
JAKARTA, The Wasesa News – Panggung kemegahan fashion nusantara kembali bersinar melalui perhelatan hari kedua ajang Persit Bisa II yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (08/05/2026). Dalam momen yang sangat dinantikan tersebut, sesi peragaan busana di atas catwalk menjadi salah satu magnet utama yang menyita perhatian ratusan pengunjung serta tamu undangan VIP. Salah satu penampil yang paling memukau dan menciptakan decak kagum adalah koleksi busana eksklusif milik Ny. Almira Try Suhandy MS di bawah label Almira ADS. Menghadirkan perpaduan apik antara desain pakaian modern dengan sentuhan kain tenun nusantara yang elegan, koleksi ini berhasil mendefinisikan ulang cara pandang masyarakat terhadap wastra Indonesia. Setiap helai pakaian yang ditampilkan tidak hanya memancarkan keindahan estetika semata, tetapi juga membungkus kelembutan karakter wastra dalam gaya kontemporer yang berkelas, sehingga menambah warna-warni kemeriahan panggung dan membuktikan bahwa kain tradisional mampu tampil kompetitif di industri fashion masa kini.


Keistimewaan penampilan Almira ADS di atas panggung semakin lengkap ketika Ny. Almira Try Suhandy MS turut melangkah di atas catwalk bersama para model profesional. Kehadiran beliau bukan sekadar formalitas, melainkan simbol rasa bangga dan representasi nyata dari sosok perempuan kreatif Indonesia yang mampu mentransformasi kain tenun menjadi busana bernilai tinggi. Karakter desain yang anggun namun tetap kuat membuat para tamu kehormatan yang hadir memberikan apresiasi luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa wastra nusantara memiliki fleksibilitas tinggi untuk diolah menjadi gaun maupun pakaian formal yang mengikuti tren global tanpa kehilangan identitas budayanya. Sesi peragaan busana ini pun menjadi pemicu awal meledaknya antusiasme pengunjung terhadap produk-produk Almira ADS yang dipamerkan sepanjang acara.
Kegemilangan Almira ADS semakin bersinar saat Booth 18, yang menjadi pusat pajangan produk-produk unggulan label ini, mendapatkan kunjungan kehormatan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang hadir didampingi oleh Ibu Uli Simanjuntak. Kunjungan pimpinan tertinggi TNI AD beserta istri ini merupakan bentuk dukungan moral yang luar biasa terhadap pemberdayaan ekonomi kreatif, khususnya bagi anggota Persit yang aktif berinovasi di bidang UMKM. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Uli Simanjuntak secara khusus menunjukkan ketertarikan mendalam terhadap detail dan kualitas jahitan koleksi Almira ADS. Beliau bahkan secara langsung membeli produk tersebut, yang dinilai memiliki karakter desain yang sangat sesuai dengan kepribadian beliau—elegan, modern, namun tetap memancarkan keanggunan khas perempuan Indonesia. Momen transaksi ini menjadi bukti otentik bahwa karya Ny. Almira Try Suhandy MS telah memenuhi standar selera kelas atas dan memiliki nilai jual yang kompetitif.
Efek domino dari penampilan memukau di catwalk dan kunjungan KSAD langsung terasa di area pameran. Sesaat setelah sesi peragaan busana berakhir, Booth 18 milik Almira ADS langsung dipadati oleh rombongan pengunjung yang penasaran untuk melihat lebih dekat detail bahan tenun yang digunakan. Antrean pengunjung terlihat mengular, di mana para tamu tidak hanya datang untuk sekadar melihat, tetapi juga antusias mencoba dan melakukan pembelian di tempat. Koleksi yang sebelumnya tampil gemilang di atas panggung seolah menjadi “idola baru” dalam pameran tersebut. Banyak pengunjung memberikan testimoni positif bahwa busana karya Almira ADS memiliki keunggulan pada potongan (cutting) yang pas di badan serta kenyamanan material kain tenunnya, sehingga sangat fleksibel digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari acara formal kedinasan hingga acara semi-formal lainnya.

Antusiasme luar biasa ini tercermin secara nyata melalui angka penjualan yang melonjak tajam pada hari kedua pameran. Tercatat sebanyak 17 potong busana ludes terjual dalam waktu singkat, yang mengakibatkan stok siap jual di booth hampir seluruhnya habis dan hanya menyisakan empat potong busana sebagai pajangan. Tingginya permintaan ini memaksa para calon pembeli lain untuk beralih ke sistem pre-order agar bisa mendapatkan desain favorit mereka. Hingga penutupan hari kedua, terdata sebanyak 10 potong busana telah dipesan melalui sistem pesanan khusus tersebut. Fenomena ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan pasar terhadap kualitas artistik dan nilai ekonomi produk Almira ADS sangatlah besar, sekaligus menandakan bahwa tren fashion berbasis wastra kini tengah berada di puncak minat masyarakat luas.
Kesuksesan yang diraih oleh Ny. Almira Try Suhandy MS melalui label Almira ADS dalam ajang Persit Bisa II ini memberikan pesan optimisme bagi pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan sentuhan inovasi dan manajemen brand yang tepat, wastra nusantara tidak hanya menjadi simbol tradisi yang pasif, tetapi mampu bertransformasi menjadi produk ekonomi yang produktif dan membanggakan. Ke depan, diharapkan langkah kreatif seperti ini dapat terus konsisten dilakukan untuk mengangkat derajat kain tenun Indonesia ke panggung internasional, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga melalui kreativitas yang tanpa batas.




