SIDOARJO,
Suasana khidmat menyelimuti Graha Gafur Chalik Mako Pasmar 2 Kesatrian Moekijat Gedangan, Sidoarjo, pada hari ini, Senin (10/3). Komandan Pasmar 2 secara resmi membuka Acara Pembekalan Kemampuan Pembinaan Potensi Maritim (Binpotmar) Triwulan I Tahun Anggaran 2026, sebuah langkah strategis dalam upaya memperkuat peran TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam pembangunan maritim nasional.
Acara ini diikuti oleh perwakilan Perwira, Bintara, dan Tamtama Insan Teritorial dari setiap Batalyon Marinir di jajaran Pasmar 2. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi seluruh elemen Pasmar 2 untuk meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas pembinaan potensi maritim, yang merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kedaulatan dan kesejahteraan negara kepulauan ini.

Dalam sambutannya, Komandan Pasmar 2 menekankan bahwa pembekalan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan upaya konkret untuk membentuk Insan Teritorial Pasmar 2 yang profesional, berwawasan luas, dan mampu beradaptasi dengan dinamika tantangan maritim masa kini. “Kita harus menyadari bahwa Indonesia adalah negara maritim yang besar, dengan potensi laut yang melimpah. Namun, potensi ini hanya dapat dimanfaatkan secara optimal jika kita memiliki sumber daya manusia yang siap dan mampu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Komandan Pasmar 2 menjelaskan bahwa peran Insan Teritorial sangat krusial dalam pembinaan potensi maritim. Mereka tidak hanya bertugas sebagai pelaksana tugas di lapangan, tetapi juga sebagai penghubung antara TNI AL dan masyarakat di wilayah pesisir. Melalui pendekatan yang humanis, komunikasi yang baik, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Insan Teritorial diharapkan dapat menciptakan kemanunggalan yang kuat antara TNI AL dan masyarakat, yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan kekuatan pertahanan laut yang tangguh.
Pembinaan potensi maritim sendiri mencakup berbagai aspek, mulai dari pembinaan sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam dan buatan, hingga pengembangan sarana dan prasarana di bidang maritim. Selain itu, juga mencakup upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan memanfaatkan potensi laut secara berkelanjutan.
Dalam konteks pembangunan nasional, pembinaan potensi maritim memiliki peran yang sangat penting. Sektor maritim dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir. Data menunjukkan bahwa potensi ekonomi maritim Indonesia bisa mencapai US$ 1,2 triliun per tahun jika dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat pembinaan potensi maritim harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Pasmar 2, sebagai salah satu komando pelaksana utama Korps Marinir yang mencakup wilayah tengah Indonesia, memiliki tanggung jawab yang besar dalam pembinaan potensi maritim di wilayahnya. Wilayah ini memiliki potensi maritim yang beragam, mulai dari perikanan, pariwisata, hingga energi. Melalui pembekalan ini, diharapkan Pasmar 2 dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugasnya, sehingga potensi maritim di wilayah tengah Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan negara dan masyarakat.
Selain itu, pembekalan ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045. Salah satu pilar utama visi ini adalah pembangunan maritim yang berkelanjutan, yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dengan memiliki Insan Teritorial yang profesional dan mampu, Pasmar 2 akan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai visi tersebut.
Para peserta pembekalan juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka menyatakan bahwa pembekalan ini memberikan kesempatan yang baik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan tugas pembinaan potensi maritim. “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan. Melalui pembekalan ini, kami dapat belajar banyak hal baru dan berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari satuan lain. Hal ini tentu akan sangat membantu kami dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujar salah satu peserta.
Acara pembekalan ini akan berlangsung selama beberapa hari, dengan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten dari berbagai bidang. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan pembinaan potensi maritim, teknik pembinaan potensi maritim, manajemen sumber daya laut, dan upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu, juga akan diadakan diskusi dan latihan praktis untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.
Dengan terselenggaranya Acara Pembekalan Kemampuan Pembinaan Potensi Maritim TW I TA 2026, diharapkan Pasmar 2 dapat terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme Insan Teritorialnya, sehingga dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugasnya dalam pembinaan potensi maritim. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan kekuatan pertahanan laut yang tangguh, kemanunggalan TNI AL dan masyarakat, dan mewujudkan Indonesia Emas yang makmur dan sejahtera.
Sumber : Pasmar 2
