
TERNATE, The Wasesa New – Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji musim haji 1447 H/2026 M dalam sebuah prosesi khidmat yang dipusatkan di Gedung Asrama Haji Ngade, Kecamatan Ternate Selatan. Mewakili Pemerintah Provinsi, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., hadir langsung memimpin upacara pelepasan didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara pada Selasa (28/04/2026). Kehadiran orang nomor dua di Maluku Utara ini memberikan semangat moral bagi para tamu Allah yang akan segera bertolak menuju embarkasi Makassar sebelum melanjutkan perjalanan spiritual ke tanah suci Madinah, Arab Saudi.
[ez-toc]
Dalam sambutannya, Wagub Sarbin Sehe menyampaikan laporan mengenai distribusi jumlah calon jamaah haji tahun ini yang menunjukkan dinamika berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kuota jamaah haji Maluku Utara tahun ini mengalami sedikit penurunan, namun antusiasme masyarakat tetap sangat tinggi. Kota Ternate tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kuota jamaah terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara. Di sisi lain, Kabupaten Pulau Taliabu menjadi wilayah dengan jumlah calon jamaah haji paling sedikit untuk keberangkatan musim tahun 2026 ini.
Sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat, Sarbin Sehe menitipkan pesan-pesan spiritual yang sangat mendalam kepada seluruh rombongan. Beliau berharap agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, mengingat rute perjalanan dan aktivitas ibadah di tanah suci menuntut kesiapan fisik yang prima. “Saya mendoakan kepada bapak dan ibu calon jamaah haji, semoga saja sampai di tujuan, yakni di Madinah, dengan selamat. Saya juga berpesan kepada seluruh jamaah agar senantiasa saling membantu dalam kegiatan melakukan rukun saat di Mekkah nanti,” tegas Wagub dengan nada penuh haru dan doa.
Sementara itu, laporan teknis penyelenggaraan haji disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Haji dan Umroh, Muhammad Zaber Wahid, S.Ag., M.H. Dalam laporannya, Muhammad Zaber mengonfirmasi bahwa kuota resmi jemaah haji Provinsi Maluku Utara untuk tahun 2026 ditetapkan sebanyak 785 orang. Angka ini memang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kuota tahun 2025 yang mencapai 1.076 jemaah. Meski demikian, panitia menjamin bahwa standar pelayanan kepada jamaah tetap menjadi prioritas utama guna memastikan kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Secara lebih terperinci, total kuota 785 orang tersebut terdiri dari 781 jemaah haji reguler dan empat orang personel yang bertugas sebagai Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD). Pengurangan jumlah kuota secara keseluruhan ini mengikuti regulasi terbaru dari pemerintah pusat, namun hal tersebut tidak mengurangi kesiapan panitia daerah dalam mengawal seluruh rangkaian pemberangkatan dari Ternate hingga tiba di Arab Saudi. Penegasan mengenai saling membantu antar sesama jamaah menjadi poin krusial yang diharapkan dapat meminimalisir kendala selama rombongan berada jauh dari tanah air.
Acara pelepasan ini diakhiri dengan doa bersama dan prosesi jabat tangan antara Wagub Sarbin Sehe dengan para ketua rombongan. Keberangkatan ini merupakan kloter pertama yang akan menjadi pembuka bagi perjalanan haji warga Maluku Utara tahun ini. Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat fokus menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke bumi Moloku Kie Raha dengan predikat haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah asal masing-masing.








