Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di PENAS XVII. - thewasesanews.com

Disambut Adat Gorontalo, Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di Ajang PENAS XVII

​“Kegiatan PENAS menjadi wadah yang sangat penting bagi para petani dan nelayan untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta mempelajari inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan dalam meningkatkan hasil produksi,” ujar Bupati Ikram Malan Sangadji saat memberikan keterangan.

LIMBOTO, The Wasesa News – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, melakukan kunjungan kerja penting ke Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa (23/06/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bumi Fagogoru tersebut adalah untuk menghadiri rangkaian Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 sekaligus meninjau langsung stan pertanian Halmahera Tengah yang memamerkan berbagai produk komoditas unggulan daerah.

​Setibanya di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Bupati Ikram Malan Sangadji langsung disambut secara resmi oleh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. Prosesi penyambutan adat khas Gorontalo digelar secara sakral sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada tamu daerah yang hadir dalam perhelatan akbar tingkat nasional tersebut.

Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di PENAS XVII. - thewasesanews.com

​Usai mengikuti rangkaian seremonial adat, Bupati Ikram bersama rombongan bergegas menuju lokasi pameran. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Halmahera Tengah Lutfi Tutupoho, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Bagian Umum, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Halmahera Tengah.

​Kehadiran rombongan bupati di lokasi pameran disambut hangat oleh para peserta dan petugas penjaga stan. Berbagai komoditas pangan berkualitas tinggi serta hasil hortikultura unggulan yang dipamerkan sukses menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dari berbagai penjuru tanah air yang memadati area pameran nasional tersebut.

Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di PENAS XVII. - thewasesanews.com

​Di sela-sela peninjauan, Bupati Ikram mengamati detail produk yang dipajang dan memberikan apresiasi tinggi kepada para petani serta pelaku usaha mikro. Menurutnya, kerja keras para petani lokal dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Halmahera Tengah sangat patut diacungi jempol.

​Momen kunjungan ini juga dimanfaatkan Bupati Ikram untuk membuka ruang dialog interaktif dengan para peserta PENAS, khususnya petani padi dan hortikultura. Ia secara langsung mendengarkan berbagai aspirasi, kendala teknis di lapangan, serta masukan konstruktif demi kemajuan taraf hidup masyarakat tani.

Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di PENAS XVII. - thewasesanews.com

​“Kegiatan PENAS menjadi wadah yang sangat penting bagi para petani dan nelayan untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta mempelajari inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan dalam meningkatkan hasil produksi,” ujar Bupati Ikram Malan Sangadji saat memberikan keterangan.

​Tidak berhenti di situ, peninjauan berlanjut ke area pameran alat dan mesin pertanian (alsintan) serta stan bibit hortikultura modern. Di area tersebut, Bupati berdiskusi dengan penyedia teknologi guna menjajaki perangkat mekanisasi yang paling sesuai dengan karakteristik dan topografi wilayah Halmahera Tengah.

​Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho, menilai kehadiran bupati merupakan bukti nyata komitmen kuat daerah dalam mendorong sektor agraria. Pemerintah daerah terus fokus memberikan stimulan berupa sarana prasarana, bantuan alsintan, dan teknologi tepat guna demi efisiensi hasil panen.

Bupati Ikram Tinjau Stan Pertanian Halmahera Tengah di PENAS XVII. - thewasesanews.com

​“Keikutsertaan Bupati dalam meninjau langsung stan pertanian dan berdialog dengan para petani merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pertanian. Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus mendorong modernisasi pertanian yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing,” kata Lutfi Tutupoho.

Melalui partisipasi aktif dalam PENAS XVII 2026 ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah optimistis para petani lokal dapat membawa pulang ilmu, jaringan, dan teknologi baru. Inovasi tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan guna mewujudkan kemandirian pangan nasional serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat tani di Bumi Fagogoru.

Sumber: Humas dan Protokol Setda Kabupaten Halmahera Tengah

Avatar photo
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!