Polda Kalbar Ingatkan Masyarakat Waspada Job Scam Berkedok Kerja Paruh Waktu

​“Ingat, prinsipnya pekerja menerima uang, bukan membayar untuk mendapatkan pekerjaan. Jangan mudah percaya terhadap tawaran penghasilan besar dengan pekerjaan yang terlalu mudah, terlebih jika disertai permintaan transfer uang,” tegas Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.

PONTIANAK, Thewasesanews.com — Polda Kalimantan Barat mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan lowongan pekerjaan paruh waktu atau job scam yang menawarkan penghasilan besar hanya dengan melakukan tugas sederhana melalui ponsel, Kamis (5/11/2026).

​Modus penipuan ini biasanya diawali dengan tawaran pekerjaan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, Telegram, maupun media sosial. Pelaku kemudian memberikan tugas sederhana dan komisi kecil pada tahap awal guna membangun kepercayaan korban.

​Setelah korban terperdaya, pelaku mulai meminta korban menyetorkan sejumlah uang dengan alih-alih deposit, top up saldo, atau biaya penyelesaian misi, hingga akhirnya korban mengalami kerugian finansial yang signifikan.

​Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa rasionalitas yang jelas.

​“Ingat, prinsipnya pekerja menerima uang, bukan membayar untuk mendapatkan pekerjaan. Jangan mudah percaya terhadap tawaran penghasilan besar dengan pekerjaan yang terlalu mudah, terlebih jika disertai permintaan transfer uang,” tegas Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.

​Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa identitas dan legalitas perusahaan perekrut, tidak sembarangan memberikan data pribadi maupun kode One-Time Password (OTP), serta mengabaikan atau menghindari tautan mencurigakan dari nomor tidak dikenal.

​Pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih teliti dan rasional dalam menerima setiap tawaran pekerjaan secara digital. Apabila menemukan indikasi penipuan, masyarakat diimbau segera menghentikan komunikasi dan menyimpan seluruh bukti percakapan maupun transaksi untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian.

​Polda Kalbar turut mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan indikasi tindak kejahatan agar segera menghubungi Call Center Polri 110 yang beroperasi bebas pulsa.


Narasumber: Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. (Kabid Humas Polda Kalimantan Barat).


Dokumen Rujukan: Rilis Resmi Bidang Humas Polda Kalimantan Barat (5 November 2026).

Logo The Wasesa News
Dicky S

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply