
HALMAHERA TENGAH, The Wasesa News – Langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keagamaan serta memupuk kepedulian sosial kemasyarakatan menjelang hari besar keagamaan terus digulirkan secara masif oleh pemerintah daerah di Maluku Utara. Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), melalui perpanjangan tangan jajaran staf Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Halmahera Tengah, secara resmi mulai mendistribusikan dan menyerahkan bantuan sebanyak 49 ekor hewan kurban berupa sapi jantan produktif ke seluruh desa yang tersebar di wilayah administratif Kabupaten Halmahera Tengah. Agenda penyaluran bantuan hewan kurban berskala masif ini menyasar ke 49 desa yang berada di dalam lingkup kerja 10 kecamatan sewilayah Halmahera Tengah menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Prosesi penyerahan bantuan puluhan hewan kurban tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Halmahera Tengah, Yusuf Hasan, S.Ag., M.Pd.I. Jajaran instansi teknis menyerahkan hewan ternak tersebut secara langsung kepada pihak perwakilan pemerintah desa setempat serta pengurus dewan kemakmuran masjid di masing-masing wilayah. Penyerahan simbolis paket hewan kurban ini dilangsungkan dengan penuh khidmat pada hari Minggu (24/05/2026), yang berlokasi secara terpusat di kawasan pemukiman masyarakat Desa Nurweda, Desa Wedana, serta berlanjut ke area transmigrasi Desa Kluting Jaya yang berada di wilayah administratif Kecamatan Weda Selatan.
Dalam kesempatan tatap muka yang penuh dengan nuansa kekeluargaan tersebut, Kabag Kesra Setda Halteng, Yusuf Hasan menyampaikan pidato resmi kedinasan di hadapan para tokoh agama dan warga setempat. Dirinya menegaskan bahwa atas nama institusi pemerintah daerah, ia secara resmi diutus dan diberikan mandat langsung oleh Penjabat Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, untuk mengawal ketat proses pendistribusian serta menyerahkan secara langsung bantuan sapi kurban tersebut ke seluruh wilayah basis desa muslim. Kebijakan pemberian 49 ekor sapi berkualitas ini diproyeksikan sebagai bentuk perhatian konkret pemerintah daerah agar seluruh lapisan masyarakat dapat merayakan momentum hari raya kurban dengan penuh sukacita dan kedamaian batin.

Yusuf Hasan menjelaskan secara terperinci bahwa alokasi anggaran belanja hewan kurban ini didesain secara merata, dengan sistem satu desa muslim mendapatkan satu ekor sapi jantan yang telah dinyatakan lolos uji kesehatan hewan oleh dinas pertanian dan peternakan daerah. Langkah proaktif ini sengaja diambil oleh Bupati Ikram Malan Sangadji jauh-jauh hari sebelum hari pemotongan, agar panitia kurban di tingkat desa memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemeliharaan sementara serta memastikan bobot hewan tetap terjaga baik sebelum pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1447 Hijriah digelar secara serentak.
Di sela-sela penyerahan tali pengikat sapi kurban secara simbolis di Weda Selatan, Yusuf Hasan juga menyampaikan pesan khusus dan harapan mendalam dari jajaran pimpinan daerah kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya bagi umat muslim yang berdomisili di Kabupaten Halmahera Tengah. Pihak pemda berharap besar agar melalui momentum ibadah kurban yang difasilitasi oleh negara ini, nilai-nilai kemanusiaan dan semangat berbagi terhadap sesama makhluk hidup dapat terimplementasi secara nyata di lapangan tanpa adanya sekat pembatas sosial.

Pemerintah daerah menitipkan pesan krusial agar daging hasil pemotongan 49 ekor sapi kurban ini nantinya benar-benar diprioritaskan distribusinya untuk dibagikan secara adil dan merata kepada kluster masyarakat yang paling membutuhkan. Target utama penerima manfaat di antaranya adalah anak-anak yatim piatu yang kehilangan pengasuhan, para kaum janda tua, serta kelompok masyarakat kurang mampu atau fakir miskin yang tersebar di pelosok desa. Langkah intervensi ini diharapkan mampu memberikan dampak pemenuhan gizi yang baik sehingga seluruh warga dari berbagai latar belakang ekonomi dapat menikmati hidangan daging yang layak di hari kemenangan tersebut.
Berdasarkan data teknis pemetaan wilayah yang diperoleh Tim Investigasi Wasesa dari kantor Setda Halmahera Tengah, tantangan geografis berupa wilayah kepulauan dan akses jalan darat yang cukup menantang di 10 kecamatan tidak menyurutkan komitmen tim logistik Kesra untuk mengantarkan hewan kurban hingga ke titik terluar. Kerja sama yang solid antara aparat kecamatan, pemerintah desa, serta jajaran TNI dan Polri setempat ikut andil dalam memastikan seluruh armada pengangkut hewan kurban dapat bersandar dan tiba di lokasi tujuan dengan aman dan selamat tanpa ada kendala kesehatan pada hewan ternak.

Penyaluran hewan kurban tahun ini juga dinilai oleh berbagai tokoh masyarakat lokal sebagai bentuk keberhasilan tata kelola dana hibah keagamaan yang transparan dan tepat sasaran di bawah kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji. Masyarakat menyambut gembira kehadiran bantuan ini karena dinilai sangat membantu meringankan beban finansial pengurus masjid desa yang kerap kesulitan menghimpun hewan kurban secara mandiri akibat keterbatasan kondisi ekonomi warga pasca-pandemi dan krisis global. Agenda penyerahan massal hari pertama ini dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar di bawah pengawalan tim Kesra Halteng.
Sumber: Humas Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Halmahera Tengah








