
MANOKWARI UTARA, The Wasesa News – Program kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok Papua Barat kembali mengukir capaian yang sangat signifikan. Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 bentukan Kodim 1801/Manokwari sukses menggenjot progres pengerjaan sasaran fisik utama berupa pengecoran jalan di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, di mana realisasi volume pekerjaan di lapangan dilaporkan telah berhasil menembus angka 85 persen dari total target yang direncanakan, Sabtu (16/05/2026).
Pencapaian gemilang yang diraih pada pertengahan bulan Mei ini menjadi bukti nyata dari tingginya komitmen dan militansi para prajurit di lapangan. Personel Satgas TMMD bersama dengan puluhan warga setempat terpantau terus berjibaku mengaduk material dan menggelar semen tanpa kenal lelah demi mempercepat penyelesaian infrastruktur jalan tersebut. Jalan sepanjang 600 meter ini merupakan akses konektivitas tunggal yang sangat vital bagi mobilitas harian dan masa depan peradaban ekonomi warga kampung.

Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E., menyatakan bahwa lonjakan progres pengerjaan fisik yang sangat cepat ini merupakan buah manis dari sinergi yang kokoh serta hidupnya kembali roh gotong royong yang sejati antara anggota militer dan elemen masyarakat sipil. Pola kerja sama yang harmonis di lapangan membuat segala kendala teknis dapat diurai dengan cepat tanpa mengurangi kualitas mutu beton yang dihamparkan.
“Hingga hari ini, progres nyata di lapangan untuk pengecoran jalan di Kampung Tanah Rubuh sudah menyentuh angka 85 persen dari total panjang target 600 meter. Kami dari jajaran Satgas terus mengoptimalkan sisa waktu dan volume pekerjaan yang ada dengan manajemen waktu yang ketat. Langkah taktis ini kami ambil agar seluruh target sasaran fisik dapat dirampungkan secara sempurna dan tepat waktu sebelum penutupan program,” ujar Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait dalam evaluasi resminya.

Perwira menengah TNI Angkatan Darat ini juga menggarisbawahi bahwa pembangunan akses jalan yang layak ini memiliki dimensi dampak sosial yang sangat luas dan berjangka panjang. Dengan berubahnya kondisi jalan dari tanah merah menjadi cor beton yang kokoh, hambatan transportasi yang selama ini mengisolasi warga dipastikan akan hilang. Pembangunan ini diproyeksikan mampu mendongkrak denyut nadi perekonomian masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil bumi ke pusat pasar kota.
Tantangan geografis berupa cuaca yang tidak menentu di wilayah Manokwari Utara serta medan landai yang sulit dijangkau kendaraan angkut material tidak menjadi batu sandungan yang berarti bagi para prajurit Kodim 1801/Manokwari. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh personel Satgas justru menjadi pemantik motivasi yang luar biasa bagi penduduk asli Papua di Kampung Tanah Rubuh untuk ikut turun tangan menyumbangkan tenaga mereka setiap harinya.

Antusiasme tinggi dan kebersamaan yang diperlihatkan oleh warga lokal ini menjadi salah satu faktor determinan yang mempercepat durasi pengerjaan dari estimasi jadwal semula. Keterlibatan aktif mama-mama Papua dan para pemuda desa dalam menyiapkan logistik serta membantu melangsir material membuktikan bahwa kehadiran program TMMD Ke-128 ini sangat dinantikan dan dirasakan langsung urgensinya oleh masyarakat di wilayah teritorial Kodim 1801/Manokwari.
Melalui keberhasilan yang sudah di depan mata ini, Kodim 1801/Manokwari kembali menegaskan jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang selalu hadir memberikan solusi konkret di tengah kesulitan jelata. Pembangunan infrastruktur jalan cor ini diharapkan menjadi awal dari kemandirian Kampung Tanah Rubuh yang lebih maju. Sinergitas yang telah mengkristal selama pelaksanaan TMMD ini diharapkan tetap terjaga erat sebagai modal utama dalam merawat bingkai NKRI di tanah Papua.
Sumber: Pendim 1801/Manokwari








