Logo The Wasesa News

Zulfikar

Stop Turning Workers Into Research Subjects. - thewasesanews.com

STOP TURNING WORKERS INTO RESEARCH SUBJECTS! FSPPI PROVES THAT WORKERS’ STRUGGLES DEMAND CONCRETE ACTION, NOT JUST AIR-CONDITIONED SEMINARS

For the film workers’ movement, the accommodation of these demands represents an important development. Film and creative-sector work often operates on a project-based basis, with employment arrangements that do not always follow conventional patterns. These conditions require serious policy attention so that workers are not continually left in precarious and vulnerable positions.

SPFTI Resmi Berafiliasi dengan FSPPI. - thewasesanews.com

KONSOLIDASI STRATEGIS: SPFTI Resmi Berafiliasi dengan FSPPI, Pertegas Arah Restrukturisasi Ekosistem Perfilman Nasional

​“Bergabungnya SPFTI di bawah naungan FSPPI adalah pijakan sejarah untuk menyatukan barisan pekerja film nasional. Kami bergerak tidak hanya dengan soliditas di lapangan, tetapi juga dengan riset akademik dan data yang presisi demi memastikan setiap pekerja film, termasuk pekerja disabilitas, mendapatkan kepastian hukum, jam kerja yang manusiawi, perlindungan K3, serta kesejahteraan yang layak.” — Ketua Umum FSPPI, Dr. Rizal Djibran.

Museum Bing Slamet. - thewasesanews.com

Museum Bing Slamet Diresmikan Menbud Fadli Zon Ketum FSPPI Rizal Djibran Minta Perlindungan Pekerja Seni

​“Kami di FSPPI menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Kebudayaan dan Menteri Kebudayaan Bapak Fadli Zon atas inisiatif melestarikan warisan Bing Slamet. Dari sang maestro kita belajar totalitas karya, dan dari perjalanan beliau pula kita terlecut untuk memastikan generasi pekerja perfilman hari ini dan masa depan terlindungi hak-haknya, sejahtera, dan terlindungi secara hukum.” — Dr. Rizal Djibran, Ketua Umum FSPPI.

Sosialisasi Perlindungan Pekerja Film di UPN Veteran Jakarta. - thewasesanews.com

Sosialisasi Perlindungan Pekerja Film di UPN Veteran Jakarta: SPPI Dorong Regulasi dan Kesejahteraan Sektor Kreatif

​“Melalui mekanisme tripartit yang melibatkan pekerja, pemberi kerja, dan pemerintah, kami mendorong terwujudnya perlindungan hukum khusus untuk menjamin keselamatan kerja, kepastian upah, jam kerja yang adil, hingga kejelasan royalti bagi seluruh pekerja film. Kemitraan bersama UPN Veteran Jakarta ini menjadi fondasi penting agar dunia akademis dan industri dapat berjalan seiring dalam mengawal pembaruan regulasi perfilman nasional,” ujar Sekretaris Jenderal SPPI, R.A. Adv. Barbie Kumala Sari.

Legitimasi Tokoh Pemuda Jakarta Barat. - thewasesanews.com

Soroti Legitimasi Figur Publik, FKDM Jakarta Barat Sentil Klaim Tokoh Pemuda dan Polemik Parkir Liar CNI

“Memangnya legitimasi mereka sebagai tokoh pemuda itu apa dasarnya? Jangan sampai istilah ‘Tokoh Pemuda Jakarta Barat’ diobral begitu saja, sementara rekam jejak pengabdian nyata di basis kepemudaan tidak jelas. Label tersebut jangan sampai hanya menjadi kendaraan untuk menggiring opini, kepentingan kelompok, atau mencari panggung semata,” tegas Ketua FKDM Kota Jakarta Barat, Boby Hendrawan.

Perlindungan pekerja film indonesia harus menjadi agenda nasional guna menjamin kesejahteraan, keselamatan, dan hak dasar 200 ribu pekerja kreatif. - thewasesanews.com

SIAPA YANG MEMBAYAR HARGA DI BALIK HIBURAN YANG KITA NIKMATI?

​"Indonesia telah merdeka sebagai bangsa. Tetapi bagi lebih dari 200.000 pekerja film, kemerdekaan belum sepenuhnya hadir di tempat kerja. Setiap hari, masyarakat Indonesia menikmati film, serial, iklan, dan berbagai karya audiovisual. Kita tertawa, menangis, terhibur, dan merayakan cerita yang hadir di layar. Tetapi hampir tidak pernah kita bertanya: siapa yang membayar harga di balik hiburan tersebut?" tegas Dr. Rizal Djibran, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (FSPPI).

ruu perlindungan ketenagakerjaan disorot pekerja perfilman masih rentan. - thewasesanews.com

RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Disorot, Pekerja Perfilman Masih Rentan Tanpa Kepastian Hukum

​"Tidak ada lagi perbedaan di antara kita. Dari sektor mana pun kita berasal, ketika berkumpul di sini, artinya kita memiliki perjuangan yang sama. Sektor perfilman mungkin memiliki dinamika kerja yang unik, tetapi hak-hak dasar manusianya sebagai pekerja tidak boleh dikurangi sedikit pun hanya karena dibungkus atas nama kreativitas atau proyek jangka pendek," tegas Ketua Umum F-SPPI Dr. Rizal Djibran saat menyampaikan orasinya di forum KBPBI.

error: Content is protected !!