
TANGERANG, The Wasesa News – Dinamika politik tingkat desa di Kabupaten Tangerang mulai menggeliat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027, salah satunya ditandai dengan munculnya bakal calon kepala desa kiki supiyandi yang menyatakan kesiapannya bertarung di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, pada Rabu (17/06/2026). Kehadiran figur muda ini membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat yang mendambakan akselerasi pembangunan serta reformasi pelayanan publik.
Dengan mengusung semangat perubahan yang visioner, Kiki berkomitmen penuh untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil kerja nyata. Langkah politik ini diambilnya setelah melihat potensi besar Desa Pangkalan yang dinilai masih memerlukan sentuhan manajerial progresif demi mendongkrak kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Guna merealisasikan visi besarnya, Kiki membawa tiga prinsip utama yang akan dijadikan sebagai pilar dasar manifesto politiknya kelak. Ketiga prinsip tersebut meliputi tekad untuk melayani dengan hati, memimpin dengan bukti, serta bekerja nyata untuk seluruh lapisan masyarakat desa tanpa memandang sekat golongan.
Menurut Kiki, esensi dari pembangunan sebuah regulasi komunal tidak boleh melulu menitikberatkan pada aspek infrastruktur fisik atau beton semata. Lebih dari itu, ia memandang restrukturisasi ekonomi makro di tingkat desa dan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal jauh lebih krusial untuk diprioritaskan.
Guna mencapai kemandirian fiskal desa, ia merancang program-program taktis yang berfokus pada pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, optimalisasi akses pendidikan yang merata serta pembenahan sarana publik yang ramah lingkungan juga menjadi fokus utama dalam agenda kerjanya ke depan.
“Menjadi kepala desa bagi saya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pembangunan yang dimulai dari tingkat desa memiliki peran strategis karena akar kekuatan ekonomi, sumber daya manusia, dan pelaku usaha mikro berada di tingkat masyarakat bawah. Jika desa maju, maka kontribusinya akan berdampak pada kemajuan daerah hingga bangsa,” ujar Kiki Supiyandi saat memberikan keterangan resmi mengenai visi kepemimpinannya.
Deklarasi kesiapan yang diumumkan oleh Kiki tersebut langsung memantik respons positif serta gelombang dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Desa Pangkalan. Banyak warga menaruh harapan besar pada figur kepemimpinan baru yang memiliki komitmen konkret dan tidak hanya muncul saat momentum politik lima tahunan semata.
Salah seorang tokoh warga setempat menegaskan bahwa masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihan politik. Warga membutuhkan sosok pamong yang mampu memberikan solusi riil atas permasalahan ekonomi dan sosial yang dihadapi sehari-hari oleh konstituen di akar rumput.
”Kami sangat mendambakan pemimpin yang mau turun langsung mendengar keluhan warga dan membuktikannya lewat kinerja, bukan sekadar janji kampanye. Kehadiran figur baru seperti ini diharapkan bisa membawa perubahan administrasi dan pembangunan yang lebih transparan di Desa Pangkalan,” ungkap salah seorang warga yang menyambut baik pencalonan tersebut.
Seiring dengan semakin dekatnya tahapan Pilkades 2027, partisipasi aktif dari seluruh warga Desa Pangkalan sangat diharapkan untuk mengawal proses pesta demokrasi ini. Keterlibatan publik secara kritis dinilai menjadi kunci utama dalam melahirkan kepemimpinan yang amanah, kapabel, dan mampu membawa desa menuju era pembangunan yang berkelanjutan.
Sumber: Wawancara Bakal Calon dan Tokoh Masyarakat Desa Pangkalan





