Redenominasi Rupiah: Fakta, Manfaat, dan Alasan Mengapa Kebijakan Penyederhanaan Mata Uang Mampu Membongkar Aset Gelap

"Redenominasi bukanlah sanering. Satu-satunya pihak yang sebenarnya panik dengan kebijakan redenominasi rupiah bukanlah rakyat kecil, melainkan para pemilik aset gelap dan pelaku ekonomi haram yang ketakutan uang hasil kejahatannya mendadak tak bernilai saat kewajiban penukaran fisik secara resmi diberlakukan melalui perbankan. Dengan inflasi Indonesia yang terjaga stabil di kisaran 2 hingga 3 persen, syarat mutlak pelaksanaan redenominasi telah terpenuhi sebagaimana kesuksesan Turki dan Rumania. Kebijakan ini tidak mengurangi daya beli masyarakat sedikit pun, melainkan meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat nilai tawar rupiah di mata dunia, serta menjadi instrumen efektif untuk membongkar dan mengembalikan aset-aset gelap ke dalam sistem pencatatan resmi negara," ungkap Analis Kebijakan Ekonomi Publik.




