
MANOKWARI UTARA, The Wasesa News – Kesuksesan pelaksanaan program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 1801/Manokwari di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, terus menunjukkan progres yang membanggakan. Namun, di balik keberhasilan pembangunan fisik yang tampak secara kasat mata, terdapat peran krusial dari tim pendukung di lapangan yang jarang tersorot kamera, yakni tim dapur umum yang setia melayani kebutuhan gizi para personel, Jumat (15/05/2026).
Pembangunan infrastruktur yang padat dan menguras tenaga memerlukan dukungan logistik yang mumpuni agar semangat kerja para prajurit dan masyarakat tidak kendur. Di sinilah peran strategis tim dapur umum diuji untuk memastikan kebutuhan konsumsi ratusan personel Satgas TMMD serta warga yang bahu-membahu bekerja tersedia dengan baik dan tepat waktu setiap harinya. Tanpa asupan gizi yang cukup, target-target pembangunan fisik tentu sulit tercapai secara maksimal.

Sosok sentral di balik operasional logistik ini adalah Sertu Sigit, prajurit yang dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai kepala dapur umum Satgas TMMD ke-128 di Kampung Tanah Rubuh. Bersama tim kecilnya yang tangguh, ia harus mengelola bahan makanan mulai dari pagi buta hingga malam hari demi memastikan perut para pekerja di lapangan tetap terisi. Sertu Sigit memahami betul bahwa tugasnya adalah menjaga “nyawa” dari pergerakan Satgas di medan tugas.
Sertu Sigit mengungkapkan bahwa meskipun timnya bekerja di area belakang layar atau jauh dari hingar bingar alat berat, mereka memiliki kebanggaan tersendiri. Bagi tim dapur umum, keberhasilan melihat sasaran fisik tuntas tepat waktu adalah kebahagiaan mereka juga. Fokus utama mereka adalah menyajikan menu makanan yang sehat dan bergizi agar ketahanan fisik personel Satgas dan warga tetap prima meski harus bekerja di bawah terik matahari Papua yang menyengat.
“Walaupun kami bekerja di belakang layar, kami tetap sangat bangga bisa mendukung kelancaran tugas rekan-rekan Satgas TMMD dan masyarakat. Kami percaya bahwa dengan asupan makanan yang cukup, bergizi, dan hadir tepat waktu, personel bisa tetap semangat serta fokus bekerja di lapangan untuk menyelesaikan pembangunan di Kampung Tanah Rubuh ini,” ujar Sertu Sigit dengan penuh semangat.

Setiap hari, kesibukan di dapur umum dimulai jauh sebelum matahari terbit untuk menyiapkan sarapan pagi. Aktivitas memasak terus berlanjut hingga waktu makan siang dan makan malam untuk memenuhi kebutuhan seluruh tim. Menu yang disajikan pun diusahakan variatif agar para prajurit tidak merasa bosan di wilayah penugasan, sehingga moril mereka tetap terjaga hingga akhir masa program TMMD nantinya.
Satu hal yang menarik dalam pelaksanaan TMMD ke-128 ini adalah tingginya partisipasi masyarakat setempat yang tidak hanya membantu di lokasi pembangunan jalan atau bangunan, tetapi juga terlibat aktif di dapur umum. Ibu-ibu di Kampung Tanah Rubuh secara sukarela datang membantu menyiapkan bahan masakan hingga proses memasak di tungku dapur. Hal ini menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat erat dan harmonis antara TNI dan rakyat.
Momen makan bersama antara prajurit TNI dan warga setelah lelah bekerja menjadi pemandangan yang rutin terlihat di lokasi TMMD. Di meja makan sederhana itulah, dialog dan senda gurau terjalin tanpa adanya sekat. Kebersamaan di meja makan ini menjadi salah satu esensi terpenting dari program TMMD, yaitu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan yang sangat humanis dan merakyat.

Program TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari sendiri terus berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa. Melalui kerja sama yang solid di lini depan pembangunan fisik maupun di lini belakang dapur umum, diharapkan kesejahteraan masyarakat di Kampung Tanah Rubuh dapat meningkat pesat seiring dengan selesainya berbagai fasilitas infrastruktur yang dibangun.
Sumber: Pendim 1801 Manokwari








