
MANOKWARI, The Wasesa News – HUT Bhayangkara ke-80 menjadi momentum krusial bagi Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari untuk memperkokoh komitmen sinergitas yang mendalam antara TNI dan Polri melalui partisipasi aktif dalam Acara Puncak Bakti Kesehatan untuk rakyat. Kegiatan kemanusiaan yang mengusung tema besar “Polri untuk Masyarakat” tersebut diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat dan dipusatkan di ruang terbuka Markas Polda Papua Barat, Kabupaten Manokwari, pada Selasa (23/6/2026).
Agenda sosial skala besar ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, S.I.P., M.Si., CRGP., CHCM., CRPP. Kemeriahan perayaan hari jadi kepolisian ini turut dihadiri secara langsung oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., serta Inspektur Kodam (Irdam) XVIII/Kasuari Brigjen TNI Tri Saktiyono yang hadir secara resmi mewakili Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari.

Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat sipil di sekitar Kota Manokwari terlihat sangat tinggi yang ditandai dengan padatnya lokasi kegiatan oleh warga setempat dari berbagai kalangan. Kehadiran ratusan warga tersebut bertujuan untuk memanfaatkan momentum pelayanan berbagai fasilitas serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis gabungan dua instansi tersebut.
Selain menyelenggarakan posko pemeriksaan kesehatan umum secara menyeluruh dan aksi donor darah massal, panitia pelaksana juga membagikan tali asih berupa bantuan sosial kepada masyarakat yang hadir. Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk perhatian nyata serta komitmen kepedulian sosial kedua institusi pertahanan dan keamanan terhadap pemenuhan tingkat kesejahteraan warga di wilayah Papua Barat.

Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran personel Kodam XVIII/Kasuari dalam agenda ini menjadi bukti konkret dari hubungan fungsional dan emosional yang telah mengakar kuat di tanah Papua Barat. Kolaborasi strategis ini senantiasa diarahkan untuk mendukung program-program kemasyarakatan pemerintah, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan nasional, kesehatan masyarakat, dan stabilitas keamanan umum.
”Aksi bakti kesehatan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 ini merupakan simbol nyata dari kuatnya semangat gotong royong dan kemitraan antara TNI, Polri, serta pemerintah daerah untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar perwakilan institusi keamanan saat memberikan keterangan resmi mengenai esensi dari kegiatan bakti sosial tersebut.
Melalui perhelatan ini, seluruh elemen kepemimpinan daerah sepakat bahwa pengabdian bersama yang tulus menjadi kunci utama dalam membangun iklim daerah yang kondusif serta harmonis. Kebersamaan yang terjalin erat selama proses penanganan medis warga mencerminkan tekad kolektif para pemangku kebijakan untuk melahirkan kualitas hidup masyarakat yang jauh lebih tangguh dan sehat.

Sinergi yang diperlihatkan di lingkungan Mapolda Papua Barat ini juga menegaskan kembali bahwa integrasi antara aparat keamanan dan pemerintah provinsi adalah pilar utama keberlanjutan pembangunan daerah. Seluruh pihak berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program terintegrasi serupa demi menjangkau kawasan-kawasan pelosok yang membutuhkan uluran tangan medis secara berkelanjutan.

Rangkaian peringatan hari jadi korps kepolisian nasional tahun ini pada akhirnya berhasil merekatkan hubungan emosional yang harmonis antara aparat penegak hukum dan konstituen sipil. Melalui implementasi tema pengabdian masyarakat tersebut, aksi nyata ini sukses meletakkan dasar kerja sama jangka panjang dalam mewujudkan Provinsi Papua Barat yang sehat, aman, dan sejahtera secara menyeluruh di masa depan.
Sumber: Pendam XVIII/Kasuari





