
JAKARTA, The Wasesa News – Menaker Yassierli lantik pejabat baru sebanyak sepuluh orang di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sekaligus mengeluarkan ralat resmi mengenai rincian penugasan jabatan struktural serta fungsional. Upacara pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar di Ruang Tridarma, Kantor Kemnaker, Jakarta, pada Senin (15/06/2026) demi mengakselerasi tata kelola birokrasi yang akuntabel serta penguatan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional.
​Langkah penyegaran organisasi ini mencakup penataan pada posisi Pejabat Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Utama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, hingga Pejabat Fungsional Arsiparis Ahli Muda. Kehadiran para pemangku kebijakan baru tersebut diproyeksikan mampu membawa transformasi serius dalam pembinaan norma kerja sekaligus mendukung upaya besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sistem birokrasi yang bersih.

​Dalam arahannya, Menaker Yassierli menekankan pentingnya akselerasi penerapan norma keselamatan di seluruh sektor industri tanah air. Ia berharap para pejabat fungsional utama yang baru dilantik dapat memperkuat tim di bawah komando Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker & K3) agar angka fatalitas serta risiko penyakit di tempat kerja bisa ditekan secara masif di lapangan.
​”Kita ingin implementasi sistem manajemen K3 dan budaya K3 hidup di Indonesia. Tandanya sederhana, berkurangnya angka kecelakaan kerja dan berkurangnya angka penyakit akibat kerja,” ujar Menaker Yassierli di hadapan para pejabat yang dilantik.
Di hadapan seluruh aparatur sipil negara yang hadir, Menaker juga memberikan peringatan tegas mengenai sakralnya sumpah jabatan. Ia menyatakan tidak akan segan-segan mengambil tindakan administratif berupa pencopotan jabatan seketika bagi siapa saja yang terindikasi melakukan pelanggaran integritas, tidak transparan, atau menyalahgunakan wewenang pelayanan publik.

​”Pesan saya kepada semua pejabat di Kemnaker, bukan hanya yang baru dilantik, agar memegang sumpah dan janji yang menjadi pedoman untuk terus melakukan evaluasi. Saya sekali lagi, nothing to lose, tak segan-segan kalau ada indikasi, kita akan copot,” tegas Menaker Yassierli secara lugas.
​Berdasarkan pembaharuan data resmi yang diterbitkan, kesepuluh pejabat yang dilantik di antaranya adalah Dr. dr. Sudi Astono, M.S. sebagai Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Utama dan Muhammad Fertiaz selaku Kepala Balai K3 Bandung Ditjen Binwasnaker K3. Sementara itu, posisi Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari Ditjen Binalavotas kini diamanahkan kepada M.A. Habibi Kadir, serta Asmanidar Kuraisy dipercaya memimpin Balai K3 Makassar Ditjen Binwasnaker K3.
​Penataan lini manajemen juga menyasar posisi Husen Mauludin sebagai Kepala Bagian Umum dan Rumah Tangga Sekretariat Ditjen Binalavotas, Intan Kusuma Dewi selaku Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Sekretariat Ditjen Binapenta, serta Wahyudi Eko Prasetiyo sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Ditjen PHI Jamsos.

​Tiga pejabat lain yang turut diambil sumpahnya adalah Raffi Wahyu Kusuma sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Bina Kelembagaan K3 Ditjen Binwasnaker K3, Indri Widiyastuti selaku Kepala Subbagian Keuangan dan Perlengkapan PPSDM Sekretariat Jenderal, serta Robiatul Adawiyah yang mengisi posisi Arsiparis Ahli Muda. Menaker mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga marwah instansi agar menjadi lingkungan yang sehat untuk tumbuh bersama demi membuahkan nilai Reformasi Birokrasi dan predikat Zona Integritas yang optimal.
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan








