DEPOK
Sebanyak 33 Situ di sekitar kota Depok memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata, diantaranya Situ Pulo Asih yang berlokasi di RT 05/19, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran mas
Deni Kartika anggota komisi B dari Partai Amanat Nasional (PAN) akan mendorong Pemkot Depok manfaatkan Setu Pulo Asih jadi pusat ekonomi dan wisata, katanya kepada wartawan disela acara halal bihalal, Minggu (12/4/2026).
Warga sekitar ingin tempat ini diperuntukan untuk UMKM dan tandon air, sekaligus tingkatkan PAD. Untuk itu. Pemkot diminta kolaborasi dengan PLN dan investor untuk bangun fasilitas dan sarana prasarana, sebutnya.
Sementara itu, Iwan Setiawan disapa Iwan cucu pengelola Saung Situ Pulo Asih berharap potensi situ dijadikan wisata edukasi, tempat hiburan keluarga dan peningkatan terhadap ekonomi lokal.
Dengan kerjasama PLN dan Pokdarwis, kita akan bangun fasilitas, UMKM, dan wisata edukasi, dengan target, situ ini menjadi destinasi favorit yang dapat meningkatkan PAD kota Depok, terang Iwan cucu.
Ia menilai, kota Depok masih minim sarana wisata hiburan keluarga, sehingga kita punya rencana, dari potensi situ yang ada di kota Depok mm asih banyak yang belum digarap untuk dijadikan wisata hiburan keluarga, diantaranya Situ Pulo Asih. Situ itu bisa dijadikan nilai tambah, mungkin dari sisi ekonomi maupun UMKM dan seni budaya, tandasnya
Sejujurnya, sarana dan pra sarana yang kita buatkan ini tujuannya adalah untuk hiburan keluarga,” kalau saya melihat pengunjung per hari mampu mencapai seribu, bahkan bisa lebih, tandasnya.
Disamping itu, fasilitasi untuk res area harus tersedia untuk tempat istirahat, minum dan ngopi serta lainnya. Kerjasama dengan pihak PLN sangat perlu, dimana kami akan menggunakan lahan tersebut, untuk wisata. ekonomi edukasi terang Iwan,
Wisata edukasi dimulai dari anak TK, SD, unsur pertanian, perikanan, perkebunan untuk manasik haji, out bond di barengi dengan wisata lainnya. Kita juga akan bekerjasama dengan Pokdarwis seperti wisata air dan potensi seperti wisata yang ada dicsitu ini.
Sudah banyak pejabat yang datang ke tempat ini, bahkan Walikota Depok pernah ketempat ini, dia sangat mendukung wisata situ pulo asih.
Begitu juga anggota dewan, juga sering berkunjung ke e situ pulo asih, disatu sisi, mereka harus mendengarkan aspirasi apa yang menjadi keinginan masyarakat terhadap kemajuan wilayahnya.
Seperti yang hadir saat ini, ada ketua RT dan RW, tadinya lokasi RW ini sebutannya daerah kumuh nomor kelima se Indonesia, tapi sekarang sudah jadi RW yang terbaik.
Mengenai sampah di lingkungan situ, kita juga harus perhatikan bersama.
Pemerintah setempat tentu lebih peduli terhadap kemajuan lingkungan, terutama lingkungan di setiap Rw. Selain UMKM, juga butuh lapangan pekerjaan, tentu secara otomatis kalau ada kegiatan UMKM maka ada tenaga kerja
Misalnya UMKM-nya rata – rata ada 30 x 2 sudah 60 pedagang belum lagi nanti UMKM yang lainnya yang bersifat bagian wisata.
Jujur saja, potensi wisata banyak menghasilkan nilai, seperti retribusi masuk lokasi,dari parkir kendaran, itukan pemasukan.
Dari tiket masuk ke lokasi wisata saja, bisa membiayai kebersihan, belum lagi pemasukan dari makan minum dari UMKM, kita juga akan siapkan oleh – oleh Depok.
“Saya berharap apa yang kita lakukan saat ini bagian dari pada upaya dan ini akan menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk masa depan, semua sekolah akan terlibat untuk rasa memiliki wilayahnya.
Begitu juga dari segi keamanan lingkungan situ pulo asih, tidak lagi menjadi tempat tawuran, tempat miras dan mesum atau kegiatan-kegiatan yang tidak baik.
“Alhamdulillah berkat keterlibatan pak RW, keberadaan saung situ pulo asih sudah tidak ada lagi kegiatan itu. Dengan dibangunnya saung seperti ini, lingkungan bisa terjaga keamanannya”.
Acara halal bihalal yang di prakarsai oleh Barisan Rakyat Nusantara di hadiri oleh Deni Kartika anggota DPRD kota Depok, ketua RW 19, Arif Rahman, ketua RT 05, para aktivis kota Depok dan puluhan anggota Baranusa berjalan secara khidmat. (Yun)
