Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana bersama Camat dan Danramil saat menanam pohon di Desa Sodong Kabupaten Tangerang. - thewasesanews.com

Investasi Masa Depan Melalui Penghijauan Berkelanjutan di Jantung Kabupaten Tangerang, Polsek Tigaraksa Bersama Unsur Muspika Tanam Seribu Pohon Guna Menyukseskan Gerakan Indonesia Asri Serta Memperkokoh Sinergitas Aparat dan Masyarakat di Kawasan Eduwisata Desa Sodong

​"Menanam satu pohon hari ini adalah memberikan satu napas kehidupan bagi masa depan anak cucu kita." — AKP I Made Artana, SH., MH., Kapolsek Tigaraksa.

TIGARAKSA, The Wasesa News – Komitmen institusi Kepolisian dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Di bawah komando Polresta Tangerang, jajaran Polsek Tigaraksa secara resmi melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon serentak sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap Gerakan Indonesia Asri yang mengusung visi lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada Selasa, 21 April 2026, yang dipusatkan di kawasan Eduwisata Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Langkah penghijauan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah manifestasi dari kesadaran kolektif aparat penegak hukum bersama unsur pimpinan daerah dan masyarakat untuk memerangi dampak perubahan iklim serta memastikan ketersediaan ruang terbuka hijau yang berkualitas di wilayah penyangga ibu kota. Kehadiran para personel Polri di tengah lahan hijau ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian kini semakin inklusif, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga “paru-paru” bumi demi keberlanjutan hidup manusia.

​Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 11.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan wilayah yang solid, mencerminkan sinergitas tanpa batas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan. Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, SH., MH., hadir memimpin langsung jalannya aksi penanaman ini bersama Danramil Tigaraksa, Mayor Asep R, serta Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrasyied, SIP., M.Si. Turut hadir memperkuat barisan penghijauan ini antara lain Sekcam Tigaraksa Rita Wulan Sari, Wakapolsek Tigaraksa AKP H.B Subur, serta para Kanit dan personel Polsek Tigaraksa yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Dukungan penuh dari pemerintah desa juga terlihat dengan kehadiran Kepala Desa Sodong, Bambang S. Doni, beserta kelompok tani (Poktan) setempat yang menjadi ujung tombak pemeliharaan tanaman di area eduwisata tersebut. Lokasi Desa Sodong dipilih secara khusus karena memiliki potensi pengembangan wisata berbasis alam yang memerlukan sentuhan penghijauan masif agar tetap menarik dan memberikan udara segar bagi pengunjung maupun warga sekitar.

​Rangkaian kegiatan diawali dengan partisipasi dalam Zoom Meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolda Banten. Keikutsertaan secara virtual ini menjadi tanda dimulainya aksi penanaman 1.000 pohon secara serentak di seluruh jajaran Polda Banten dan Polresta Tangerang. Dalam arahan yang disampaikan melalui layar digital, ditekankan bahwa penanaman pohon ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polri guna mendukung program pemerintah pusat dalam merehabilitasi lahan dan meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup. Kapolsek Tigaraksa bersama Danramil dan Camat menyimak dengan seksama setiap instruksi, sebagai wujud kepatuhan terhadap garis komando yang selaras dengan kepentingan publik. Sinergi virtual ini menunjukkan bahwa gerakan mencintai lingkungan telah menjadi agenda nasional yang diorkestrasikan secara masif dari tingkat pusat hingga ke unit terkecil di tingkat Polsek.

​Tepat pada pukul 11.50 WIB, aksi fisik penanaman dimulai secara simbolis di lokasi Eduwisata Desa Sodong. Kapolsek, Danramil, dan Camat Tigaraksa tampak kompak mencangkul tanah dan menanam bibit pohon sebagai simbol persatuan dalam menjaga alam. Tindakan simbolis ini diikuti dengan penyerahan bibit secara berkelanjutan kepada kelompok tani untuk segera ditanam di area yang telah disiapkan. Sebanyak kurang lebih 100 pohon ditanam di area eduwisata pada tahap awal ini, sementara sisa bibit didistribusikan ke berbagai titik strategis di wilayah Tigaraksa. Jenis pohon yang dipilih merupakan tanaman yang memiliki daya serap karbon tinggi dan mampu memberikan keteduhan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan, kawasan ini diproyeksikan akan menjadi hutan kota mini yang mampu menekan polusi udara di Kabupaten Tangerang.

