Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil menyerahkan SK 100 persen kepada ASN tenaga kesehatan dan teknis di Aula Kantor Bupati. - thewasesanews.com

Wabup Ahlan Djumadil Serahkan SK 100 Persen kepada 100 ASN Halteng

​"ASN adalah Alat Negara. Integritas dan disiplin saudara adalah cermin dari kewibawaan pemerintah di mata rakyat." — Ahlan Djumadil, Wakil Bupati Halmahera Tengah.

WEDA, The Wasesa News – Momentum bersejarah bagi dunia birokrasi di Kabupaten Halmahera Tengah kembali tercipta seiring dengan dikukuhkannya status kepegawaian sejumlah putra-putri terbaik daerah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara penuh. Dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) 100 persen kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat masa percobaan. Penyerahan dokumen sakral tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Halteng, Arman Alting. Acara yang menjadi titik awal pengabdian tanpa batas ini dipusatkan di Ruang Aula Kantor Bupati Halmahera Tengah, Salahuddin Bin Talabudin, pada Senin, 20 April 2026.

[ez-toc]

​Kegiatan ini menandai berakhirnya masa transisi para pegawai dari status CPNS menjadi PNS/ASN yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap negara. Hadirnya Wakil Bupati Ahlan Djumadil dalam acara tersebut menegaskan betapa krusialnya peran sumber daya manusia yang berkualitas dalam roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah. Bagi jajaran pemerintah daerah, penyerahan SK 100 persen ini bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berwibawa di Bumi Fagogoru.

​Dalam sambutan arahannya yang penuh dengan nilai-nilai patriotisme, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menekankan bahwa status ASN yang kini disandang oleh para pegawai merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah berat yang harus dijaga dengan baik. Ia menggarisbawahi bahwa menjadi seorang ASN bukan hanya tentang mendapatkan kepastian penghasilan atau status sosial di tengah masyarakat, melainkan tentang pengabdian total kepada Negara, Nusa, dan Bangsa. Ahlan menegaskan bahwa kedisiplinan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan publik.

​”Seorang ASN bukan hanya sekadar petugas administratif yang bekerja di belakang meja. Saudara-saudara sekalian adalah bagian dari Alat Negara yang memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi-fungsi pelayanan dan pembangunan. Oleh karena itu, integritas harus dijaga di atas segalanya. Integritas dan popularitas seseorang sebagai ASN akan dinilai dari bagaimana saudara menjaga perilaku, etika, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ahlan Djumadil di hadapan para peserta yang tampak penuh antusias.

​Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menaruh harapan besar agar para ASN yang baru saja mengambil sumpah dan janji ini dapat menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing. Di tengah dinamika pembangunan Halmahera Tengah yang kian pesat, dibutuhkan energi baru dari para generasi muda yang kreatif namun tetap patuh pada aturan birokrasi. Ahlan berharap keberhasilan 100 pegawai ini dalam meraih status ASN 100 persen dapat menjadi motivasi serta inspirasi semangat bagi generasi muda lainnya di Halmahera Tengah untuk selalu belajar dan bercita-cita menjadi abdi negara yang berprestasi.

​”Jadilah inspirasi bagi adik-adik kalian di desa dan di sekolah. Tunjukkan bahwa menjadi abdi negara adalah jalan pengabdian yang mulia. Teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, dan jangan pernah berhenti berinovasi untuk kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Ahlan Djumadil dengan nada bicara yang menyemangati.

​Di sisi lain, Kepala BKPSDM Kabupaten Halmahera Tengah, Arman Alting, dalam laporan teknisnya menyampaikan rincian mengenai jumlah penerima SK pada kloter kali ini. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total 100 orang yang berhak menerima SK 100 persen. Jumlah tersebut terdiri dari 32 orang tenaga kesehatan yang akan memperkuat jajaran pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit daerah, serta 68 orang tenaga teknis yang akan ditempatkan di berbagai instansi dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan administrasi daerah.

​Arman Alting menambahkan bahwa proses menuju SK 100 persen ini telah melalui berbagai tahapan evaluasi yang ketat, mulai dari masa orientasi, pelatihan dasar (Latsar), hingga penilaian kinerja dan perilaku di unit kerja masing-masing. Kesiapan mental dan fisik para ASN baru ini dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Arman berharap agar para pegawai yang kini telah berstatus ASN penuh ini tidak berpuas diri, melainkan justru meningkatkan frekuensi kerjanya demi membantu keluarga serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

​”Kami sangat berharap, 100 orang yang hari ini menerima SK dapat menjadi ASN yang baik, ASN yang berakhlak. Selain membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga masing-masing, tugas utama kalian adalah mengabdikan diri sepenuhnya kepada nusa dan bangsa. Bantulah jajaran pimpinan daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Halmahera Tengah ke arah yang lebih baik,” pungkas Arman Alting menutup laporannya.

​Penyerahan SK 100 persen ini juga diwarnai dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan sesuai dengan kepercayaan masing-masing pegawai. Suasana haru sempat menyelimuti aula saat para pegawai mengucapkan janji setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Penekanan Wakil Bupati mengenai ASN sebagai “Alat Negara” menjadi pengingat penting bahwa di pundak mereka kini terletak beban untuk menjaga kedaulatan serta memajukan daerah melalui pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

​Dengan resminya status 100 ASN ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati optimis akan adanya akselerasi dalam setiap program kerja daerah. Tenaga kesehatan yang baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok desa, sementara tenaga teknis diharapkan mampu mengawal regulasi dan kebijakan daerah dengan penuh profesionalisme. Hari ini, Ruang Aula Kantor Bupati menjadi saksi lahirnya generasi baru birokrat Halmahera Tengah yang siap membawa semangat Fagogoru dalam setiap langkah pengabdian mereka bagi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

​Sumber: Humas Pemkab Halteng

Avatar photo
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!