LSM KCBI mendesak Polres Karo mengusut kasus pembacokan di Berastagi.

Tangis Anak Korban Pembacokan di Karo, LSM KCBI Desak Polisi Segera Tangkap Terduga Pelaku

KARO, TheWasesaNews.com – Tragedi pembacokan menggunakan senjata tajam menimpa Feri Situmorang (FS), Warga Gang Makmur, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Korban diduga menjadi sasaran pembacokan menggunakan senjata tajam jenis parang pada Selasa malam (3/11/2026), sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa tersebut menuai kecaman dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI). Lembaga tersebut mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya jajaran Polres Karo, agar segera mengusut kasus tersebut dan mengambil tindakan hukum terhadap terduga pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim LSM KCBI Karo, aksi pembacokan tersebut diduga dilakukan oleh seorang tetangga korban berinisial PL, warga Rumah Berastagi. Akibat kejadian itu, FS mengalami luka serius pada bagian lengan kiri dan harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Anak Korban Mengaku Mendapat Ancaman

Korban pembacokan di Karo menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Persoalan semakin memprihatinkan setelah anak korban berinisial VS (17) mengaku mendapat ancaman dari ibu terduga pelaku sesaat setelah kejadian.

Di tengah kondisi ayahnya yang sedang menjalani perawatan, VS harus menghadapi situasi sulit bersama adiknya. Ia juga mengungkapkan kesedihan karena harus melewati kondisi tersebut tanpa didampingi ibu kandungnya.

“Kami bingung memikirkan biaya pengobatan ayah. Kami tidak tahu harus meminta bantuan ke mana lagi,” ungkap VS dengan nada lirih saat ditemui tim investigasi di RS Efarina Berastagi, Rabu (4/11/2026).

LSM KCBI Turun Tangan Dampingi Korban

Ketua LSM KCBI Karo Rudi Surbakti saat mendampingi korban pembacokan.

Informasi mengenai peristiwa pembacokan tersebut pertama kali diterima melalui jaringan internal LSM KCBI. Tim LSM KCBI Batu Bara kemudian meneruskan informasi kepada tim LSM KCBI Karo untuk segera melakukan pendampingan terhadap FS, yang diketahui merupakan kerabat salah satu anggota lembaga tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Ketua LSM KCBI Karo, Rudi Surbakti, langsung turun tangan memastikan korban memperoleh pertolongan medis.

Rudi juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur RS Efarina Etaham, Drg. Irna br Sembiring, atas respons cepat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum dilakukan proses rujukan.

Tidak berhenti di situ, pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, Rudi Surbakti juga menemui Direktur RSUD Kabanjahe, dr. Jasura Pinem. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan hingga proses pemulihan.

Desak Kapolres Karo Segera Usut Kasus

Ketua LSM KCBI Karo, Rudi Surbakti, secara tegas meminta perhatian serius Kapolres Karo beserta jajarannya agar kasus pembacokan tersebut menjadi prioritas penanganan kepolisian.

“Kami mendesak Kepolisian Resor Karo untuk segera menangkap pelaku PL. Kejadian ini tidak bisa dibiarkan, apalagi ada dugaan ancaman terhadap anak korban. Kebenaran harus diungkap dan keadilan harus tegak bagi keluarga korban,” tegas Rudi.

LSM KCBI menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain mendesak pengusutan terhadap dugaan tindak pidana pembacokan, lembaga tersebut juga meminta agar keluarga korban mendapatkan perlindungan hukum serta keadilan sebagaimana mestinya.

 



Narasumber: LSM KCBI



Avatar photo
Aira Raysein

Leave a Reply