
TANGERANG, The Wasesa News – Personel kepolisian dari sektor Pasar Kemis secara intensif melaksanakan agenda pengaturan lalu lintas pagi melalui program Pelayanan Cepat Kepolisian (PECAK) guna mengurai kepadatan kendaraan dan mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di kawasan hukum Polresta Tangerang pada Kamis (09/07/2026). Langkah preventif ini sengaja digalakkan di titik-tidik rawan kemacetan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang berangkat menuju tempat kerja maupun pusat aktivitas ekonomi lainnya pada jam sibuk. Operasi pemantauan dan pengaturan jalan raya ini dipusatkan di kawasan Pertigaan Leles, Jalan Raya Cadas–Kukun, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi dengan intensitas kendaraan yang sangat tinggi.
Kegiatan pelayanan prima kepolisian ini secara resmi dimulai sejak pukul 06.30 WIB, tepat di mana grafik pergerakan arus lalu lintas mulai menunjukkan eskalasi yang signifikan di wilayah Tangerang. Dalam pelaksanaan riil di lapangan, operasi pengaturan dipimpin langsung oleh jajaran bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah tersebut, yakni Aiptu Paryanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Suka Asih bersama dengan Bripka Abdul Muzijat yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindang Sari. Kehadiran kedua personel aktif ini di tengah kepulan asap kendaraan bertujuan untuk memberikan rasa aman psikologis bagi para pengguna jalan serta mencegah terjadinya stagnasi arus akibat saling serobot antar-pengendara.
Melalui skema PECAK, Polsek Pasar Kemis tidak hanya memfokuskan diri pada penjagaan arus statis, melainkan juga melakukan tindakan dinamis seperti membantu penyeberangan pejalan kaki, menegur pengendara yang melanggar marka jalan, serta menata simpul pertemuan arus di pertigaan jalan. Pemilihan Pertigaan Leles sebagai fokus utama operasional didasarkan pada hasil evaluasi pemetaan berkala yang menunjukkan bahwa area tersebut kerap mengalami penumpukan kendaraan akibat penyempitan jalur dan tingginya aktivitas keluar masuk kendaraan dari pemukiman sekitar menuju jalan utama koridor Cadas-Kukun.

Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di ruang publik pada pagi hari bukan sekadar formalitas pengawasan biasa, melainkan representasi nyata dari komitmen instansi bhayangkara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada elemen masyarakat. Menurutnya, jam-jam sibuk di pagi hari merupakan waktu krusial yang membutuhkan perhatian ekstra dari aparat penegak hukum agar produktivitas masyarakat tidak terganggu oleh persoalan kemacetan jalan raya yang dapat menghambat waktu perjalanan.
“Dengan kehadiran personel Polri di lapangan, diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, serta arus lalu lintas dapat berjalan tertib, lancar, dan terkendali. Kami dari Polsek Pasar Kemis akan terus berupaya maksimal mengawal aktivitas masyarakat di jalan raya, terutama pada pagi hari yang krusial bagi para pekerja dan anak sekolah,” ujar Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., dalam keterangan resminya.
Berdasarkan pantauan visual terbaru di lapangan hingga selesainya jam sibuk, situasi arus lalu lintas di sekitar koridor Pertigaan Leles dilaporkan berada dalam kondisi yang ramai namun tetap bergulir lancar serta terkendali. Tidak tampak adanya hambatan berarti maupun potensi kecelakaan yang dapat mengganggu sirkulasi kendaraan, berkat kesigapan personel dalam melakukan rekayasa lalu lintas terbatas secara manual di titik pemecahan arus.
Faktor cuaca yang sangat cerah di kawasan Kabupaten Tangerang dan sekitarnya pada pagi ini turut mendukung optimalisasi kinerja personel di lapangan, sehingga seluruh rangkaian program PECAK dapat dituntaskan secara efisien. Melalui konsistensi pelaksanaan pengawasan jalur ini, Polsek Pasar Kemis berharap kesadaran warga dalam berlalu lintas dapat terus meningkat demi keselamatan bersama di jalan raya.
Sumber: Berkas Laporan Giat Pelayanan Cepat Kepolisian (PECAK) Polsek Pasar Kemis




