
DEPOK, The Wasesa News – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi membuka pendaftaran peserta didik baru melalui Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahun Ajaran 2026/2027. Akses pendidikan tanpa biaya di jalur swasta ini diintegrasikan langsung secara daring bersamaan dengan sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna memperluas keterjangkauan jaminan pendidikan sekaligus memberikan alternatif pilihan sekolah berkualitas bagi masyarakat di seluruh wilayah Kota Depok.
Langkah strategis ini menjadi angin segar sekaligus kompetisi ketat bagi para orang tua yang tengah memburu kursi sekolah untuk putra-putrinya. Otoritas pendidikan setempat mengingatkan bahwa daya tampung program subsidi penuh ini berjalan dengan skema kuota yang sangat terbatas, sehingga kecepatan dan ketepatan dalam proses pendaftaran digital menjadi faktor penentu kelulusan calon siswa baru untuk kelas VII.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa posko pendaftaran elektronik kini sudah dapat diakses penuh oleh publik. Pihaknya mengimbau agar seluruh persyaratan administratif segera dilengkapi oleh para wali murid tanpa menunda waktu pelaksanaan agar tidak kehilangan hak penjaminan biaya dari pemerintah.
“Sudah dibuka. Kami minta orang tua segera mendaftarkan putra-putrinya karena kuota terbatas,” ujar Muhammad Yusuf saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Depok pada Kamis (04/06/2026).
Yusuf menambahkan, mekanisme pelaksanaan jaminan sekolah gratis pada tahun ajaran ini tetap mengadopsi regulasi tahun sebelumnya tanpa ada perombakan substansial. Sebanyak 47 lembaga pendidikan swasta yang terdiri dari sekolah Islam terpadu, sekolah umum, hingga madrasah tsanawiyah telah berkomitmen menyukseskan program pemerataan mutu pendidikan bentukan Pemkot Depok ini.
Untuk memudahkan pemetaan, sebaran 47 sekolah swasta gratis tersebut mencakup seluruh wilayah kecamatan strategis di Depok. Di Kecamatan Pancoran Mas, masyarakat dapat mengakses SMP Pelitadua Depok, SMP Islam Al Hasanah, SMP Islam Nusantara, MTS YPPD, SMP Permata, SMP PGRI Depok Jaya, SMP Said Yusuf, dan MTS Al Muawanah. Sementara untuk wilayah Cilodong, opsi yang tersedia meliputi SMPIT Darul Barokah, SMP IT As Shof, SMP Tunas Bangsa, MTs Al Jihad, dan MTS Miftaahul Huda.
Bagi warga di Kecamatan Sawangan, pendaftaran dapat diarahkan ke SMP IT Al-Yusufiyah, SMP Islam Darul Qur’an, SMP Islam Hidayatul Ihsan, SMP IT Darus Sholihin, SMP Nusa Bhakti, dan MTS Darul Himmah. Wilayah Limo dan Cinere juga menyediakan akses luas melalui SMP Gelora Depok, SMP Islam Cakra Nusantara, SMP Citra Bangsa, MTs Ittihaadul Umam, MTs Darul Hikmah, MTs Al Jamhuriyah, SMP Hidayatul Athfal, dan MTs Hidayatul Umam Cinere.
Selanjutnya, di Kecamatan Bojongsari, sekolah yang berpartisipasi adalah SMP Bina Adzkia, SMP Islam Arrihlah, MTS Al Hidayah Arco, dan SMPIT AMEC. Kecamatan Tapos mengandalkan SMP Ash-Sholihin, SMP Cahaya Bangsa Nurul Huda, SMP Karya Putra Bangsa, dan MTs Nurul Falah Kebayunan. Sedangkan untuk wilayah Cimanggis, orang tua bisa memilih SMP 20 Mei Raudlatussaadah, SMP Islam Al Attasiyah, MTs Al Mukhlisin, dan MTS Muawanatul Islamiyyah.
Wilayah Cipayung diperkuat oleh kehadiran SMP Islam Nurul Hayat, SMPIT Maulana Abbasyiah, SMP Fajar Plus, dan SMP Muhammadiyah 3 Depok. Adapun untuk Kecamatan Sukmajaya dan Beji, kuota gratis ini didistribusikan melalui SMP Tirtajaya, SMP Al Irsyad A Islamiyyah Depok, SMP Tarbiyah Islamiyah, serta MTSS Unwanul Khairiyah.
Seluruh wali murid kini diwajibkan memantau perkembangan berkas secara berkala melalui laman resmi SPMB Kota Depok atau melakukan validasi fisik dengan mendatangi langsung sekretariat sekolah tujuan yang tertera. Mengingat alokasi bangku sekolah swasta gratis ini sangat kompetitif, ketepatan pengunggahan data menjadi kunci utama agar calon peserta didik dapat mengamankan hak belajar mereka pada tahun ajaran baru ini.
Sumber: Dinas Pendidikan Kota Depok








