
WEDA, The Wasesa News – Sejarah besar seringkali lahir dari tempat-tempat yang tak terduga, dan kali ini, sebuah narasi membanggakan datang dari ufuk timur Indonesia, tepatnya dari Wairoro Indah, Kabupaten Halmahera Tengah. Sosok remaja sederhana bernama Uril telah membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk menguasai teknologi mutakhir abad ke-21. Uril, yang kini menempuh pendidikan di SMP Negeri 5 Halmahera Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat setelah rentetan prestasi gemilangnya di bidang numerasi dan teknologi informasi berhasil menembus level internasional. Puncaknya, remaja berbakat ini terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Coding World Innovative Technology Challenge 2024 yang diselenggarakan di Korea Selatan pada awal November 2024 silam. Di sana, Uril tidak hanya sekadar hadir sebagai peserta, namun berhasil menyabet medali perunggu, sebuah pencapaian yang menyejajarkan namanya dengan inovator muda dari berbagai negara maju di dunia.

Perjalanan Uril menuju panggung dunia dimulai dari fondasi yang sangat kuat sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar di SDN 2 Wairoro. Di sekolah tersebut, Uril mulai menunjukkan bakat luar biasa, khususnya dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Metode yang digagas oleh Profesor Yohanes Surya ini terbukti menjadi pintu gerbang bagi Uril untuk mencintai angka dan logika. Melalui pendekatan GASING, Uril mampu memahami berbagai konsep matematika yang rumit dengan cara yang sangat cepat, tepat, dan yang paling penting, menyenangkan. Kecepatan numerasinya yang di atas rata-rata tidak hanya membuatnya unggul di kelas, tetapi juga membangun kepercayaan diri yang sangat tinggi dalam menyelesaikan setiap tantangan numerik yang dihadapinya, yang kemudian membawanya menuju panggung Olimpiade GASING Nasional.
Keberhasilan Uril di tingkat nasional menjadi batu loncatan yang membawanya melampaui batas-batas negara. Kepiawaiannya dalam berpikir logis dan matematis membuatnya dilirik untuk mendalami dunia pemrograman atau coding. Berbekal ketekunan dan kecerdasan naturalnya, Uril terpilih menjadi bagian dari tim elit Indonesia untuk berkompetisi di Korea Selatan pada 2–3 November 2024. Dalam kompetisi Coding World Innovative Technology Challenge tersebut, Uril harus bersaing ketat dengan ratusan peserta dari berbagai belahan dunia yang memiliki fasilitas teknologi jauh lebih mapan. Namun, dengan semangat “Anak Wairoro”, ia berhasil membuktikan bahwa kreativitas dan logika berpikir yang tajam adalah kunci utama dalam dunia teknologi. Medali perunggu yang ia bawa pulang menjadi kado indah bagi bangsa Indonesia, sekaligus menjadi bukti bahwa Halmahera Tengah memiliki bibit-bibit unggul yang mampu berbicara banyak di level global.

Meski telah menyandang gelar juara internasional, Uril tetaplah sosok remaja sederhana yang tak pernah merasa puas dalam menuntut ilmu. Setelah menuntaskan masa sekolah dasarnya, ia melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 5 Halmahera Tengah, di mana ia terus mendapatkan dukungan penuh dari lingkungan sekolah dan pemerintah daerah. Keseriusannya dalam mendalami teknologi tidak berhenti pada medali perunggu saja. Saat ini, Uril tengah mengikuti pelatihan intensif di Bali untuk memperkuat keterampilan coding-nya. Pelatihan ini difokuskan pada penguasaan teknologi masa depan, pengasahan logika berpikir komputasional, serta pengembangan kreativitas digital. Langkah ini diambil Uril sebagai upaya untuk membekali diri dengan keterampilan abad ke-21 yang sangat krusial dalam menghadapi era transformasi digital yang kian masif.
Kejeniusan Uril juga sempat mencuri perhatian pejabat tinggi negara. Pada sebuah kesempatan bersejarah tanggal 18 April 2026, Uril mendapatkan kehormatan untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Dalam pertemuan tersebut, Uril memamerkan kebolehannya dalam menyusun rubik dengan kecepatan dan ketepatan yang luar biasa. Aksi tersebut dilakukan di depan Ketua DEN sebagai simbol bahwa anak-anak dari daerah pelosok seperti Wairoro memiliki kecepatan berpikir dan ketangkasan mental yang setara dengan anak-anak di pusat kota. Kecepatan tangan dan otak Uril dalam menyusun rubik menjadi representasi dari bagaimana ia menyelesaikan masalah-masalah logika dalam pemrograman, sebuah kecerdasan yang sangat diapresiasi oleh jajaran pimpinan nasional yang hadir pada saat itu.
Kisah sukses Uril ini diharapkan dapat menjadi katalisator dan motivasi bagi ribuan anak-anak lain di Halmahera Tengah dan seluruh pelosok Indonesia. Prestasi yang ia raih menunjukkan bahwa program pendidikan yang tepat, seperti penerapan metode GASING dan pelatihan teknologi berkelanjutan, dapat mengubah nasib dan masa depan seorang anak daerah. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah pun terus berkomitmen untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi talenta-talenta seperti Uril agar dapat terus berkembang. Investasi pada sumber daya manusia sejak usia dini terbukti menjadi jalan paling efektif dalam mengangkat martabat daerah di mata dunia.
Kini, nama Uril telah terpatri sebagai ikon baru kebanggaan masyarakat Wairoro dan Halmahera Tengah. Dari sebuah desa kecil di pesisir, ia berangkat dengan membawa mimpi besar, dan pulang dengan membawa kehormatan bagi bendera Merah Putih. Perjuangannya memberikan pesan kuat bahwa siapa pun, dari mana pun asalnya, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengguncang dunia melalui karya dan prestasi. Uril adalah bukti nyata bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta hebat; yang dibutuhkan hanyalah kesempatan, bimbingan, dan keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman.
Dunia kini menanti langkah besar berikutnya dari Uril. Dengan bekal medali perunggu dari Korea Selatan, kemampuan matematika yang mumpuni, serta keterampilan coding yang terus diasah di Bali, Uril sedang menyiapkan diri untuk menjadi salah satu arsitek teknologi Indonesia di masa depan. Perjalanan Uril masih sangat panjang, namun fondasi yang ia bangun di Wairoro telah menjadi pilar yang kokoh bagi masa depannya yang gemilang. Mari kita terus dukung dan doakan agar muncul “Uril-Uril” baru dari setiap sudut nusantara yang siap membawa nama Indonesia terbang tinggi di kancah inovasi teknologi dunia.




