
PALANGKA RAYA, TheWasesaNews.com – Pasis Dikreg LXVIII Seskoad mengedukasi masyarakat Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, guna memperkuat kesadaran dan partisipasi warga dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) ini diikuti puluhan perwakilan masyarakat dari empat kelurahan di wilayah Kecamatan Jekan Raya.
Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Mayor Inf. Didik Anggono Cahyo, S.T.Han., menjelaskan bahwa karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem dan hilangnya keanekaragaman hayati, tetapi juga menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat akibat paparan asap yang dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain itu, kabut asap akibat karhutla berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan, transportasi darat dan udara, hingga menghambat pertumbuhan perekonomian daerah.
Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Tekankan Pentingnya Pencegahan Karhutla
Mayor Inf. Didik Anggono Cahyo menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan konsistensi, kesadaran kolektif, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Karhutla bukan sekadar bencana, melainkan akibat kelalaian. Garis pertahanan utama adalah kepedulian masyarakat dan kesigapan aparat terkait. Mari kita ubah paradigma dari siaga memadamkan menjadi waspada mencegah,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Jekan Raya diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah antisipasi sejak dini, termasuk menghindari praktik pembakaran dalam kegiatan pembukaan lahan.
Ketua LPMK sekaligus Ketua Tim Pemadam Api Kelurahan Petuk Katimpun, Pak Wayan, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat mengenai penanggulangan karhutla masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
Ia juga mendorong aparat penegak hukum agar menindak tegas warga maupun pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan perundang-undangan, sehingga memberikan efek jera.
Pemerintah Kecamatan Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Sementara itu, Plt. Camat Jekan Raya, Elia Agustina, S.STP., mengapresiasi kontribusi dan kepedulian Pasis Dikreg LXVIII Seskoad dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya.
Menurutnya, materi penyuluhan yang disampaikan bersifat aplikatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 1016-01/Pahandut Kodim 1016/Palangkaraya Mayor Inf. Veri M. Sitorus serta Ketua Tim Penyuluhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Mayor Arh. Rizal Nur Khakim, S.T.Han., M.A.P.
Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan pencegahan karhutla oleh Pasis Dikreg LXVIII Seskoad di Kecamatan Jekan Raya berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme dari para peserta.
Melalui edukasi ini, diharapkan sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat semakin kuat dalam mencegah karhutla serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kalimantan Tengah.
Narasumber:
- Mayor Inf. Didik Anggono Cahyo, S.T.Han. (Pemateri Pasis Dikreg LXVIII Seskoad).
- Elia Agustina, S.STP. (Plt. Camat Jekan Raya).
- Pak Wayan (Ketua LPMK/Ketua Tim Pemadam Api Kelurahan Petuk Katimpun).
Dokumen Rujukan: Siaran Pers Resmi Seskoad dan Laporan Kegiatan Lapangan, 6 November 2026.










