Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

Dukung Kesehatan Perempuan, Dharma Pertiwi Gaungkan Kesadaran Kanker Payudara Melalui Deteksi Dini di Manokwari

​“Kesehatan adalah anugerah berharga. Melalui Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi, kami ingin seluruh Ibu tidak ragu mendeteksi dini kelainan sejak awal sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.” — Ny. Mevi Christian Tehuteru, Ketua Dharma Pertiwi Daerah P.

MANOKWARI, The Wasesa NewsKesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi kembali digaungkan sebagai prioritas utama dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara memperingati HUT ke-62 Dharma Pertiwi yang diselenggarakan secara terpadu di RS TK.III J.A. Dimara, Manokwari, Papua Barat, pada Kamis, 9 April 2026. Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, menegaskan bahwa kesehatan merupakan anugerah paling berharga yang menjadi fondasi fundamental bagi setiap perempuan dalam menjalani peran serta kehidupan sehari-hari. Melalui inisiatif ini, Dharma Pertiwi berkomitmen untuk memberikan perlindungan preventif terhadap risiko penyakit mematikan, mengingat data nasional menunjukkan bahwa kanker payudara masih menempati urutan tertinggi di Indonesia dengan tingkat risiko mencapai 42,1 per 100.000 penduduk, sehingga langkah deteksi dini menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

​Dalam sambutan resminya yang penuh inspirasi, Ny. Mevi Christian Tehuteru mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kepedulian secara proaktif terhadap kesehatan diri dan keluarga tercinta. Melalui agenda penyuluhan dan pemeriksaan intensif ini, diharapkan para anggota dapat memperluas wawasan serta pengetahuan teknis mengenai metode pemeriksaan mandiri maupun medis. Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi bukan sekadar program seremonial, melainkan sarana edukasi krusial agar masyarakat, khususnya kaum perempuan di Papua Barat, memiliki kesiapan mental dan fisik dalam melakukan langkah-langkah preventif. Pengetahuan yang memadai mengenai faktor risiko dan gejala awal diharapkan mampu meminimalisir dampak buruk penyakit sejak tahap awal perkembangan sel abnormal di dalam tubuh.

​Selama jalannya acara, para peserta mendapatkan pemaparan medis mendalam mengenai manfaat pemeriksaan menggunakan perangkat ultrasonografi, mencakup USG mamae dan USG uterus, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pemeriksaan klinis secara langsung oleh tim dokter spesialis. Ketua Dharma Pertiwi memberikan penekanan khusus agar para ibu tidak merasa ragu atau takut untuk memeriksakan kesehatan reproduksi mereka sebagai bentuk nyata kasih sayang terhadap diri sendiri. Langkah deteksi dini melalui skrining medis dinilai sangat vital karena keberhasilan pengobatan kanker sangat bergantung pada seberapa cepat kelainan tersebut ditemukan. Semakin dini ditemukan, maka peluang kesembuhan dan efektivitas tindakan medis akan semakin tinggi bagi pasien.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

​Hadirnya jajaran pimpinan dalam kegiatan ini mempertegas betapa pentingnya isu kesehatan perempuan di mata organisasi. Acara turut dihadiri oleh Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari beserta pengurus inti, pengurus Dharma Pertiwi Daerah P, Pembina Harian Dharma Pertiwi, Kakesdam, serta Karumkit TK III J.A. Dimara. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan bahwa Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi didukung penuh oleh infrastruktur medis militer yang mumpuni di wilayah Papua Barat. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan layanan pemeriksaan yang standar dan akurat dari para ahli yang kompeten di bidang onkologi dan ginekologi.

​Pihak penyelenggara menghadirkan narasumber ahli yang berkompeten di bidangnya, antara lain Mayor CKM dr. Sibin Chandra, Sp.B, serta Kapten CKM (K) dr. Tarida Syane Vicadra Titaley. Selain itu, dr. Endang Sri Sugiarti, SpOG, bertindak sebagai dokter pemeriksa yang memberikan konsultasi langsung bagi para peserta. Kehadiran para dokter spesialis ini memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi warga Dharma Pertiwi untuk terbuka mengenai keluhan kesehatan yang mereka rasakan. Edukasi yang diberikan mencakup gaya hidup sehat, pola makan, hingga manajemen stres yang secara tidak langsung berkontribusi pada pencegahan munculnya sel kanker pada jaringan tubuh perempuan.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

​Statistik menunjukkan bahwa tingginya angka kasus kanker payudara di Indonesia memerlukan respons yang masif dan berkelanjutan dari berbagai elemen organisasi wanita. Melalui komitmen Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi, diharapkan terjadi pergeseran paradigma di mana pemeriksaan kesehatan tidak lagi dianggap tabu, melainkan sebuah kebutuhan rutin yang wajib dipenuhi. Kegiatan di Manokwari ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan serupa di wilayah lain, guna memastikan perlindungan kesehatan perempuan Indonesia tetap terjaga secara optimal dari ancaman penyakit tidak menular namun mematikan ini.

​Selain pemeriksaan fisik, sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya minat peserta untuk mendalami informasi mengenai kesehatan rahim dan payudara. Banyak peserta yang sebelumnya minim informasi kini menjadi lebih paham mengenai perbedaan antara benjolan normal dan benjolan yang mencurigakan sebagai kanker. Pengetahuan praktis semacam inilah yang menjadi misi utama dalam membangun Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi. Dengan informasi yang tepat, perempuan tidak akan mudah terjebak dalam mitos-mitos kesehatan yang menyesatkan yang seringkali justru memperlambat proses pengobatan medis yang seharusnya dijalani.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

​Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan solidaritas antar anggota Dharma Pertiwi dalam saling mendukung di bidang kesehatan. Dukungan psikologis antar sesama anggota dinilai sangat membantu bagi mereka yang mungkin memiliki kekhawatiran berlebih terhadap kondisi fisiknya. Melalui kebersamaan ini, HUT ke-62 Dharma Pertiwi tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga dengan aksi nyata yang menyentuh aspek kualitas hidup jangka panjang bagi para anggotanya. Upaya preventif ini selaras dengan visi organisasi untuk menciptakan keluarga prajurit yang sehat, tangguh, dan sejahtera sebagai pendukung utama keberhasilan tugas-tugas suami di medan pengabdian.

​Sebagai tindak lanjut, pihak RS TK.III J.A. Dimara berkomitmen untuk tetap membuka pintu bagi konsultasi lanjutan pasca kegiatan sosialisasi ini. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima Kodam XVIII/Kasuari dalam mendukung kesehatan keluarga besar TNI dan masyarakat umum di Manokwari. Kesinambungan antara sosialisasi dan layanan medis yang tersedia menjadi bukti bahwa Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi dijalankan secara komprehensif dari hulu ke hilir, mulai dari edukasi hingga penanganan klinis jika ditemukan adanya indikasi penyakit.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, saat meninjau kegiatan Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi di RS TK.III J.A. Dimara pada 9 April 2026. - thewasesanews.com

​Menutup rangkaian kegiatan, Ny. Mevi Christian Tehuteru menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis dan narasumber yang telah mendedikasikan waktu dan ilmunya. Beliau berharap agar semangat deteksi dini ini terus dibawa dan disebarkan oleh setiap anggota kepada lingkungan sekitarnya, sehingga manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh lebih banyak perempuan di Papua Barat. Sehatnya perempuan adalah sehatnya generasi bangsa, dan melalui Kesadaran Kanker Payudara Dharma Pertiwi, sebuah langkah besar telah diambil untuk mengamankan masa depan kesehatan perempuan Indonesia di ufuk timur nusantara.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!