
PATANI BARAT – Kementerian Sosial Republik Indonesia secara responsif menerjunkan tim ahli guna memulihkan kondisi emosional warga terdampak konflik di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah. Layanan Dukungan Psikososial (LDP) ini dipimpin langsung oleh tenaga ahli Agung Kuntoro dan Indra Gunawan, yang berlangsung secara intensif pada 29 hingga 30 April 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pendampingan mental kepada kaum ibu dan anak-anak guna menghapus jejak trauma serta mengembalikan fungsi sosial warga agar dapat kembali menjalankan aktivitas normal dalam suasana yang damai dan kondusif.

[ez-toc]

Agenda kemanusiaan di pelosok Halmahera Tengah ini mendapat dukungan penuh dari lintas instansi. Hadir di lokasi kegiatan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Tengah, Ridwan Muhammad, S.H., M.Hum. Selain itu, tim dari Balai Wawasan Bahagia Ternate serta personel Tagana (Taruna Siaga Bencana) baik tingkat provinsi maupun kabupaten turut bersinergi memastikan seluruh tahapan pemulihan psikologis berjalan lancar dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan bantuan emosional.
Ketua Tim Healing, Agung Kuntoro, menjelaskan bahwa trauma healing adalah proses krusial untuk membantu seseorang mengatasi dampak emosional dari peristiwa traumatis yang mengancam rasa aman. Metode yang diterapkan mencakup terapi profesional seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk menata kembali pola pikir warga, serta Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) guna memproses memori buruk agar tidak lagi memicu ketakutan. “Tujuannya adalah mengembalikan kendali diri dan rasa aman warga melalui dukungan sosial dan lingkungan yang suportif,” tegas Agung.

Selain terapi formal, tim juga mengedepankan pendekatan relaksasi dan aktivitas fisik bagi anak-anak agar mereka dapat kembali ceria dan melupakan bayang-bayang kekerasan. Warga diajak untuk saling berbagi cerita dengan sosok yang dipercaya sebagai langkah awal penyembuhan beban batin. Agung mengingatkan bahwa jika gejala trauma seperti ketakutan berlebihan atau mimpi buruk menetap lebih dari tiga bulan, warga harus segera mencari bantuan profesional. Kehadiran negara di Kecamatan Patani Barat ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi rekonsiliasi jangka panjang dan pemulihan martabat warga Desa Sibenpopo pasca-konflik.








