
JAKARTA, The Wasesa News – Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) bersama Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti secara resmi menjalin kolaborasi strategis dalam rangka diseminasi informasi guna membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat sekaligus menangkal derasnya arus disinformasi. Sinergi antarinstitusi pertahanan negara dan dunia pendidikan tinggi ini diwujudkan melalui kunjungan lapangan intensif para mahasiswa ITL Trisakti ke Markas Dispenal yang bertempat di Gedung B4 Lantai 2, Cilangkap, Jakarta, pada Kamis (09/07/2026). Rombongan civitas akademika tersebut disambut hangat dalam suasana kekeluargaan oleh pimpinan dinas penerangan militer laut tersebut.
Kunjungan yang diinisiasi oleh Unit Kerja Komunikasi Publik ITL Trisakti ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Komunikasi Publik ITL Trisakti, Aris Nur Wijaya, didampingi oleh Kepala Pusat Karir ITL Trisakti, Widi Nugroho. Kehadiran delegasi kampus ini diterima secara resmi oleh Kasubdis Multimedia & Kontra Opini (Mulmed & Konop) Dispenal, Kolonel Laut (KH) Pandji Utoro, S.Kom., M.Tr.Opsla., M.M., yang bertindak mewakili Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul, M.Han., beserta jajaran perwira Subdis Mulmed dan Konop Dispenal.

Dalam sambutan resminya, Kolonel Laut Pandji Utoro menekankan pentingnya keterbukaan institusi militer di era keterbukaan informasi publik saat ini. TNI AL tidak hanya berkonsentrasi pada pelaksanaan operasi militer semata, melainkan juga aktif mengambil peran sebagai institusi yang terbuka untuk berbagi pengetahuan, terutama dalam tata kelola media dan informasi di tengah tantangan zaman. Pihak TNI AL memandang generasi muda akademisi memiliki peran yang sangat krusial dalam menyebarkan konten positif demi menjaga keutuhan informasi di ruang siber.
”Kami melihat mahasiswa ITL sebagai mitra strategis untuk menyebarkan narasi positif kebangsaan melalui pendekatan komunikasi yang kekinian,” ujar Kasubdis Mulmed & Konop Dispenal Kolonel Laut (KH) Pandji Utoro, S.Kom., M.Tr.Opsla., M.M., saat menyampaikan arahannya di hadapan rombongan mahasiswa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para mahasiswa diajak untuk melakukan peninjauan langsung ke tiga unit kerja operasional utama yang dikelola oleh Dispenal, yaitu studio Jurnal Maritim (JJM) TV, JJM Radio, dan News Media Center (NMC). Di studio JJM TV dan JJM Radio, para peserta dibekali wawasan mengenai proses kreatif pengemasan informasi kebaharian menjadi produk audio-visual yang menarik, edukatif, serta mudah dicerna oleh lapisan masyarakat luas.

Sementara itu, ketika mengunjungi News Media Center (NMC), mahasiswa diperkenalkan secara mendalam pada alur kerja redaksi penyiaran militer, mulai dari proses kurasi berita hingga mekanisme verifikasi data atau fact-checking yang sangat ketat. Tahapan penyaringan informasi ini wajib dilakukan secara berlapis sebelum sebuah rilis berita resmi TNI AL dipublikasikan ke ruang publik guna menjamin validitas informasi yang disebarluaskan.
Pengalaman praktis ini memberikan nilai tambah tersendiri bagi para mahasiswa ITL Trisakti yang dalam kesehariannya mayoritas bergelut dengan disiplin ilmu manajemen rantai pasok dan logistik. Kunjungan kerja ini berhasil membuka perspektif baru bahwa konsepsi logistik tidak hanya terbatas pada distribusi barang fisik, melainkan juga mencakup aspek logistik informasi yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta akurasi tinggi agar tidak terjadi distorsi pesan di tengah masyarakat.

Melalui interaksi langsung ini, para mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik secara teoritis, melainkan juga mendapatkan bekal pengalaman empiris mengenai peran strategis komunikasi publik di lingkungan pertahanan. Kunjungan kolaboratif ini diharapkan menjadi titik awal yang kokoh bagi jalinan kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan antara Dispenal dan ITL Trisakti, khususnya dalam memperluas jangkauan edukasi kebaharian dan literasi digital yang sehat di Indonesia.
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) & Unit Kerja Komunikasi Publik ITL Trisakti




