
WEDA, The Wasesa News – Bupati Halmahera Tengah Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan dalam sebuah agenda kerja strategis yang berlangsung di kediaman resmi Bupati, Bukit Loiteglas, Weda, pada Jumat, 10 April 2026. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi kedua daerah untuk saling bertukar informasi mengenai inovasi pengelolaan pajak daerah serta strategi jitu dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah dinamika ekonomi yang kian berkembang. Bupati Ikram Malan Sangadji menyambut hangat delegasi tersebut sebagai bentuk komitmen kolaborasi antarwilayah guna memperkuat ketahanan ekonomi lokal, sekaligus memaparkan berbagai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mengelola potensi daerah yang kini menunjukkan tren pertumbuhan positif yang sangat signifikan.
[ez-toc]

Dalam audiensi tersebut, delegasi DPRD Halbar yang dipimpin oleh Riswan Hi. Kadam, S.Sos, Mujain Bessy, S.IP, serta Sekretaris DPRD M. Syarif A. Ali, S.IP., M.Si, dan Kadis Perikanan Agustinus H. Maholle, menggali lebih dalam mengenai rahasia di balik melonjaknya kesadaran wajib pajak di Halmahera Tengah. Menanggapi hal itu, Bupati Ikram menjelaskan bahwa transparansi dan optimalisasi sektor-sektor potensial menjadi kunci utama mengapa PAD daerahnya bisa melampaui target. Kesuksesan ini tidak lepas dari sinergi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha yang merasa bahwa pajak yang mereka bayarkan benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan publik yang nyata dan menyentuh kebutuhan dasar rakyat secara langsung.
Kreativitas kebijakan Bupati Ikram juga tampak pada paparan program unggulan yang didanai dari hasil PAD tersebut. Beliau menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah dialokasikan secara khusus untuk program-program pro-rakyat yang menyentuh kelompok rentan, seperti pemberian insentif bagi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, janda, anak yatim piatu, hingga penyandang disabilitas. Selain itu, pemerintah daerah juga menjamin masa depan generasi muda melalui program beasiswa gratis bagi putra-putri Halmahera Tengah serta pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Hal inilah yang membuat masyarakat merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung peningkatan PAD karena manfaatnya dirasakan secara instan di tingkat rumah tangga.
Beranjak ke sektor ekonomi produktif, Bupati Halmahera Tengah Terima Kunjungan DPRD Halbar ini juga membuka tabir peluang besar di sektor pertanian. Bupati Ikram menekankan bahwa karakteristik geografis Halmahera Tengah yang serupa dengan Halmahera Barat harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menjadi pemasok utama kebutuhan logistik bagi perusahaan raksasa seperti PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Potensi pasar yang begitu luas di kawasan industri tersebut harus mampu diserap oleh petani lokal agar perputaran uang tidak lari ke luar daerah, melainkan berputar di tangan masyarakat Maluku Utara sendiri melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi dan profesional.

Untuk menjembatani peluang tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah telah mengaktifkan Perusahaan Daerah (Perusda) Fagogoru Maju Bersama yang sudah menjalin kerja sama langsung dengan PT IWIP. Dalam pertemuan formal namun akrab ini, Bupati Ikram secara terbuka menawarkan peluang kerja sama kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui skema kolaborasi antar-Perusda. Dengan sinergi ini, produk-produk pertanian unggulan dari Halmahera Barat dapat diserap melalui jaringan Perusda Halmahera Tengah untuk memenuhi kebutuhan ribuan karyawan di kawasan industri Weda Bay, sehingga menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Langkah berani Bupati Ikram dalam menawarkan kolaborasi ini menunjukkan visi kepemimpinan yang tidak hanya memikirkan kemajuan daerahnya sendiri, tetapi juga kesejahteraan regional Maluku Utara secara kolektif. Beliau berkeyakinan bahwa dengan bersatunya kekuatan antar-kabupaten, posisi tawar daerah terhadap investor besar akan semakin kuat. Sektor pertanian yang dikelola dengan manajemen modern melalui Perusda akan memastikan standar kualitas dan kuantitas produksi tetap terjaga, sehingga mampu memenuhi permintaan industri yang sangat ketat. Hal ini menjadi angin segar bagi para petani di Halmahera Barat yang kini memiliki pintu masuk baru untuk memasarkan hasil bumi mereka melalui koordinasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
Kunjungan kerja ini pun diakhiri dengan kesepakatan informal untuk segera menindaklanjuti poin-poin diskusi tersebut ke tingkat teknis melalui koordinasi antar-dinas terkait. Delegasi DPRD Halbar menyatakan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan Bupati Ikram dalam berbagi “resep” peningkatan PAD dan peluang investasi. Mereka menilai bahwa inovasi yang diterapkan di Halmahera Tengah dapat menjadi referensi berharga untuk diterapkan di Halmahera Barat, terutama dalam hal digitalisasi perpajakan dan penguatan peran perusahaan daerah sebagai mesin penggerak ekonomi.
Secara keseluruhan, pertemuan di Bukit Loiteglas ini menegaskan bahwa masa depan kemajuan Maluku Utara terletak pada keberanian para pemimpinnya untuk saling membuka diri dan berkolaborasi. Bupati Halmahera Tengah Terima Kunjungan DPRD Halbar bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah peletakan batu pertama bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas di daratan Halmahera. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan, di mana pertumbuhan industri di satu wilayah dapat memberikan dampak positif (trickle-down effect) bagi wilayah sekitarnya melalui sektor pertanian dan perikanan yang dikelola secara profesional dan berintegritas demi kemakmuran rakyat seutuhnya.








