
JAKARTA, The Wasesa News – Komitmen berkelanjutan dalam melakukan reformasi birokrasi dan transformasi tata kelola administrasi berbasis digital di lingkungan pemerintahan pusat kembali membuahkan apresiasi tertinggi di tingkat domestik. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuktikan kapasitasnya dengan kembali meraih prestasi gemilang berskala nasional di bidang penataan kearsipan instansi negara. Dalam agenda akbar Rapat Koordinasi Kearsipan Nasional dan Anugerah Kearsipan Nasional tahun 2026 yang diselenggarakan secara resmi oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kemnaker sukses menyabet penghargaan bergengsi Pengawasan Kearsipan Tahun 2026 Klaster II dengan predikat Kategori Sangat Memuaskan (AA) setelah mengantongi akumulasi nilai indeks yang sangat tinggi, yaitu sebesar 97,18.
Torehan impresif yang dicatatkan pada pertengahan tahun 2026 ini memaparkan adanya tren kenaikan performa kinerja yang sangat positif dan signifikan jika dikomparasikan dengan pencapaian pada periode tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, instansi yang membidangi urusan ketenagakerjaan ini bertengger dengan perolehan nilai indeks sebesar 95,51. Dengan demikian, di bawah nakhoda manajemen yang akuntabel, terdapat peningkatan performa yang riil sebesar 1,67 poin, yang secara langsung mencerminkan adanya wujud konsistensi perbaikan yang kokoh pada tata kelola kearsipan makro di seluruh lingkungan unit kerja internal Kemnaker.
Sertifikat dan trofi penghargaan nasional yang prestisius tersebut diserahterimakan dan diterima secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, pada hari Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Gedung Kantor Pusat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta. Pengakuan dari lembaga kearsipan tertinggi negara ini sekaligus memosisikan Kemnaker sebagai salah satu kementerian role model yang dinilai paling tertib dalam mengamankan, mengelola, serta mendokumentasikan memori kolektif bangsa yang berkaitan dengan dinamika ketenagakerjaan di tanah air.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dalam pernyataan resminya pasca-menerima penghargaan menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan menegaskan bahwa capaian membanggakan ini merupakan buah manis dari hasil kerja kolektif yang sinergis dari seluruh jajaran unit kerja dalam memperkuat pondasi sistem kearsipan nasional agar semakin tertib, modern, aman, dan terintegrasi secara daring. Kris menambahkan bahwa pembenahan struktural pada aspek kearsipan bukan lagi sekadar rutinitas administratif biasa, melainkan bagian integral yang sangat vital dari program besar reformasi birokrasi nasional yang dicanangkan pemerintah.
“Capaian luar biasa ini dengan jelas menunjukkan adanya konsistensi nyata dari perbaikan tata kelola kearsipan yang kami lakukan di internal Kemnaker. Ini adalah hasil keringat dan kerja bersama seluruh unit vertikal maupun horizontal dalam membangun sistem kearsipan yang tertib, akuntabel, serta responsif dalam mendukung penuh transformasi digital birokrasi demi menyongsong masa depan pelayanan yang lebih ringkas,” ujar Cris Kuntadi dengan penuh optimisme.
Lebih mendalam, dirinya memaparkan bahwa keandalan dalam sistem kearsipan yang kokoh menjadi instrumen utama dalam mendukung percepatan pelayanan publik berbasis digital yang transparan serta peningkatan mutu akuntabilitas jalannya roda pemerintahan. Selain membawa pulang penghargaan pengawasan utama dengan predikat AA, pada momentum yang sama Kemnaker juga secara resmi ditetapkan oleh ANRI sebagai Simpul Jaringan Terbaik Nasional (SJTN) 2026. Penghargaan khusus ini diberikan sebagai bentuk pengakuan otentik atas keaktifan, dedikasi, serta konsistensi tinggi Kemnaker dalam mengelola dan mengunggah dokumen arsip terbuka secara terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN). Dengan integrasi ini, pemanfaatan data kearsipan ketenagakerjaan dapat diakses secara valid untuk mendukung basis data kebijakan pembangunan nasional.
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI





