BENAWA, The Wasesa News – Satgas Yonif 521/DY Ketahanan Pangan secara masif melaksanakan program strategis berupa pembagian ribuan bibit tanaman produktif kepada masyarakat di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini merupakan langkah konkret Satgas dalam mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah penugasan, terutama pada daerah-daerah yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap pasokan kebutuhan pokok dari luar wilayah. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian warga, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi lahan pertanian lokal yang melimpah namun belum tergarap secara maksimal di Bumi Cendrawasih.

Pihak Satgas Yonif 521/DY memandang bahwa isu kedaulatan pangan adalah fondasi utama bagi stabilitas dan kesejahteraan di Papua Pegunungan. Oleh karena itu, bibit yang dibagikan dipilih secara selektif, mencakup berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman pangan yang memiliki karakteristik mudah ditanam, tahan terhadap cuaca lokal, serta memiliki nilai manfaat gizi tinggi bagi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Satgas Yonif 521/DY Ketahanan Pangan hadir sebagai motor penggerak yang menjembatani kebutuhan bibit berkualitas bagi para petani lokal di Benawa, sekaligus membuktikan bahwa kehadiran TNI di perbatasan membawa dampak positif yang langsung menyentuh urusan dapur masyarakat di pelosok Yalimo.
Edukasi Teknik Tanam untuk Hasil Panen yang Optimal
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., dalam keterangannya menyampaikan bahwa program ini tidak berhenti pada sekadar pembagian bibit secara simbolis. Para personel Satgas yang memiliki keahlian di bidang teritorial dan pertanian juga dikerahkan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait teknik penanaman modern, metode pemupukan organik, hingga cara perawatan tanaman agar terhindar dari hama penyakit. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap bibit yang diserahkan dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal, sehingga bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi setiap keluarga penerima manfaat di Distrik Benawa.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata menegaskan bahwa inisiatif Satgas Yonif 521/DY Ketahanan Pangan ini adalah bagian dari komitmen TNI dalam membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Papua Pegunungan. Dengan adanya keterampilan bertani yang lebih baik, masyarakat diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan bahan pangan dari luar daerah yang harganya seringkali fluktuatif akibat biaya logistik yang tinggi. “Kami sangat berharap kegiatan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Ketika ketahanan pangan di tingkat keluarga sudah kuat, maka kesejahteraan warga secara kolektif di Distrik Benawa pun akan meningkat secara otomatis,” ungkap sang Komandan dengan penuh optimisme.
Sambut Antusiasme Warga dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
Respon masyarakat Distrik Benawa terhadap kehadiran para prajurit Macan Kumbang ini terpantau sangat antusias dan penuh rasa kekeluargaan. Salah satu warga setempat, Bapak Yunius, menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Satgas Yonif 521/DY. Menurutnya, bantuan bibit dan pendampingan teknis dari para prajurit sangat membantu warga yang memiliki kemauan kuat untuk berkebun namun sering terkendala oleh sulitnya mendapatkan bibit unggul di pasar lokal. Kehadiran personel TNI di ladang-ladang warga telah menciptakan suasana gotong royong yang erat, memperkuat jalinan kasih antara rakyat dan prajurit di wilayah perbatasan.

Semangat pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian ini dipandang sebagai cara yang paling humanis dan efektif dalam menjaga stabilitas wilayah. Melalui aktivitas bertani bersama, komunikasi antara prajurit dan warga dapat terjalin dengan lebih cair, yang pada akhirnya mempermudah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Satgas Yonif 521/DY Ketahanan Pangan secara tidak langsung menjalankan fungsi intelijen teritorial melalui pendekatan ekonomi dan kesejahteraan, membuktikan bahwa ketahanan wilayah akan tumbuh dengan sendirinya apabila ketahanan pangan rakyat sudah terjamin dengan baik.
Komitmen Berkelanjutan Prajurit Macan Kumbang
Satgas Yonif 521/DY terus menunjukkan konsistensinya untuk hadir sebagai solusi di tengah-tengah masyarakat. Peran aktif mereka dalam meningkatkan kesejahteraan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian integral dari misi penugasan di Papua Pegunungan. Dengan semboyan “Prajurit Macan Kumbang Berhasil”, setiap personel didorong untuk selalu inovatif dalam menciptakan program-program sosial yang berdampak langsung. Keberhasilan program pembagian bibit di Distrik Benawa ini rencananya akan terus dipantau perkembangannya oleh tim teritorial Satgas hingga masa panen tiba, guna memastikan warga benar-benar merasakan hasil dari kerja keras bersama ini.

Melalui kegiatan terpadu ini, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin nyata terwujud di tanah Papua. TNI bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, melainkan juga sebagai mitra pembangun, penyuluh pertanian, dan pelindung sejati bagi masyarakat. Diharapkan, Distrik Benawa ke depan dapat menjadi salah satu lumbung pangan mandiri di Kabupaten Yalimo, sebagai hasil dari sinergi yang harmonis antara dedikasi prajurit Satgas Yonif 521/DY dan kegigihan warga lokal dalam mengelola alam Papua yang kaya akan potensi pertanian.
Auntentikasi : Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)
