
GUNUNGSITOLI, The Wasesa News – Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah terluar dan terpencil kembali dibuktikan melalui gelaran program berskala besar di wilayah Sumatera Utara. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, menghadiri langsung Upacara Pembukaan Bakti TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 yang dipusatkan di wilayah teritorial Kodim 0213/Nias pada Rabu (06/05/2026). Bertempat di Lapangan Pelita, Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, seremoni pembukaan ini menjadi tonggak dimulainya rangkaian aksi nyata TNI dalam menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur fisik maupun layanan kesehatan spesialis yang sangat dibutuhkan oleh warga di Kepulauan Nias. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi militer di wilayah Sumatera Utara ini menegaskan bahwa pembangunan wilayah kepulauan kini menjadi prioritas utama dalam strategi pertahanan dan kesejahteraan teritorial.

[ez-toc]

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan. Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Gubernur, didampingi Pangdam I/BB dan unsur pimpinan daerah, sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian Bakti TNI AD Tahun 2026 di empat kabupaten dan satu kota di Kepulauan Nias. Dalam amanatnya yang penuh semangat, Gubernur Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa pelaksanaan Karya Bakti ini merupakan manifestasi nyata dari kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Melalui sinergi yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif warga, diharapkan program ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup penduduk di wilayah terpencil. Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodam I/Bukit Barisan yang telah memilih Kepulauan Nias sebagai fokus utama agenda pembangunan nasional tahun ini.
Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, dalam keterangannya menyampaikan pesan penting terkait dukungan pimpinan nasional terhadap program ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan Karya Bakti TNI AD ini mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurut Pangdam, program serupa juga dilaksanakan di beberapa titik strategis lainnya di Indonesia, seperti di Sumatera Barat. Namun, khusus untuk wilayah Sumatera Utara, pemerintah dan TNI telah sepakat untuk memusatkan energi pembangunan di dua titik krusial, yakni Kepulauan Nias dan wilayah Toba. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada analisis kebutuhan pengembangan daerah pariwisata strategis serta penguatan jaring pengaman sosial bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.

Agenda Bakti TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 di Kepulauan Nias tahun ini dirancang dengan sangat komprehensif, mencakup dua sasaran utama yaitu sasaran fisik dan non-fisik. Pada sasaran fisik, TNI akan mengerahkan personel dan keahlian teknisnya untuk membangun infrastruktur vital yang selama ini menjadi kendala aksesibilitas warga, seperti pembangunan jembatan penghubung desa, renovasi puluhan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, serta pembenahan fasilitas umum lainnya. Selain konstruksi, aspek kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian serius melalui program penghijauan dengan penanaman 5.000 bibit pohon di lahan-lahan kritis. Hal ini menunjukkan bahwa TNI AD tidak hanya fokus pada pembangunan beton dan aspal, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup di Kepulauan Nias.
Sementara itu, pada sasaran non-fisik, Bakti TNI AD menghadirkan layanan medis spesialis yang bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Fokus utama layanan kesehatan ini adalah operasi bibir sumbing, operasi katarak, serta pembagian kaki palsu bagi warga penyandang disabilitas. Selain itu, dilaksanakan pula pengobatan massal yang mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan pemberian obat-obatan secara gratis. Rangkaian kegiatan non-fisik ini dirancang untuk menjawab kerinduan masyarakat kepulauan akan akses layanan kesehatan berkualitas yang selama ini mungkin terkendala jarak dan biaya. Kehadiran tim medis TNI di tengah-tengah desa diharapkan dapat meningkatkan angka kesehatan masyarakat secara signifikan, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara rakyat dan prajurit.

Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam I/BB, para Asisten Kasdam, para Kabalakdam I/BB, serta seluruh Kepala Daerah se-Kepulauan Nias. Tampak hadir pula unsur Forkopimda se-Kepulauan Nias, para pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN/BUMD, serta para Kepala Perangkat Daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan adanya kekompakan dan kesatuan visi dalam membangun Nias yang lebih maju. Pangdam I/BB berharap agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Secara filosofis, Bakti TNI AD Tahun 2026 ini bukan sekadar pengerjaan proyek fisik, melainkan sebuah gerakan moral untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat. Partisipasi warga dalam setiap tahap pembangunan menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan kemanunggalan yang kuat, TNI AD ingin membuktikan bahwa tantangan geografis seperti yang ada di Kepulauan Nias bukanlah penghalang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Semangat yang diusung dalam upacara di Lapangan Pelita Gunungsitoli ini diharapkan dapat terus berkobar hingga seluruh target fisik dan non-fisik tercapai sepenuhnya, demi Nias yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaulat dalam bingkai NKRI.

Momentum Bakti TNI AD ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi Kepulauan Nias bahwa wilayah ini memiliki potensi besar yang siap dikembangkan dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan selesainya pembangunan jembatan dan fasilitas umum nantinya, diharapkan roda ekonomi lokal akan berputar lebih cepat, konektivitas antardesa semakin lancar, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas, memastikan bahwa setiap keringat prajurit yang tertumpah di Bumi Nias menjadi benih kemakmuran bagi rakyat. Melalui langkah nyata ini, TNI AD kembali menegaskan jati dirinya sebagai tentara rakyat yang selalu hadir memberikan solusi bagi kesulitan masyarakat di mana pun mereka berada.
Sumber : Pendam 1/BB








