sedot Perhatian Ribuan Warga

​“Festival Tabuh Bedug ke-35 di Kecamatan Teluknaga ini merupakan warisan budaya lokal bernilai historis dan religius yang harus terus kita jaga, rawat, dan kembangkan secara bersama-sama. Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia penyelenggara dan Pemerintah Kecamatan Teluknaga yang telah berhasil menghadirkan perhelatan budaya yang tertata dengan baik serta mampu menarik perhatian ribuan masyarakat dalam jumlah besar. Dengan manajemen penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun serta adanya dukungan masyarakat yang luar biasa harian, saya berharap kegiatan tradisi ini dapat terus berkembang pesat menjadi agenda budaya berskala nasional demi menjaga kelestarian warisan budaya daerah di Provinsi Banten.” - Gubernur Banten, Andra Soni.

KABUPATEN TANGERANG, The Wasesa News – Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga Berlangsung Meriah, Dihadiri Gubernur Banten menjadi bukti nyata dari tingginya komitmen masyarakat dalam merawat eksistensi kearifan lokal bernuansa islami secara turun-temurun di wilayah Alun-Alun Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/05/2026). Perhelatan akbar budaya yang telah menjadi tradisi tahunan kebanggaan warga pantura ini dilaporkan sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata penonton yang memadati area panggung utama sejak siang hari. Langkah taktis pembinaan seni teritorial ini dioptimalkan sebagai instrumen kontrol sosial yang edukatif untuk membentengi moralitas generasi muda dari pengaruh negatif budaya asing, memperkokoh ukhuwah islamiyah, sekaligus menyatukan potensi pemuda dari berbagai desa dalam bingkai kompetisi yang sportif dan kreatif.

Gubernur Banten Hadiri Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga. - thewasesanews.com

​Kemeriahan malam puncak kompetisi tradisional ini semakin bermartabat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting dan pejabat teras daerah, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni beserta istri, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Camat Teluknaga Kurnia, serta Ketua APDESI Kecamatan Teluknaga Subur Maryono. Selain jajaran eksekutif, tampak hadir pula jajaran pengurus Karang Taruna, KNPI tingkat provinsi maupun kabupaten, serta perwakilan manajemen kawasan mandiri PIK 2 yang bertindak sebagai sponsor utama pendukung acara. Pembukaan grand final ditandai dengan pemukulan bedug perdana secara simbolis oleh Gubernur Banten yang mengapresiasi tinggi kerapian tata kelola panitia dalam menghadirkan tontonan budaya berskala makro regional yang rapi, aman, dan tertata dengan sangat baik.

Gubernur Banten Hadiri Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga. - thewasesanews.com

​Dalam pandangan umum kepemimpinan daerah, festival legendaris ini dinilai memiliki darsana nilai historis, sosiologis, dan religius yang sangat mendalam bagi karakter masyarakat Banten, sehingga pelaksanaannya harus terus ditingkatkan secara berkala dari waktu ke waktu. Antusiasme masyarakat yang meluap menjadi indikator sahih bahwa kecintaan terhadap identitas budaya lokal masih mengakar kuat di tingkat akar rumput sipil. Apresiasi senada turut ditiupkan oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid kepada seluruh elemen pemuda yang konsisten menjaga keberlangsungan festival ini selama 35 tahun berturut-turut, seraya berharap agar agenda ini mendapatkan ruang promosi yang lebih luas guna dikembangkan menjadi kalender wisata budaya unggulan di tingkat nasional.

Gubernur Banten Hadiri Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga. - thewasesanews.com

​Kompetisi ketat tahun ini melibatkan utusan grup terbaik yang mewakili 13 desa se-Kecamatan Teluknaga, di mana masing-masing tim menunjukkan keahlian aransemen ritme pukulan dan keselarasan gema takbir di hadapan dewan juri profesional. Berdasarkan keputusan resmi tim penilai di akhir acara, grup Riadussolihin dari Desa Bojong Renged sukses mengamankan predikat Juara I setelah tampil memukau dengan nilai akumulasi tertinggi. Posisi Juara II berhasil diraih oleh grup Irmanus dari wilayah Teluknaga, disusul oleh grup Nurul Jihad dari Desa Kebon Cau yang harus puas menempati peringkat Juara III. Dengan selesainya penyerahan piala tetap, festival ini kembali menegaskan posisinya sebagai wadah pemersatu komunal yang efektif dalam menjaga kelestarian warisan leluhur di Kabupaten Tangerang yang aman dan damai.

Sumber: Liputan Lapangan Panggung Utama Alun-Alun Kecamatan Teluknaga

Avatar photo
Ade Rachmansyah

Leave a Reply

error: Content is protected !!