
PAKUHAJI, THE WASESA NEWS – Dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah penyangga ibu kota memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen kekuatan sosial. Menyadari hal tersebut, Polsek Pakuhaji di bawah jajaran Polres Metro Tangerang Kota secara proaktif memperkuat barisan pengamanan melalui sinergi tanpa sekat dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di wilayah Kecamatan Pakuhaji. Komitmen kolektif ini secara resmi ditegaskan dalam sebuah pertemuan strategis yang digelar di halaman Mapolsek Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (02/05/2026). Langkah ini dipandang sebagai tonggak baru dalam membangun sistem keamanan partisipatif, di mana aparat penegak hukum dan elemen ormas sepakat untuk menyatukan visi demi menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan warga masyarakat.
[ez-toc]
Dalam sambutannya yang penuh semangat kebersamaan, Kapolsek Pakuhaji, AKP Prapto Lasono, menggarisbawahi bahwa stabilitas wilayah tidak mungkin dapat diwujudkan secara maksimal jika hanya mengandalkan kekuatan internal kepolisian. Diperlukan kemitraan yang sejajar dan harmonis antara aparat penegak hukum (APH) dengan elemen masyarakat sipil, khususnya ormas, yang memiliki basis massa hingga ke tingkat akar rumput. Bagi AKP Prapto Lasono, kolaborasi ini bukan sekadar upaya taktis pengamanan, melainkan sebuah instrumen untuk mempererat hubungan emosional dan sosial antarwarga yang selama ini mungkin tersekat oleh perbedaan identitas organisasi. Sinergitas ini diharapkan menjadi detektor dini terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul di tengah masyarakat.
“Sinergitas yang kita bangun hari ini merupakan langkah strategis yang sangat krusial dalam meningkatkan kualitas Kamtibmas di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi di antara kita, tetapi juga secara langsung menghadirkan rasa aman dan nyaman yang nyata bagi seluruh warga di wilayah hukum Polsek Pakuhaji. Ketika polisi dan ormas bersatu, maka ruang bagi para pelaku kejahatan maupun oknum pengganggu ketertiban akan semakin sempit,” ujar AKP Prapto Lasono dengan tegas di hadapan para pimpinan ormas. Beliau menambahkan bahwa kepolisian sangat mengapresiasi kedewasaan berorganisasi yang ditunjukkan oleh para tokoh ormas di Pakuhaji yang lebih mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari berbagai organisasi besar yang berpengaruh di Kecamatan Pakuhaji. Tercatat hadir para pengurus dari Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB), Pemuda Pancasila (PP), GRIB Jaya, Forum Betawi Rempug (FBR), serta Pemuda Panca Marga (PPM). Pertemuan lintas bendera ini menandai terbentuknya sebuah Aliansi Ormas Pakuhaji yang solid, sebuah wadah koordinasi yang bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dalam mendukung kebijakan keamanan serta mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Kabupaten Tangerang bagian utara tersebut.
Senada dengan Kapolsek, Ketua Aliansi Ormas Pakuhaji, Rohman, menyatakan bahwa seluruh organisasi yang tergabung dalam aliansi tersebut telah mencapai kesepakatan bulat untuk mendukung penuh setiap langkah Polsek Pakuhaji dalam menjaga kondusivitas wilayah. Rohman menegaskan bahwa ormas bukan lagi masanya dipandang sebagai pemicu kegaduhan, melainkan harus bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia juga secara lantang menyuarakan penolakan keras terhadap segala bentuk tindakan anarkis, provokasi, maupun gangguan keamanan yang dapat merusak citra wilayah dan merugikan kepentingan masyarakat luas.
“Kami dari Aliansi Ormas Pakuhaji berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan jajaran Polsek Pakuhaji dalam menjaga Kamtibmas. Kami sepakat untuk menolak segala bentuk tindakan yang bersifat anarkis maupun perbuatan yang dapat merusak tatanan ketertiban di wilayah ini. Jika ada persoalan di lapangan, kami akan mengedepankan jalur koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian, bukan melalui tindakan main hakim sendiri. Kami ingin Pakuhaji menjadi wilayah yang maju dan aman untuk semua orang,” tegas Rohman yang disambut dengan pernyataan sikap serupa dari para pimpinan ormas lainnya.
Sinergitas yang terjalin erat ini diproyeksikan tidak akan berhenti pada tataran seremoni atau pertemuan formal semata. Polsek Pakuhaji dan Aliansi Ormas berencana untuk menindaklanjuti kesepakatan ini melalui berbagai aksi nyata di lapangan, seperti patroli dialogis bersama, kegiatan bakti sosial terpadu, hingga forum diskusi rutin untuk memetakan potensi kerawanan di tiap desa. Dengan adanya keterlibatan aktif dari seluruh elemen ini, stabilitas keamanan di Kecamatan Pakuhaji diharapkan tidak hanya bersifat temporer, melainkan menjadi sebuah kondisi yang konsisten dan berkesinambungan. Kolaborasi ini menjadi pesan kuat bagi publik bahwa di Pakuhaji, persatuan antara aparat dan organisasi masyarakat adalah benteng terdepan dalam menjaga kedaulatan rasa aman bagi rakyat.
Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan deklarasi damai yang mencerminkan wajah baru organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Tangerang yang lebih santun, cerdas, dan religius. Semangat yang lahir dari halaman Mapolsek Pakuhaji ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain dalam membangun harmoni sosial. Ketika ego sektoral ditanggalkan demi kepentingan Kamtibmas, maka kemajuan wilayah bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Pakuhaji tanpa terkecuali.








