
TANGERANG, The Wasesa News – Momentum peringatan Hari Kartini yang jatuh pada bulan April senantiasa diwarnai dengan berbagai kegiatan positif yang mengedepankan aspek pendidikan dan kemandirian bagi generasi muda. Namun, ada pemandangan yang berbeda dan penuh keceriaan di Markas Kepolisian Resor Metro (Mapolrestro) Tangerang Kota pada Rabu, 22 April 2026. Alih-alih merayakan dengan perlombaan biasa, puluhan siswa dari Sekolah Dasar (SD) Negeri Sukasari 5 Kota Tangerang memilih untuk mengisi hari bersejarah tersebut dengan melakukan kunjungan edukatif ke institusi kepolisian. Kehadiran para siswa yang didampingi oleh guru dan orang tua ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kepolisian sekaligus meneladani nilai-nilai keberanian serta pengabdian yang menjadi inti dari perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini disambut dengan suasana penuh kehangatan oleh jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Anak-anak yang datang dengan seragam sekolah nampak begitu antusias saat memasuki gerbang Mapolrestro, di mana mereka tidak hanya disambut sebagai tamu, tetapi juga sebagai sahabat kecil kepolisian. Jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) telah menyiapkan serangkaian agenda menarik guna memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak usia sekolah dasar. Program ini merupakan bagian dari implementasi strategi kepolisian modern yang mengedepankan aspek preventif dan edukatif melalui pendekatan humanis kepada masyarakat sejak usia dini.
Selama berada di lingkungan Mapolrestro, para siswa diajak berkeliling melihat langsung berbagai unit kerja yang ada. Mulai dari unit pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), unit identifikasi, hingga pengenalan kendaraan dinas kepolisian yang sering mereka lihat di jalan raya. Anggota Sat Binmas dengan sabar menjelaskan satu per satu tugas yang diemban oleh Polri, mulai dari mengatur lalu lintas, menangkap pelaku kejahatan, hingga memberikan perlindungan kepada masyarakat. Suasana penuh tanya jawab pun tercipta, menunjukkan rasa penasaran anak-anak yang tinggi terhadap profesi penjaga keamanan negara tersebut. Tidak sedikit dari para siswa yang melontarkan pertanyaan lugu namun cerdas mengenai bagaimana cara menjadi seorang polisi yang baik.

Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Rachmad Hariyanto, yang memimpin langsung penyambutan kegiatan ini, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan sekolah ini merupakan bagian vital dari upaya edukasi publik Polri. Menurutnya, memperkenalkan tugas kepolisian sejak dini sangat penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan di dalam jiwa anak-anak. Melalui interaksi langsung ini, Polri berupaya membangun kedekatan emosional agar citra polisi di mata anak-anak tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan, melainkan sosok pelindung yang bisa dijadikan teman dan teladan.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari upaya kami untuk melakukan pendekatan humanis kepada anak-anak. Kami ingin mengenalkan tugas kepolisian sejak dini, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan yang kuat, serta membangun kedekatan emosional. Tujuannya jelas, agar anak-anak tidak merasa takut terhadap polisi, tetapi justru merasa bangga dan terlindungi,” ujar AKBP Rachmad Hariyanto saat memberikan pengarahan di hadapan para siswa dan guru.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program seperti ini telah diintegrasikan ke dalam konsep besar “Polisi Sahabat Anak”. Program ini bertujuan menciptakan hubungan positif jangka panjang antara Polri dan generasi muda Indonesia. Dengan mengenal polisi secara dekat di Mako Polres, anak-anak diharapkan dapat memiliki persepsi yang positif terhadap penegakan hukum dan keamanan sejak mereka masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini dipandang sebagai investasi sosial yang sangat berharga guna menciptakan masyarakat yang sadar hukum di masa depan.
Kunjungan ini juga dirasa sangat relevan dengan semangat perjuangan R.A. Kartini. Sebagaimana Kartini memperjuangkan hak pendidikan dan kemajuan bagi bangsanya, Polri melalui kegiatan ini ingin mendorong anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan berani dalam mewujudkannya. Nilai-nilai kemandirian dan keberanian yang ditanamkan dalam sesi edukasi ini diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para siswa untuk giat belajar demi meraih masa depan yang gemilang. Bagi para siswa perempuan khususnya, melihat banyaknya polisi wanita (Polwan) yang bertugas secara profesional di jajaran Polres Metro Tangerang Kota menjadi inspirasi nyata bahwa perempuan masa kini memiliki ruang yang luas untuk berkarya di bidang apa pun, termasuk di institusi kepolisian.

Orang tua dan guru yang turut mendampingi pun menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai bahwa belajar di luar kelas dengan mengunjungi instansi resmi seperti Polres memberikan pengalaman empiris yang jauh lebih membekas di ingatan anak-anak dibandingkan hanya membaca teori di buku teks. Pengalaman melihat langsung bagaimana polisi bekerja, bagaimana mereka disiplin dalam bertugas, dan bagaimana cara mereka melayani masyarakat dengan ramah, diharapkan dapat menjadi fondasi karakter yang baik bagi para siswa SD Negeri Sukasari 5.
Sepanjang kegiatan, gelak tawa dan keceriaan anak-anak mewarnai setiap sudut Mapolrestro. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berfoto bersama anggota kepolisian dan merasakan duduk di dalam kendaraan patroli, yang menjadi momen paling dinanti-nantikan oleh para siswa. Antusiasme ini menunjukkan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh Polres Metro Tangerang Kota telah berhasil mematahkan dinding pembatas antara aparat dan anak-anak, menciptakan memori indah yang akan terus mereka bawa hingga dewasa nanti.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi doa bersama dan pembagian motivasi singkat dari para anggota Sat Binmas. Para siswa pun tampak puas dan bangga mendapatkan pengalaman baru yang berkesan selama berada di lingkungan kepolisian. Sebelum kembali ke sekolah, pihak Polres Metro Tangerang Kota juga memberikan pesan agar anak-anak selalu rajin belajar, patuh kepada guru dan orang tua, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan mereka.
Melalui perayaan Hari Kartini dengan cara belajar menjadi “polisi” sehari, siswa SD Negeri Sukasari 5 tidak hanya pulang membawa cerita tentang serunya kunjungan ke markas polisi, tetapi juga membawa nilai-nilai luhur kedisiplinan dan rasa cinta kepada tanah air. Polres Metro Tangerang Kota pun berkomitmen untuk terus membuka pintu bagi kunjungan-kunjungan serupa dari sekolah-sekolah lain, sebagai bentuk pengabdian tiada heti dalam menjaga dan mendidik generasi penerus bangsa demi mewujudkan Indonesia yang lebih aman, tertib, dan maju.