​AKP I Made Artana, SH., MH., dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral Polri terhadap lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang sehat akan berkorelasi positif terhadap kesejahteraan dan ketenangan masyarakat. Jika alam terjaga, potensi bencana alam seperti banjir atau kekeringan dapat diminimalisir, yang pada akhirnya akan memudahkan tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk mulai membudayakan menanam pohon di lingkungan masing-masing sebagai gaya hidup baru yang positif dan bermanfaat jangka panjang.

​“Hari ini Polsek Tigaraksa bersama rekan-rekan dari Koramil dan Kecamatan turun langsung ke Desa Sodong untuk membuktikan bahwa kami peduli terhadap masa depan lingkungan kita. Penanaman 1.000 pohon ini adalah langkah nyata dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri. Kami ingin Desa Sodong, terutama area eduwisatanya, menjadi lebih sejuk, resik, dan asri. Kami berharap bibit-bibit yang ditanam hari ini dapat dirawat dengan baik oleh kelompok tani dan masyarakat sekitar agar nantinya bisa memberikan manfaat ekonomi maupun ekologis bagi warga Tigaraksa. Sinergi ini harus terus kita jaga, bukan hanya dalam urusan keamanan, tapi juga dalam menjaga bumi kita tetap hijau,” ungkap Kapolsek Tigaraksa dengan penuh optimisme.

​Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrasyied, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dari Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang ini. Menurutnya, kolaborasi dalam kegiatan lingkungan seperti ini sangat membantu pemerintah kecamatan dalam mewujudkan wilayah Tigaraksa yang lebih tertata dan asri. Senada dengan Camat, Danramil Tigaraksa Mayor Asep R juga menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung setiap gerakan penghijauan karena merupakan bagian dari pertahanan wilayah melalui pelestarian sumber daya alam. Keselarasan pandangan di antara para pimpinan Muspika ini menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun Kecamatan Tigaraksa yang lebih maju dan berkelanjutan.

​Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi ajang edukasi bagi kelompok tani setempat mengenai teknik penanaman yang baik agar pohon memiliki tingkat keberlangsungan hidup yang tinggi. Partisipasi aktif warga Desa Sodong dalam acara ini membuktikan bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh di tingkat terbawah. Masyarakat menyadari bahwa keberadaan pohon-pohon baru di area eduwisata akan meningkatkan daya tarik wisata desa mereka, yang nantinya dapat menggerakkan roda ekonomi lokal melalui kunjungan wisatawan yang mencari suasana asri dan udara bersih.

​Seluruh rangkaian kegiatan penanaman 1.000 pohon secara serentak di wilayah hukum Polsek Tigaraksa berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan situasi yang sangat kondusif, aman, dan tertib. Tidak hanya sekadar menanam, Polsek Tigaraksa bersama Pemerintah Desa Sodong juga telah berkomitmen untuk melakukan monitoring berkala terhadap pertumbuhan pohon-pohon tersebut. Monitoring ini penting guna memastikan bahwa target 1.000 pohon yang tertanam benar-benar memberikan dampak nyata bagi penghijauan wilayah, bukan sekadar angka dalam laporan kegiatan. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan Tigaraksa dapat menjadi role model bagi kecamatan lainnya di Kabupaten Tangerang dalam hal kemanunggalan aparat dan rakyat untuk urusan pelestarian lingkungan hidup.

​Pesan mendalam yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini adalah bahwa menjaga lingkungan adalah ibadah jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir hingga anak cucu. Melalui Gerakan Indonesia Asri, Polsek Tigaraksa mengajak seluruh warga untuk berhenti merusak alam dan mulai menanam kebaikan melalui satu pohon di setiap halaman rumah. Sinergitas yang terbangun antara Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat di Desa Sodong menjadi bukti bahwa ketika semua pihak bersatu demi tujuan mulia, maka lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah bukanlah sekadar impian, melainkan kenyataan yang bisa diwujudkan bersama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!