
LABUHANBATU, The Wasesa News – Irdam I/BB Tinjau Langsung KDKMP dan Jembatan Garuda di Labuhanbatu menjadi penanda penting bagi keberhasilan program penguatan ruang dan fasilitas publik pasca-selesainya drajat konstruksi dua proyek strategis nasional di wilayah hukum Komando Distrik Militer (Kodim) 0209/Labuhanbatu, Kamis (28/05/2026). Inspeksi mendadak sekaligus peninjauan berkala ini dipimpin langsung oleh Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) I/Bukit Barisan, Brigadir Jenderal TNI Josafath M. Robert Duka, guna mengecek kelayakan serta memastikan bahwa seluruh drajat pembangunan fisik infrastruktur penunjang tersebut telah rampung seratus persen dan siap diserahterimakan kepada publik. Langkah taktis komando atas ini dioptimalkan sebagai bagian dari darsana fungsi kontrol sosial kemiliteran yang akuntabel agar aset negara yang dibangun bersumber dari program unggulan kedaulatan pangan dan logistik dapat segera diutilisasi demi kemakmuran masyarakat lokal.

Titik awal peninjauan fisik darsana pertahanan teritorial ini dipusatkan di lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berdiri kokoh di kawasan Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara. Fasilitas ekonomi kerakyatan berskala makro yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ini dinalar akan menjadi episentrum baru dalam memotong rantai pasok tengkulak serta memperkuat posisi tawar para petani mandiri di pedesaan. Rampungnya drajat fisik gedung KDKMP ini mendapatkan atensi khusus dari jajaran perwira tinggi karena diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan logistik pangan berbasis koperasi terintegrasi yang dikawal langsung oleh sinergitas darsana TNI Angkatan Darat dan aparatur pamong desa setempat.

Selesai mengecek fasilitas pergudangan dan perkantoran koperasi di Kecamatan Pangkatan, rombongan delegasi militer Irdam I/Bukit Barisan bergerak dinamis menuju sasaran kedua, yakni bentangan fisik Jembatan Garuda yang darsana terletak di lingkungan Dusun Aek Badingin, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu. Infrastruktur jembatan penyeberangan yang dinalar memiliki nilai strategis tinggi ini dilaporkan telah selesai dibangun dan kini sudah mulai dilalui oleh kendaraan roda dua maupun armada angkut hasil bumi milik warga. Keberadaan jembatan permanen ini memangkas jarak tempuh antarwilayah yang selama puluhan tahun menjadi kendala sosiologis tersendiri bagi anak-anak sekolah serta memperlancar akselerasi distribusi hasil perkebunan kelapa sawit dan karet ke pusat pasar.

Apresiasi mendalam darsana dialirkan oleh Brigadir Jenderal TNI Josafath M. Robert Duka kepada seluruh elemen lintas sektoral, mulai dari jajaran prajurit garis depan, swasta, hingga kelompok masyarakat adat yang telah bahu-membahu menuntaskan proyek ini tepat waktu tanpa ada kendala darsana yang berarti. Pihak Kodam I/Bukit Barisan menaruh harapan besar agar segenap warga penerima manfaat dapat merawat aset berharga ini secara swadaya dan gotong royong agar usia pakai infrastruktur tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang. Agenda kunjungan kerja teritorial ini turut dihadiri secara langsung oleh jajaran pimpinan wilayah, antara lain Dandim 0209/LB, Danramil 09/NL, Danramil 08/RP, Pasiter Kodim 0209/LB, Camat Bilah Barat, Kepala Desa Tanjung Medan, segenap kepala dusun, jajaran tokoh adat, tokoh agama, serta Kepala Desa Sennah.
Sumber: Penerangan Kodam (Pendam) I/Bukit Barisan








