
TANGERANG, The Wasesa News – Semangat kekeluargaan dan komitmen untuk memajukan almamater melintasi batas geografis kembali dibuktikan oleh jajaran pimpinan tertinggi Universitas Riau (UNRI) dalam sebuah pertemuan yang penuh makna di tanah Banten. Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., secara khusus menghadiri agenda Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) pada Minggu, 26 April 2026. Bertempat di Ballroom Hotel Radiant, Tangerang, acara ini menjadi panggung konsolidasi bagi puluhan alumni dari berbagai lintas angkatan dan disiplin ilmu yang kini telah berkiprah di berbagai sektor strategis di wilayah Jabodetabek. Kehadiran Prof. Sri Indarti bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan membawa misi besar untuk mempererat simpul sinergi antara pihak rektorat dengan para alumni yang merupakan representasi dari keberhasilan institusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Pertemuan ini berlangsung dengan suasana yang sangat hangat dan penuh nostalgia, di mana memori masa-masa perkuliahan di “Kampus Biru” Universitas Riau—perguruan tinggi negeri tertua dan paling prestisius di Bumi Lancang Kuning—kembali dibangkitkan. Hingga saat ini, UNRI tercatat telah melahirkan lebih dari 142.000 alumni yang tersebar di seluruh pelosok nusantara hingga mancanegara, menjadikannya sebuah kekuatan intelektual yang masif bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.
[ez-toc]
Dalam dialog interaktif yang terjadi selama berlangsungnya acara, Prof. Sri Indarti yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni UNRI, secara intensif mendiskusikan berbagai perkembangan terkini serta capaian-capaian strategis yang telah diraih oleh universitas dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai pemimpin perempuan pertama di kampus tersebut, ia memberikan gambaran mengenai transformasi UNRI yang terus berupaya menjadi perguruan tinggi unggul, adaptif, dan responsif terhadap dinamika zaman yang serba digital. Prof. Sri Indarti menegaskan bahwa alumni memiliki peran yang sangat vital sebagai duta universitas sekaligus sebagai mitra strategis dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan dan kualitas akademik. Sinergi yang kokoh antara universitas dan IKA UNRI diharapkan mampu memperkuat kontribusi kampus dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat nasional maupun global, selaras dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi napas perjuangan civitas akademika Universitas Riau.
Momen puncak yang menarik perhatian khalayak dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan suvenir istimewa berupa “Kalender PPWI Go To UN 2026” yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, kepada Rektor UNRI. Penyerahan suvenir ini bukan sekadar pemberian kenang-kenangan biasa, melainkan membawa pesan simbolis mengenai rencana besar kolaborasi lintas sektoral antara dunia pendidikan dan dunia pewarta warga dalam kancah internasional. Kalender tersebut merepresentasikan kampanye PPWI yang berambisi membawa narasi-narasi warga ke panggung internasional di bawah payung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2026 mendatang. Prof. Sri Indarti menerima pemberian tersebut dengan apresiasi yang sangat tinggi, seraya menyatakan bahwa inisiatif PPWI ini sejalan dengan visi “UNRI Menuju World Class University”. Baginya, kolaborasi dengan berbagai jejaring internasional, termasuk organisasi pewarta global, akan memberikan nilai tambah bagi eksposur universitas di mata dunia serta membuka peluang kerja sama riset dan pengabdian masyarakat berskala lintas negara.
Diskusi hangat antara Rektor UNRI dan Wilson Lalengke juga menyentuh aspek pentingnya literasi informasi dan peran media dalam menyebarluaskan capaian riset perguruan tinggi agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas. Prof. Sri Indarti menilai bahwa dukungan dari komunitas media seperti PPWI sangat diperlukan untuk membangun citra positif perguruan tinggi di era informasi yang sangat kompetitif. Dengan diterimanya Kalender PPWI Go To UN 2026, hal ini menandai babak baru bagi Universitas Riau untuk terus memperluas jejaring internasionalnya, memastikan bahwa kiprah UNRI tidak hanya berhenti di level lokal Sumatera atau nasional Indonesia saja, tetapi juga mampu memberikan warna dalam perdebatan isu-isu global yang menjadi fokus PBB ke depan. Inovasi-inovasi yang dilahirkan dari rahim Universitas Riau harus mendapatkan panggung yang layak, dan kolaborasi dengan PPWI menjadi salah satu pintu masuk yang strategis menuju arah tersebut.
Acara Halal Bi Halal ini dihadiri oleh alumni dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hingga Fakultas Teknik dan Kedokteran. Kehadiran alumni dari beragam disiplin ilmu ini menciptakan sebuah ekosistem dialog yang kaya akan gagasan. Mereka tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga memberikan masukan-masukan konstruktif bagi pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Prof. Sri Indarti sangat terbuka menerima setiap aspirasi yang disampaikan oleh para alumni, ia meyakini bahwa keterlibatan alumni dalam penyusunan arah kebijakan universitas akan membuat UNRI semakin kokoh berdiri sebagai institusi yang melayani kebutuhan zaman. Halal Bi Halal ini pun bertransformasi dari sekadar ajang silaturahmi menjadi sarana konsolidasi kekuatan alumni untuk menyukseskan program-program unggulan universitas, seperti program magang bersertifikat, beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, hingga pembangunan pusat-pusat inovasi di kampus.
Universitas Riau di bawah kepemimpinan Prof. Sri Indarti terus berkomitmen untuk tidak pernah berhenti berinovasi. Dukungan dari IKA UNRI di wilayah Tangerang dan sekitarnya menjadi salah satu pilar kekuatan yang menjamin keberlanjutan program-program tersebut. Sebagai perguruan tinggi yang membawa nama besar Riau, UNRI memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan sumbangan pemikiran terbaik bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Dengan jumlah alumni yang mencapai ratusan ribu orang, potensi kolaborasi yang bisa dilakukan sangatlah tidak terbatas. Pertemuan di Hotel Radiant Tangerang ini menjadi pemantik awal bagi serangkaian agenda kerja sama yang lebih teknis dan implementatif di masa yang akan datang. Alumni bukan lagi sekadar masa lalu bagi kampus, melainkan masa depan yang akan menentukan seberapa jauh Universitas Riau mampu terbang tinggi di kancah internasional.
Lebih jauh, kehadiran Rektor UNRI di wilayah Jabodetabek juga dimanfaatkan untuk memantau langsung kontribusi para alumni UNRI yang sukses menduduki jabatan-jabatan strategis di kementerian, lembaga negara, maupun perusahaan multinasional. Keberhasilan para alumni di perantauan merupakan indikator paling nyata dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh UNRI. Prof. Sri Indarti merasa bangga melihat semangat para alumni yang meski sudah puluhan tahun meninggalkan kampus, namun tetap memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap almamaternya. Semangat inilah yang ingin ia bawa kembali ke kampus untuk menginspirasi para mahasiswa aktif agar memiliki daya saing yang tinggi dan mentalitas juara di level nasional.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang santai. Pemberian Kalender PPWI Go To UN 2026 oleh Wilson Lalengke terus menjadi bahan diskusi positif di kalangan peserta, di mana mereka melihat adanya peluang bagi UNRI untuk berkontribusi lebih banyak dalam isu-isu global seperti perubahan iklim, energi terbarukan, dan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang menjadi fokus utama PBB. Melalui momentum ini, Universitas Riau kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan memiliki jejaring global yang luas. Di bawah kepemimpinan yang progresif dan didukung oleh alumni yang solid, UNRI siap melangkah pasti menyongsong masa depan yang gemilang di tahun 2026 dan seterusnya.
Pewarta: APL/RED








