
WEDA, The Wasesa News – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, secara resmi memimpin Apel Senin Pagi yang dirangkaikan dengan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Bupati Halmahera Tengah, Weda, Provinsi Maluku Utara, Senin (22/06/2026). Agenda nasional ini digulirkan secara masif di tingkat daerah sebagai langkah awal untuk memotret secara riil struktur dan potensi ekonomi teritorial, sehingga pemerintah memiliki basis data yang kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan makro secara tepat sasaran.
Acara pencanangan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran eselon dan pimpinan struktural, mulai dari para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Tengah, Muhamad Budiman Johra, beserta seluruh jajaran petugas lapangan. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen kelembagaan yang kuat dalam mendukung validitas pendataan statistik berskala besar tersebut.

Dalam laporannya, Kepala BPS Halmahera Tengah Muhamad Budiman Johra memaparkan bahwa pemetaan berkala ini merupakan amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang wajib dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Tujuan mendasar dari pelaksanaan ini adalah untuk memotret peta karakteristik usaha mikro dan kecil (UMK) lokal, mendeteksi pergeseran pola bisnis masyarakat, serta memetakan ekosistem usaha baru yang bermunculan.
Guna menjamin kelancaran cakupan pendataan secara menyeluruh di seluruh pelosok wilayah, BPS Kabupaten Halmahera Tengah telah menyiagakan sebanyak 68 personel terlatih yang terdiri dari Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas tersebut merupakan putra-putri daerah asli Halmahera Tengah yang telah dinyatakan lulus seratus persen dalam mengikuti serangkaian pelatihan teknis intensif sebelumnya.

Para petugas sensus dijadwalkan akan mulai turun ke lapangan secara serentak mulai bulan Juli hingga Agustus 2026 dengan menerapkan metode dari rumah ke rumah serta dari bangunan ke bangunan (door to door). Dalam mengeksekusi tugasnya di lapangan, seluruh personel diwajibkan mengenakan atribut identitas resmi seperti rompi khusus, kartu pengenal, serta surat tugas guna menjamin aspek keamanan dan kenyamanan bagi para pelaku usaha.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dalam arahannya mengingatkan bahwa momentum berkala ini menjadi jembatan krusial untuk mengukur penetrasi transformasi digital terhadap geliat perekonomian lokal. Menurutnya, aktivitas transaksi ekonomi modern saat ini sudah tidak lagi terbatas pada sekat-sekat fisik konvensional semata, melainkan telah merambah luas ke sektor digital yang menyumbang kontribusi masif bagi daerah.

“Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai kompas pembangunan ekonomi untuk sepuluh tahun ke depan. Data yang akurat, berkualitas, dan mutakhir akan menjadi fondasi utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan, mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan investasi, serta menciptakan lapangan kerja,” ujar Ahlan Djumadil secara tegas di hadapan peserta apel.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berpesan agar seluruh tim pengumpul data di lapangan senantiasa menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta kejujuran mutlak selama mengompilasi informasi dari responden. Petugas diminta untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis, sabar, serta komunikatif agar pelaku usaha bersedia memberikan potret data yang sejujur-jujurnya tanpa rasa khawatir.
“Yakinkan masyarakat bahwa data yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik,” tambah Wakil Bupati memberikan instruksi khusus terkait perlindungan kerahasiaan data konsumen.
Ahlan juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga jajaran pemerintah desa untuk aktif mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya program ini kepada khalayak luas. Sebagai penutup seremonial, Wakil Bupati melakukan pemasangan rompi dan kartu identitas secara simbolis kepada perwakilan petugas lapangan sebagai penanda resmi dimulainya komitmen pembangunan Halmahera Tengah yang lebih maju dan sejahtera.
“Pencanangan hari ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita dukung pelaksanaan sensus ini agar menghasilkan data yang berkualitas demi pembangunan Halmahera Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya mengakhiri sambutan.
Sumber: BPS Kabupaten Halmahera Tengah





