
GUNUNGSITOLI, The Wasesa News – Progres pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Nias menunjukkan capaian yang signifikan. Pembangunan jembatan gantung yang melintasi Sungai Sowu di Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, kini telah menyentuh angka 50,5 persen per Jumat (12/06/2026). Proyek ini merupakan bagian dari program “Bakti TNI untuk Rakyat” yang bertujuan memperkuat akses konektivitas antarwilayah.
​Jembatan gantung ini memiliki bentangan total sepanjang 100 meter yang membentang di atas sungai dengan lebar 60 meter. Infrastruktur vital ini merupakan wujud nyata bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, bagi masyarakat Gunungsitoli. Kehadirannya diproyeksikan menjadi tulang punggung ekonomi dan akses sosial warga, memangkas jarak tempuh yang selama ini menjadi kendala mobilitas harian penduduk setempat.

​Pada hari ini, fokus pengerjaan diarahkan pada penuntasan struktur pendukung vital. Personel gabungan di lapangan terlihat sibuk melaksanakan pemasangan batu penahan tanah pada sisi jalan masuk jembatan atau oprit. Selain itu, kegiatan penimbunan badan jalan menuju jembatan juga terus dipacu menggunakan material konstruksi berupa semen, pasir, dan kerikil untuk memastikan struktur tanah yang kokoh dan tahan lama.

​Pengerjaan infrastruktur ini mengedepankan kolaborasi lintas satuan. Personel yang terlibat berasal dari Yon TP 905/Tuan Syah, Yon TP 903/Baluseda, Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta Yonzipur I/DD. Mereka tidak bekerja sendirian; semangat gotong royong dengan masyarakat setempat menjadi kunci utama kecepatan pengerjaan proyek ini di lapangan.

​Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran di daerah.
​”Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera menikmati akses yang lebih aman, mudah, dan cepat. Kehadiran jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan dan kesejahteraan warga,” ujar Kolonel Inf Sandy dalam keterangan resminya.
​Penyelesaian jembatan ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi hasil bumi dan akses menuju fasilitas umum bagi masyarakat Desa Hambawa dan sekitarnya. Dengan progres 50,5 persen yang telah dicapai, TNI dan masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga ritme kerja agar proyek rampung tepat waktu, memberikan aksesibilitas yang aman, serta berdampak langsung pada akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat Gunungsitoli secara berkelanjutan.
Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer (Pendam) I/Bukit Barisan








