
HALMAHERA TENGAH, The Wasesa News – Pergelaran akbar keagamaan yang menjadi barometer syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di bumi Fagogoru akhirnya sampai pada babak puncaknya. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, S.I.P. Prosesi upacara penutupan yang berlangsung meriah namun tetap sarat akan nilai-nilai religius tersebut dipusatkan di Lapangan Voli Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten pada tahun ini dinilai berjalan dengan sangat sukses, aman, lancar, serta berlangsung penuh dengan kekhidmatan sejak hari pertama pembukaan. Tercatat sebanyak 189 peserta kafilah terbaik yang mewakili seluruh jajaran kecamatan di wilayah teritorial Halmahera Tengah turut ambil bagian dan berpartisipasi aktif guna menguji kompetensi keagamaan mereka dalam berbagai cabang mata lomba bergengsi, mulai dari cabang tilawah Al-Qur’an, hifzil, fahmil, syarhil, hingga seni tulis indah atau khat Al-Qur’an.
Penutupan ajang syiar murni ini sekaligus menjadi saksi pengukuhan atas prestasi gemilang yang ditorehkan oleh perwakilan kafilah dari ibu kota kabupaten. Selamat kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Weda beserta seluruh tim pembina dan peserta yang telah berhasil membawa pulang trofi supremasi tertinggi dan dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang pergelaran MTQ ke-XI Tingkat Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026. Dominasi raihan poin kemenangan di berbagai cabang lomba menempatkan Kecamatan Weda sebagai yang terbaik pada kompetisi tahun ini.
Kemeriahan dan kekhidmatan malam penutupan tersebut kian terasa istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan daerah dan tokoh-tokoh penting Halmahera Tengah. Tampak hadir di barisan undangan utama, Ibu Bupati Halmahera Tengah, Ny. Rallia Asyari Ikram, yang memberikan dukungan moril luar biasa bagi para peserta perempuan dan generasi muda, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Halmahera Tengah, Yusuf Hasan, S.Ag., M.Pd.I., yang mengawal langsung jalannya teknis pelaksanaan kegiatan keagamaan ini hingga sukses paripurna.
Dalam penyampaian sambutan resminya sebelum menutup acara secara sah, Wakil Bupati Ahlan Djumadil memberikan wejangan ideologis yang sangat mendalam terkait esensi pelaksanaan musabaqah. Dirinya menegaskan dengan sangat bahwa esensi dari kegiatan tahunan MTQ ini pada hakikatnya bukan sekadar ajang perlombaan atau kompetisi mencari juara semata di atas panggung mimbar tilawah. Namun, agenda besar ini merupakan sebuah momentum strategis jangka panjang yang wajib dimanfaatkan oleh semua pihak untuk membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Lebih lanjut, Ahlan Djumadil juga memaparkan bahwa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an secara nyata di lapangan akan menjadi instrumen kokoh dalam memperkuat tali persatuan antar-warga, menjaga keharmonisan sosial, serta menjadi pilar utama dalam membangun pondasi karakter generasi Qur’ani di Halmahera Tengah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beriman teguh, bertakwa, dan berakhlak mulia di era disrupsi global saat ini. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur panitia pelaksana, dewan hakim, para peserta kafilah, serta lapisan masyarakat Patani Barat yang telah bersinergi menyukseskan jalannya acara. Sampai jumpa pada pergelaran MTQ ke-XII Tahun 2027 mendatang yang secara resmi telah diputuskan akan berlokasi di Kecamatan Weda Tengah.
Sumber: Liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Halmahera Tengah





