Satgas Yonif 643/Wns Simulasikan Makan Bergizi Gratis di Keerom Papua. - thewasesanews.com

Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Simulasikan Makan Bergizi Gratis Bagi Siswa di Perbatasan RI-PNG

​“Satu porsi makanan bergizi hari ini adalah fondasi bagi kesehatan mereka di masa depan. Di balik tawa anak-anak Keerom, tersimpan harapan besar bangsa agar Papua tumbuh menjadi wilayah yang mandiri dengan generasi muda yang kuat dan berpendidikan.” — Redaksi Wasesa News.

KEEROM, The Wasesa News – Upaya nyata dalam mendukung program strategis Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda terus digencarkan oleh jajaran TNI di wilayah perbatasan. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 643/Wanarasakti (Wns) yang tergabung dalam Koops TNI Habema, sukses menyelenggarakan simulasi dan pembagian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa-siswi sekolah dasar di pelosok Papua.

Satgas Yonif 643/Wns Simulasikan Makan Bergizi Gratis di Keerom Papua. - thewasesanews.com

[ez-toc]

Satgas Yonif 643/Wns Simulasikan Makan Bergizi Gratis di Keerom Papua. - thewasesanews.com

​Kegiatan yang sarat akan nilai kemanusiaan ini menyasar para pelajar di SD YPPK Wembi yang berlokasi di Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Senin (11/05/2026). Sebanyak 120 porsi makanan dengan standar gizi tinggi dibagikan secara swadaya oleh personel Satgas sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan nutrisi anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

​Menariknya, agenda simulasi ini juga dihadiri oleh sosok konten kreator ternama, Bobon Santoso, serta perwakilan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), Kolonel Inf Dikson, yang meninjau langsung jalannya pembagian makanan. Kehadiran tim ini merupakan rangkaian awal sebelum pelaksanaan kegiatan Masak Besar 3.000 porsi dan tradisi Bakar Batu Babi sebanyak 8 ekor di Distrik Waris yang dijadwalkan pada 13 Mei 2026 mendatang.

​Raut wajah ceria dan antusiasme yang tinggi terpancar jelas dari para siswa-siswi SD YPPK Wembi saat menyambut kedatangan rombongan Satgas Yonif 643/Wns. Bagi anak-anak di perbatasan, kehadiran personel TNI dengan membawa paket makanan bergizi bukan hanya sekadar pemberian materi, melainkan sebuah bentuk perhatian negara yang hadir langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka.

​Dalam pelaksanaannya, Satgas Yonif 643/Wns tidak hanya memfokuskan diri pada pemberian nutrisi. Secara simultan, para prajurit juga membagikan 120 paket alat tulis lengkap yang terdiri dari buku tulis, bolpoin, pensil, penghapus, hingga penggaris. Pemberian bantuan pendidikan ini bertujuan untuk memacu semangat belajar siswa agar lebih gigih dalam mengejar cita-cita di tengah keterbatasan fasilitas di wilayah perbatasan.

​Dansatgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (14/05/2026), menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik adalah modal utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan membangun Papua di masa depan.

​“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian langsung dari Satgas Yonif 643/Wns untuk memastikan anak-anak di perbatasan Papua, sebagai generasi penerus bangsa, tumbuh dengan sehat dan terpenuhi gizinya. Kami ingin mereka lebih bersemangat belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Letkol Inf Adhi Sumarno melalui keterangan resminya.

​Kepala Sekolah SD YPPK Wembi, Ibu Yuliana Stika Lutok, S.Pd. (48), menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran TNI. Ia menilai bahwa bantuan makanan bergizi dan alat tulis tersebut memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi moril para siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

​“Terima kasih banyak kepada TNI yang sudah sangat peduli kepada kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan benar-benar menyentuh hati anak-anak kami di Wembi. Kehadiran bapak-bapak TNI memberikan warna baru dan motivasi bagi siswa kami untuk terus bersekolah dengan semangat,” ungkap Yuliana Stika Lutok penuh haru.

​Aksi simulasi Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pihak-pihak lain untuk turut berkontribusi dalam pemerataan gizi anak-anak di seluruh pelosok Papua. Sinergi antara TNI, kementerian, dan elemen masyarakat sipil terbukti mampu menjadi katalisator percepatan pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan yurisdiksi NKRI.

Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/Wanarasakti

Dicky
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Articles: 998

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!