
JAKARTA, The Wasesa News – Tetap Bersahaja, Jumhur Hidayat Menteri LH terima Kawan Aktivis paska Dilantik menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan nasional tidak mengubah kepribadian humanis seorang tokoh pergerakan di ruang birokrasi, Rabu (03/06/2026). Siapa yang tak kenal dengan sosok Mohammad Jumhur Hidayat, sosok Aktivis di era ’98, mantan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan (BNPP) TKI di era SBY hingga Mantan Tapol di era Jokowi, kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di periode kepemimpinan Prabowo Subianto yang dilantik pada 27 April 2026 yang lalu. Langkah taktis konsolidasi bersama elemen sipil ini dioptimalkan sebagai instrumen kontrol sosial positif guna menyerap aspirasi publik demi perbaikan ekologis secara menyeluruh.
Kursi Kementerian yang kini didudukinya sama sekali tidak membuat Jumhur Hidayat lupa dengan kawan-kawan seperjuangan saat beliau masih aktif menjadi aktivis jalanan. Hal itu terbukti nyata saat ia masih mau menerima serta meluangkan waktu berharga di tengah kesibukan negara untuk bersilaturahmi dengan menjumpai Syahri Ramadhani Tarigan selaku Ketua Umum Garda Nusantara, Riduan Munthe selaku Sekjen, Tri Wulansari, dan beberapa kawan yang lainnya. Pertemuan hangat penuh kekeluargaan tersebut dilangsungkan secara formal bertempat di Gedung Plaza Kuningan, Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, (02/06/2026) kemarin.
Dalam suasana pertemuan itu, Jumhur Hidayat menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kunjungan moril dari para sahabat lamanya tersebut, sekaligus mengakui bahwa tanggung jawab yang kini diembannya semakin besar. Jabatan menteri ini dipandang sebagai amanah dan tanggung jawab yang sangat besar, di mana Presiden Prabowo Subianto tentunya menaruh harapan tinggi agar dirinya dapat membantu penuh khususnya di sektor Lingkungan Hidup. Di awal masa kerjanya, Jumhur mengakui bahwa ternyata memang ada banyak hal-hal krusial terkait kondisi alam nasional yang perlu dikaji secara mendalam dan juga segera dibenahi oleh jajaran kementerian.
Syahri Ramadhani Tarigan atau yang biasa disapa Ari Medan dalam momentum silaturahmi tersebut mengaku sangat senang dan bangga dapat berjumpa kembali dengan kawan seperjuangan. Ari menegaskan bahwa Garda Nusantara akan selalu mendukung penuh seluruh upaya serta program kerja yang dicanangkan oleh Menteri LH ke depannya. Pihaknya sama sekali tidak meragukan tingkat kecerdasan, kepiawaian, serta keberanian Jumhur Hidayat dalam mengeksekusi kebijakan strategis, terutama jika menyangkut kedaulatan NKRI. Karakter Jumhur dinilai tetap rendah hati dan bersahaja kepada semua orang, meskipun rekam jejaknya telah bertransformasi dari mantan tahanan politik menjadi seorang menteri.
Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Garda Nusantara, Riduan Munthe, memberikan penilaian bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto memilih Jumhur Hidayat sebagai Menteri KLH sudah sangat tepat. Penilaian tersebut didasari pada karakter Jumhur yang dinilai cukup berani untuk menindak tegas oknum-oknum nakal yang tidak mengikuti aturan-aturan hukum yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Riduan mencontohkan persoalan akut berkaitan dengan manajemen persampahan serta Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang regulasinya sudah diatur negara dengan baik sehingga tidak boleh ada lagi pihak yang main-main.
Garda Nusantara juga mendesak agar sektor industri ekstraktif seperti perusahaan-perusahaan tambang besar sudah saatnya dipaksa melakukan perbaikan-perbaikan serta reklamasi terhadap kelestarian lingkungan demi menjamin masa depan anak cucu bangsa ke depan. Maka dari itu, lembaga swadaya ini memberikan apresiasi tertinggi atas setiap penindakan hukum yang tegas terhadap berbagai bentuk pelanggaran lingkungan hidup, baik yang terjadi di internal birokrasi maupun eksternal korporasi yang dilakukan oleh KLH. Seluruh elemen pergerakan menyatakan siap sedia ikut serta memperkuat sekaligus mengawal pelaksanaan program kerja KLH agar berjalan dengan aman, jujur, adil, makmur, lestari, dan berdaulat.
Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup








