
MEKKAH, The Wasesa News – Kabar menyejukkan datang dari Tanah Suci perihal kondisi dan progres ibadah jamaah asal Bumi Fagogoru. Sebanyak 12 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Halmahera Tengah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 UPG Makassar dilaporkan telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrah wajib pada Sabtu (09/05/2026) waktu Arab Saudi.

[ez-toc]
Pelaksanaan ibadah umrah wajib yang menjadi bagian dari rangkaian haji tamattu ini dimulai sejak pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Para jamaah bergerak menuju Masjidil Haram dengan penuh kekhusyukan untuk melaksanakan Thawaf, Sa’i, yang kemudian diakhiri dengan prosesi Tahallul atau mencukur rambut sebagai tanda selesainya ibadah umrah.

Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, rangkaian ibadah fisik yang cukup menguras tenaga tersebut berhasil dituntaskan para jamaah pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Meskipun menjalani jadwal ibadah yang padat di tengah jutaan umat muslim lainnya, semangat para jamaah asal Halmahera Tengah tidak surut hingga seluruh rukun umrah terlaksana dengan sempurna.
Terkait kondisi kesehatan, dilaporkan bahwa seluruh jamaah yang telah menyelesaikan umrah wajib tersebut berada dalam keadaan sehat walafiat. Namun, perhatian khusus tetap diberikan kepada jamaah yang masuk dalam kategori Risiko Tinggi (Risti), termasuk dua orang jamaah asal Halmahera Tengah yang membutuhkan penanganan serta waktu khusus untuk bergerak.
Untuk jamaah kategori risti tersebut, panitia penyelenggara telah mengatur jadwal khusus agar mereka tidak terpapar kepadatan massa yang ekstrem. Rencananya, dua jamaah risti asal Halteng ini akan didorong untuk melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram pada Minggu malam (10/05/2026) sekitar pukul 20.00 WAS dengan pendampingan ketat dari petugas medis dan pembimbing ibadah.
Kepala Kantor Kementrian Haji Dan Umrah Kabupaten Halmahera Tengah, Drs. H. Nurkholis Aboubakar, M.H., dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses ibadah para jamaah. Ia juga memohon dukungan moril dan doa dari seluruh lapisan masyarakat serta keluarga yang berada di tanah air, khususnya di Halmahera Tengah.
“Kami memohon doa tulus kepada seluruh masyarakat agar para jamaah haji kita selalu diberikan kekuatan, kesabaran, dan kesehatan yang prima selama menjalankan sisa rangkaian ibadah di tanah suci,” ujar Nurkholis dengan nada penuh harap. Kondisi cuaca yang fluktuatif di Mekkah menuntut para jamaah untuk tetap menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halmahera Tengah, H. Yusuf Hasan, S.Pd.I., turut memberikan pesan menyentuh bagi para tamu Allah tersebut. Ia berharap perjalanan spiritual ini tidak hanya sekadar pemenuhan rukun Islam, namun juga membawa transformasi spiritual yang mendalam bagi setiap individu.
H. Yusuf Hasan mendoakan agar seluruh jamaah haji Halmahera Tengah dapat kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang Mabrur. Ia menekankan bahwa kemabruran seorang haji akan terlihat dari kemampuannya menebar manfaat dan menjadi teladan bagi umat muslim di tanah air setelah pulang dari tanah suci kelak.
Pemerintah Daerah Halmahera Tengah melalui Bagian Kesra juga memastikan akan terus memantau setiap perkembangan informasi dari petugas haji di Mekkah. Sinergi antara petugas kloter dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjamin kenyamanan jamaah hingga tiba waktunya puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina nanti.
Hingga berita ini diturunkan, suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti keluarga jamaah di Halmahera Tengah setelah mengetahui anggota keluarga mereka telah menyelesaikan umrah wajib dengan selamat. Doa-doa terus dipanjatkan di masjid-masjid dan rumah-rumah warga agar seluruh tamu Allah dari Halmahera Tengah senantiasa dalam lindungan-Nya.
Sumber: Kemenag & Kesra Halmahera Tengah








