
WEDA, The Wasesa News – Bantuan Sembako oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos bersama Bupati Ikram Malan Sangadji Melalui Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Tengah untuk diberikan kepada masyarakat kurang mampu di 7 desa Kecamatan Weda siap didistribusikan secara masif, Selasa (02/06/2026). Langkah taktis intervensi sosial ini dioptimalkan sebagai instrumen kontrol sosial dan jaring pengaman ekonomi guna merespons dinamika pemenuhan kebutuhan pangan pokok masyarakat kelas bawah. Kolaborasi makro antartingkat pemerintahan ini diarahkan secara terintegrasi untuk menyasar langsung klaster keluarga prasejahtera, sekaligus memitigasi dampak kerawanan pangan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melanda sejumlah kawasan pemukiman warga sipil di wilayah lingkar industri tersebut.
Berdasarkan data teknis dari otoritas penyalur, bentuk sumbangsih pangan yang diberikan secara cuma-cuma kepada setiap Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat terdiri atas komoditas beras seberat 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, serta minyak goreng kemasan sebanyak 2 liter. Dengan jumlah total mencapai 1.000 paket sembako gratis, logistik bantuan ini dipersiapkan secara ketat di gudang penyimpanan Dinas Sosial sebelum digeser ke titik-titik distribusi di tuju desa sasaran utama. Skema pembagian bantuan logistik ini dipastikan berjalan dengan pengawasan melekat agar seluruh bantuan dapat terserap secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Halmahera Tengah, Sahril Samsudin, berharap dengan adanya bantuan sembako gratis ini dapat meringankan beban dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah, terutama masyarakat yang berada dalam kategori kemiskinan pada Desil 1 dan Desil 2. Sahril Samsudin juga menambahkan bahwa jajarannya menaruh harapan besar agar bantuan kemanusiaan ini dapat memberikan manfaat nyata yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi warga lokal yang baru saja terkena musibah bencana banjir bandang akibat luapan sungai.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara konsisten terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dalam hal pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga, terutama dari kalangan Desil 1 dan Desil 2 yang mengalami kekurangan dalam memenuhi urusan domestik rumah tangga mereka harian. Kemudian daripada itu, jajaran kedinasan juga memprioritaskan alokasi khusus bagi warga yang saat ini masih berada dalam suasana terkena dampak buruk akibat banjir kiriman, dengan fokus utama menyalurkan cadangan persediaan beras guna mengganti bahan makanan mereka yang rusak terendam air bah. Seluruh rangkaian persiapan distribusi pangan dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, dan kondusif, mencerminkan komitmen kuat negara dalam mewujudkan tatanan sosial yang adil, makmur, sehat, sejahtera, dan berdaulat.
Sumber: Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Tengah








