Dinas Tata Kota Halteng Diminta Benahi Bantaran Sungai Moriala Nurweda. - thewasesanews.com

Dinas Tata Kota Halmahera Tengah Didesak Berikan Perhatian Khusus pada Bantaran Sungai Moriala Desa Nurweda

​“Perlunya Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Tengah Khususnya Dinas Tata Kota perlunya perhatikan khusus untuk Bantaran sungai Moriala yang menjadi langganan banjir bagi warga Nurweda harian. Setelah banjir semalam dan menunggu air surut warga nurweda yang berada di bantaran sungai Moriala perlunya sentuhan dari Pemerintah untuk Setok makanan dan air bersih harian drajat menyeluruh, sebab semua peralatan dapur pakean dan kasur maupun makan semua terendam air. Kami minta agar pemerintah perlu perhatian khusus kepada kami yang berada di Bantaran sungai Moriala, karena setiap hujan deras di sekitar deretan sini menjadi langganan banjir harian tanpa ada solusi konkret.” - Pernyataan Langsung dan Tuntutan Kemanusiaan Warga Bantaran Sungai Moriala.

WEDA, The Wasesa News – Perlunya Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Tengah Khususnya Dinas Tata Kota perlunya perhatikan khusus untuk Bantaran sungai Moriala yang menjadi langganan banjir bagi warga Nurweda kini mencuat sebagai tuntutan publik yang sangat mendesak demi memutus siklus bencana tahunan, Selasa (02/06/2026). Langkah taktis pembenahan struktural di sepanjang aliran sungai tersebut dinilai menjadi kunci utama sebagai instrumen kontrol sosial dan mitigasi ekologis jangka panjang guna melindungi ruang hidup sipil yang rentan. Kondisi geografis pemukiman yang terus-menerus dikepung luapan air bah setiap kali intensitas hujan meningkat memerlukan draf kebijakan tata ruang yang komprehensif, inklusif, berkelanjutan, serta berpihak pada keselamatan masyarakat akar rumput.

​Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi di lapangan pascabencana, setelah banjir semalam dan menunggu air surut warga nurweda yang berada di bantaran sungai Moriala perlunya sentuhan dari Pemerintah untuk Setok makanan dan air bersih secara masif. Ketiadaan pasokan logistik darurat ini memicu kekhawatiran baru mengenai drajat pemenuhan hak-hak dasar dan kesehatan warga terdampak yang kini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan harian. Sinergi cepat antara dinas sosial dan badan penanggulangan bencana sangat dinantikan di titik-titik pengungsian mandiri guna menyalurkan bantuan makanan siap saji serta air steril untuk keperluan konsumsi harian keluarga korban banjir.

Dinas Tata Kota Halteng Diminta Benahi Bantaran Sungai Moriala Nurweda. - thewasesanews.com

​Kondisi ril di area pemukiman padat tersebut memperlihatkan draf kerusakan harta benda yang cukup masif, di mana warga yang berada di sekitar bantaran sungai desa nurweda perlu perhatian khusus pemerintah sebab semua peralatan dapur pakean dan kasur maupun makan semua terendam air. Kerugian material yang dialami masyarakat sipil ini membuat mereka kehilangan kemandirian domestik untuk sementara waktu harian. Saat ini yang terlihat rumah warga dan kosan sementara ini warga melakukan pembersihan di ruamh dan kamar kosan masing masing menggunakan peralatan manual seadanya di tengah sisa-sisa lumpur tebal yang dibawa oleh arus luapan sungai.

​Keluhan dan harapan mendalam terkait ketiadaan skema tanggap darurat yang responsif ini disuarakan secara interaktif oleh komunitas lokal yang merasa terisolasi secara bantuan dari otoritas wilayah. Sala satu warga popi “minta agar pemerintah perlu perhatian khusus kepada kami yang berada di Bantaran sungai Moriala, karena setiap hujan deras di sektar deretan sini menjadi langganan banjir” tuturnya dengan penuh harap. Warga mendesak agar Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah segera turun tangan melakukan normalisasi sungai serta memberikan kepastian jaminan sosial agar lingkungan hunian di Kecamatan Weda terbebas dari ancaman banjir kiriman demi mewujudkan tatanan ruang publik yang aman, nyaman, sehat, adil, makmur, dan berdaulat.

Sumber: Liputan Lapangan Tim Redaksi Pascabanjir Bandang Desa Nurweda Halmahera Tengah

Avatar photo
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!