Kategori Nasional

Sosialisasi Perlindungan Pekerja Film di UPN Veteran Jakarta: SPPI Dorong Regulasi dan Kesejahteraan Sektor Kreatif

Sosialisasi Perlindungan Pekerja Film di UPN Veteran Jakarta. - thewasesanews.com

​“Melalui mekanisme tripartit yang melibatkan pekerja, pemberi kerja, dan pemerintah, kami mendorong terwujudnya perlindungan hukum khusus untuk menjamin keselamatan kerja, kepastian upah, jam kerja yang adil, hingga kejelasan royalti bagi seluruh pekerja film. Kemitraan bersama UPN Veteran Jakarta ini menjadi fondasi penting agar dunia akademis dan industri dapat berjalan seiring dalam mengawal pembaruan regulasi perfilman nasional,” ujar Sekretaris Jenderal SPPI, R.A. Adv. Barbie Kumala Sari.

OTT KPK Kasus HGB Bogor, Dr. I Made Subagio Tegaskan Momentum Pembenahan Total Tata Kelola Pertanahan Nasional

Tata Kelola Pertanahan Nasional. - thewasesanews.com

​“Pemberantasan korupsi di bidang pertanahan tidak cukup dilakukan melalui pendekatan represif semata. Penindakan harus diikuti pembenahan sistem. Hak Guna Bangunan merupakan keputusan hukum yang lahir dalam kerangka hukum pertanahan, bukan komoditas transaksi. Apabila pelayanan pertanahan masih memberikan ruang diskresi individual yang terlalu besar, perantara tidak resmi, serta ketidaktransparanan proses, maka risiko penyimpangan akan selalu ada,” tegas Dr. I Made Subagio, S.H., M.H., dalam keterangan resminya di Jakarta.

Yonge Sihombing, S.E, M.B.A Serahkan Buku Prabowonomics kepada Presiden Prabowo

yonge sihombing serahkan buku prabowonomics. - thewasesanews.com

​“Buku dwibahasa Prabowonomics ini kami susun dan hadirkan sebagai bentuk sumbangsih pemikiran serta dokumentasi historis atas gagasan strategis dan gerakan besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun perekonomian bangsa yang berdaulat. Seluruh analisis dalam buku setebal 946 halaman ini berakar kuat pada nilai-nilai ekonomi kerakyatan Pasal 33 dan 34 UUD 1945, yang membuktikan bahwa capaian quick win dalam waktu 1,5 tahun ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan utama bagi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga mitra internasional dalam mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” tegas Penulis Buku sekaligus Ketua The Prabowonomics Institute (The PRINT), Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

LBH SIB Layangkan Dumas ke Bareskrim Polri Minta Atensi Penyidikan Tambang Tanpa Izin di Halmahera Utara

lbh sib sampaikan dumas tambang ilegal halmahera utara. - thewasesanews.com

​"Kami tidak meminta seseorang ditetapkan sebagai tersangka secara serampangan. Kami juga tidak bermaksud menggantikan kewenangan penyidik dalam menentukan terpenuhi atau tidaknya unsur tindak pidana maupun kecukupan alat bukti. Yang kami dorong adalah bagaimana perkara yang sudah masuk tahap penyidikan ini mendapatkan pengawasan yang proporsional, profesional dan objektif, sehingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai perkembangan dan penyelesaiannya. Kami menghormati institusi Polri dan kewenangan penyidik. Karena itu kami memilih jalur yang konstitusional dan institusional, yaitu menyampaikan pengaduan melalui mekanisme yang tersedia. Kami tidak ingin membangun opini bahwa seseorang telah bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Masyarakat tidak membutuhkan proses hukum yang tergesa-gesa. Tetapi masyarakat juga membutuhkan proses hukum yang tidak kehilangan arah. Yang kami harapkan adalah keseimbangan antara kehati-hatian dalam pembuktian dengan kepastian hukum. Kami tidak datang untuk menghakimi. Kami datang untuk memastikan bahwa hukum bekerja sebagaimana mestinya. Jika memang tidak cukup bukti, tentu proses hukum harus dihentikan sesuai mekanisme hukum. Tetapi apabila berdasarkan penyidikan ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab, maka proses hukum juga harus berjalan secara tegas dan adil. Prinsip kami sederhana: jangan ada kriminalisasi terhadap orang yang tidak bersalah, tetapi jangan pula ada perkara yang kehilangan kepastian hanya karena prosesnya terlalu lama. Kami percaya bahwa Polri yang profesional, transparan dan akuntabel adalah kepentingan kita bersama. Karena itu, kritik dan pengaduan masyarakat seharusnya ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi penegak hukum, bukan sebagai bentuk permusuhan terhadap institusi tersebut," tegas Ketua Umum LBH SIB, Dr. I Made Subagio, S.H., M.H.

Alumnus PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI dr. Hj. Nadya Isra Miranti Bertekad Terapkan Nilai Kebangsaan di Sektor Kesehatan

dr. hj. nadya isra miranti terapkan nilai kebangsaan lemhannas. - thewasesanews.com

​"Kegiatan yang kami ikuti kemarin adalah Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI yang diikuti oleh kalangan birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, TNI, dan Polri dalam rangka penguatan karakter dan jati diri bangsa. Kami melaksanakan kegiatan tersebut selama seminggu dari 10 Agustus sampai 18 Agustus 2026 di Lemhannas RI, dan penutupan terakhir di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Tema kegiatan kami adalah 'Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita, Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045'. Kami mengikuti kegiatan ini karena nilai-nilai kebangsaan sangatlah penting sebagai warga negara di Republik ini. Di bangku sekolah kami tidak mendapatkan pelajaran P4 lagi, maka untuk mengimbangi pengetahuan terkait nilai-nilai kebangsaan, di Lemhannas lah tempatnya yang paling tepat. Alhamdulillah, kami berdiskusi langsung dengan narasumber yang kompeten sehingga mendapatkan wawasan secara komprehensif. Dalam pendidikan tersebut kami dibagi beberapa kelompok, di sanalah dinamika berbeda pandangan terjadi sehingga memperkaya kami akan problem kebangsaan. Hal paling berkesan adalah simulasi melalui permainan games karena di sanalah kekompakan kami diuji dalam suatu tim. Ilmu yang kami dapat terkait nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Empat Konsensus Dasar Bangsa sangatlah bermanfaat. Semoga kami dapat mengimplementasikannya di dunia kerja, khususnya dunia kesehatan yang saya geluti. Apalagi tiap hari berurusan dengan masyarakat sakit yang butuh pertolongan, sehingga dengan nilai-nilai ini saya lebih peka lagi terhadap kondisi yang mana harus diprioritaskan. Jadi, kalau kita telah menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam lingkungan sendiri, otomatis kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud, Tanhanna Dharmma Mangrva," ungkap Alumnus PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M., Minggu (30/8/2026).

error: Content is protected !!