
HALMAHERA TENGAH, Thewasesanews.com – Polres Halteng menggelar Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Bencana Alam di Markas Komando (Mako) Polres Halmahera Tengah, Rabu (4/11/2026), pukul 17.15 WIT.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan memperkuat respons cepat terhadap potensi ancaman bencana alam di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
Apel dipimpin langsung Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., serta diikuti unsur gabungan TNI-Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Damkar, Satpol PP, Polisi Kehutanan, dan instansi terkait lainnya.
Turut hadir Kapten Inf. Julliadin yang mewakili Dandim 1512 Weda, Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Tengah Muhlis Taher, S.Pd., perwakilan Polisi Kehutanan P.A. Habibie, Sekretaris Dinas Damkar Yadi Walangadi, perwakilan Satpol PP Yanto Kunub, para pejabat utama Polres Halteng, serta personel gabungan.
Dalam amanatnya, Kapolres Halmahera Tengah menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana harus dilakukan sejak dini. Hal tersebut mencakup kesiapan personel, kelayakan sarana dan prasarana operasional, hingga efektivitas koordinasi lintas sektoral.
Polres Halteng Perkuat Deteksi Dini Wilayah Rawan Bencana
Kapolres menginstruksikan agar pembagian tugas dan tanggung jawab setiap personel dilakukan secara jelas sehingga seluruh kekuatan dapat segera digerakkan ketika terjadi situasi darurat.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kelayakan armada operasional dan perlengkapan pendukung, mulai dari kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, perahu karet untuk evakuasi, alat komunikasi, hingga perlengkapan Search and Rescue (SAR).
Selain kesiapan teknis, penguatan deteksi dini menjadi perhatian utama melalui pemetaan wilayah dan peningkatan patroli di sejumlah titik rawan, seperti kawasan berpotensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta wilayah pesisir yang rentan terhadap gelombang tinggi.
“Jangan menunggu bencana terjadi baru kita bersiap. Pastikan seluruh personel, peralatan, kendaraan operasional, serta koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dengan mengedepankan prinsip cepat, tepat, terpadu, dan humanis,” tegas AKBP Fiat Dedawanto.
Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Jadi Kunci Penanganan Bencana
Lebih lanjut, Polres Halteng mendorong optimalisasi sinergi lintas sektoral yang melibatkan TNI-Polri, BPBD, Dinas Damkar, tenaga kesehatan, hingga dukungan sektor swasta dan perusahaan di wilayah Halmahera Tengah.
Dukungan seluruh instansi dan pelaku usaha diharapkan dapat dikonsolidasikan secara maksimal, mulai dari pengerahan logistik, penyediaan alat berat, armada transportasi, hingga fasilitas pendukung evakuasi.
Apel kesiapsiagaan gabungan tersebut juga selaras dengan arahan Commander Wish Kapolri dalam memperkuat kebersamaan antara polisi dan masyarakat guna memberikan perlindungan serta pengayoman secara maksimal.
Rangkaian apel gelar pasukan dan pemeriksaan peralatan penanggulangan bencana berakhir pada pukul 17.35 WIT dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pejabat utama serta peserta apel.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Narasumber: AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H. (Kapolres Halmahera Tengah); Muhlis Taher, S.Pd. (Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Tengah); Kapten Inf. Julliadin (Perwakilan Kodim 1512/Weda).
Dokumen Rujukan: Rilis Berita Humas Polres Halmahera Tengah (4 November 2026).










