
MANOKWARI, The Wasesa News – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tertinggal terus digenjot secara masif. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026 yang digulirkan di wilayah jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Guna memastikan seluruh sasaran berjalan sesuai target, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar Angkatan Darat turun langsung meninjau progres pembangunan di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan pengawasan berkala ini dipimpin langsung oleh Katim Wasev, Kolonel Inf Sambas, S.A.P., yang sehari-hari menjabat sebagai Irut-5/Wilhanrat Itter Itum Itjenad. Dalam kunjungan kerja di tanah Papua tersebut, beliau turut didampingi oleh Kapten Kav Bill Klinton Benediktus Manurung, S.T.Han., selaku Kaurmin Itter Itjenad. Kedatangan rombongan perwira menengah dari Jakarta ini disambut hangat oleh Kasdim 1801/Manokwari, Letkol Inf Samsir, S.Ag., yang bertindak mewakili Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, bersama jajaran unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari.

Di sela-sela peninjauan fisik di lapangan, Katim Wasev Kolonel Inf Sambas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas TMMD dan elemen masyarakat setempat yang telah bahu-membahu menyukseskan program ini. Menurutnya, esensi dari TMMD bukan sekadar membangun fasilitas fisik, melainkan merawat dan memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat di pelosok daerah. Hasil evaluasi berkas dan fisik menunjukkan bahwa seluruh program kerja telah berjalan dengan sangat transparan, akuntabel, serta menunjukkan tren deviasi positif yang memuaskan.
Berdasarkan data kumulatif di lapangan, progres pekerjaan fisik maupun nonfisik TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh ini secara keseluruhan telah menyentuh angka 95 persen. Salah satu capaian monumental yang berhasil dirampungkan adalah pembangunan jalan akses transportasi sepanjang 600 meter yang saat ini sudah selesai total 100 persen dan mulai dirasakan manfaatnya oleh warga. Pihak Tim Wasev optimis, dengan sisa waktu yang ada dan tingginya semangat gotong royong warga, seluruh sasaran fisik tersisa yang kini memasuki tahap akhir penyelesaian akan tuntas sebelum upacara penutupan resmi pada 21 Mei 2026 mendatang.

“TMMD ini adalah bukti nyata hadirnya negara dan TNI di tengah-tengah kesulitan rakyat. Kita tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga sedang mempererat ikatan emosional dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat demi kemajuan serta pemerataan wilayah di Papua Barat. Saya mengingatkan kepada jajaran Satgas agar selain sukses secara fisik di lapangan, tata kelola administrasi juga wajib dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai aturan yang berlaku agar tercapai kesuksesan kegiatan yang paripurna,” tegas Kolonel Inf Sambas saat memberikan arahan strategis di lokasi peninjauan.
Sumber: Pendim 1801/Manokwari & Itjenad








